Feeds:
Posts
Comments

Archive for November, 2012

Lima Golongan Manusia

Catatan kutbah Jumat di masjid Quba, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 30 Nopember 2012.
Manusia terdiri dari 5 golongan:
  1. Munafikin – kelompok manusia paling rendah. Ngakunya Islam, beriman namun sebenarnya tidak
  2. Kafirin, yaitu golongan manusia yang tidak beriman
  3. Muslimin, yaitu golongan muslim
  4. Mukminin, yaitu golongan beriman yang benar
  5. Muttaqien, yaitu golongan manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT.
Kelompok paling mulia adalah yang nomer lima seperti diuraikan di surah Ali imron ayat 113 – 115.
113. Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus [221], mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).

114. Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.

115. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menenerima pahala) nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.

Ciri orang bertaqwa:
1. Pandai menafkahkan rizqinya baik dlm keadaan kaya maupun miskin
2. Pandai mengendalikan hawa nafsunya
3. Pandai memaafkan kesalahan orang lain.
4. Dzikir dan istighfar
Hikmah istighfar besar sekali, bisa menolak bala.
Advertisements

Read Full Post »

The Power to Imagine

Dari majelis taklim yang saya ikuti beberapa hari lalu di masjid Nurul Ikhlas, ustadz mengatakan perlu adanya perubahan pola pikir dari ibadah adalah kewajiban menjadi ibadah adalah kenikmatan. Ini memang bukan hal yang mudah mengingat masih ada sebagian dari kita yang memiliki sikap instan dalam banyak hal, misalnya ia baru bisa percaya bahwa sesuatu itu nikmat bila sudah ada buktinya, “seeing is believing“. Dari pola pikir ini kemudian lahirlah sikap instan yang maunya mendapatkan hasil segera setelah berusaha bahkan bila perlu tanpa bekerja tapi ada hasil yang nyata. Ini jelas tentu tak bisa terjadi dalam kaitannya dengan ibadah karena hidup kita di dunia ini merupakan ajang mengatasi cobaan dan ujian dari Allah SWT dan dilanjut dengan kehidupan di alam barzakh(kubur) dan akhirnya ke akhirat. Setalh dari dunia ini sudah tak ada artinya lagi ibadah karena di alam barzakh tak ada lagi ibadah.

Bila ditanya, setiap orang tak ada yang menolak untuk masuk surga. Tapi mengapa orang masih ada yang enggan melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya? Padahal sudah jelas ciri-ciri orang yang bertakwa adalah mereka yang percaya kepada hal yang ghaib, mendirikan shalat, menginfakkan sebagian rizqinya di jalan Allah, dan mempercayai akan adanya hari akhir.

Sedangkan Allah telah berfirman di Al Baqarah ayat 25:

Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

Jelas dan tegas bahwa bagi mereka yang beriman dan berbuat baik akan mendapatkan ganjaran surga. Gambaran surga pun telah secara gamblang diuraikan di dalam ayat tersebut. Mungkin orang banyak mengira bahwa ganjaran surga ternyata juga bisa kita peroleh seperti saat di dunia, kenapa musti kerja keras untuk mendapatkan sesuatu yang sudah didapatkan di dunia. Kalau ini permasalahannya, berarti ada kesalahan dalam memaknai keindahan surga. Padahal, Dr. Amir Faisol Fath dalam salah satu majelis taklimnya di Indosat beberapa tahun lalu mengatakan bahwa dunia ini sangat tidak ada artinya dibandingkan surga. Artinya, kenikmatan paling mewah di dunia ini hanya sepersekian cemeti saja dibandingkan nikmatnya hidup di surga. Mungkin juga orang berpikir bahwa ada sungai-sungai mengalir di bawahnya ya seperti halnya sungai Ciliwung yang kotor itu. Padahal sungai di surga tak terbayangkan keindahan dan kebersihannya. Memang tak ada fotonya namun itulah janji Allah bagi orang2 yang beriman dan berbuat baik.

Di sinilah perlunya kekuatan untuk membayangkan (The Power to Imagine) terhadap kenikmatan luar biasa tiada batas yang akan diberikan oleh Allah SWT kepada mereka yang beriman dan berbuat baik. Jadi, untuk mencapai surga orang hanya dibutuhkan dua syarat, yakni beriman dan berbuat baik. Tak bisa salah satu syaratnya saja dipenuhi. Orang yang beriman namun tak berbuat baik, sama saja menjadi penghuni neraka akhirnya. Sementara orang yang berbuat baik namun tak beriman, ya tidak bisa masuk surga. Dua syarat itupun masih ada satu hal lagi yang lebih penting, yakni mendapatkan ridho dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Mengapa masih banyak kemaksiatan di dunia ini, korupsi merajalela, kejahatan masih berkembang, tawuran antar pelajar dan mahasiswa, dan seagainya? Sudah pasti bahwa mereka tak mau mengikuti perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. Hal ini berlarut menjadi kebiasaan karena banyak juga yang melakukannya. Untuk itulah maka sangat perlu memiliki The Power To Imagine meski keindahan dan kenikmatan dunia (bisa kita bayangkan) tak akan pernah bisa dibandingkan dengan kedahzyatan nikmat dan indahnya surga. Dalam hal ayat 25 surah Al Baqarah tersebut di atas, maka perlu adanya sikap membiasakan diri untuk:

  • membayangkan bahwa suatu tempat dimana mengalir sungai-sungai di bawahnya pasti merupakan sebuah tempat yang benar-benar menawan, sambil membayangkan tempat terindah yang pernah dikunjungi selama hidup ini dan mengalikannya dengan faktor pengali yang banyak hingga tak terhingga.
  • Meski asosiasinya terhadap tempat terindah di dunia yang pernah kita kunjungi harus juga dikalikan beberapa puluh, ratus, ribu bahkan tak terhingga keindahannya dibandingkan yang terindah di bayangan kita, kita harus berupaya merasakannya dengan pikiran dan hati.
  • Perlu juga membayangkan bahwa sungai yang disebutkan di Quran bukan seperti sungai di dunia dengan air yang keruh dan membawa limbah dan sampah, namun air yang bening dan mengkilap bahkan airnya bisa diminum tanpa dimasak. Subhanallah!
  • Bahwa buah-buahan yang diberikan tak seperti buah yang pernah dijumpai di dunia meski penghuninya mengatakan bahwa ini adalah buah-buahan yang pernah diberikan saat di dunia dulu. Yang sudah pasti, buah-buahan tersebut tak perlu upaya keras untuk memakannya, tak perlu mencucinya dan tak perlu juga mengupas kulit maupun membuang isinya; semuanya serba mudah.

Dengan membiasakan sikap membangun kekuatan membayangkan terhadap reward yang diberikan kepada orang yang beriman dan berbuat baik  diharapkan kita semakin menginginkan surga dan mau berbuat apa saja sesuai perintahNya agar kelak bisa masuk surga. The Power To Imagine ini harus setiap saat dibayangkan sehingga kita semakin excited untuk meraihnya. Bila sudah excited dan mendarah-daging maka kita tak kan pernah lagi merasa terbebani menjalankan ibadah apapun yang diperintahkanNya. Kalau sudah merasa excited maka akhirnya mengerjakan ibadah bisa dirakan kenikmatannya dengan sepenuhnya. Subhanallah …!

Wass,

G

Read Full Post »

Assalamualaikum wr wb.

Kemarin sore saya gagal gowes karena hujan deras di Jakarta. Akhirnya saya naik mobil sambil mendengarkan siaran Radio Silaturahim (AM 720 Khz). Judul kajiannya apa saya kurang paham, tapi yang jelas sang ustadz membahas masalah zakat. Dalam bahasannya beliau mengisahkan berikut ini:

Di jaman Nabi Sulaiman ada kisah antara dua orang, sebut saja si A dan si B. Si A menjual tanahnya kepada si B. Setelah transaksi terjadi dan si B menempati tanah tersebut untuk beberapa waktu yang cukup lama, si B menjumpai di tanah tersebut ada harta karun yang isinya sangat besar jumlahnya. Tak diurakan dengan jelas isinya apa yang jelas adalah sebuah kotak dengan harta melimpah. Mendapati hal tersebut si B sangat terkejut karena begitu besar nilainya. Akhirnya si B memutuskan mencari si A.

Setelah bersusah payah akhirnya si B bisa menjumpai si A. Kemudian si B menyatakan niatnya ingin menyerahkan harta karun tersebut kepada si A. Kemdian terjadi dialog yang secara garis besar seperti ini:

A : “Atas dasar apa Anda menyerahkan harta karun ini ke saya?”

B : “Karena saya membeli hanya tanah Anda saat dulu transaksi”

A : “Akan tetapi saya menjual semuanya yang terkandung di tanah tersebut, termasuk pohon dan tanaman yang ada di tanah tersebut, juga air yang dikandungnya”

B : “Iya, tapi saya tak pernah merasa membeli tanah lengkap dengan harta karun ini”

Akhirnya dialog mencapai “deadlock” alias keduanya gak ada yang mau menerima atau mengaku hak atas harta karun tersebut. Akhirnya mereka berdua sepakat untuk melapor kepada Nabi Sulaiman. Mendengar laporan dari kedua orang tersebut Nabi Sulaiman sangat bangga terhadap kejujuran dan akhlak baik kedua orang umatnya ini. Kemudian, nabi menanyakan apakah keduanya punya anak. Ternyata si A punya anak laki-laki dan si B punya anak perempuan. Nabi Sulaiman memutuskan agar mereka menikahkan anak-anak mereka dengan mas kawin harta karun tersebut.

Subhanallah …. Semoga kisah ini masih bisa terjadi di jaman kita saat ini … Sungguh ini adalah kisah inspiratif yang bagus sekali untuk menyemangati kita semua.

Selanjutnya sang ustadz memberi contoh dalam suatu pengajian ada jamaahnya yang menanyakan mengapa dewasa ini banyak sekali orang yang pintar namun korupsi. Ustadz menjawab bahwa definisi orang pintar ini yang sebenarnya salah.

Orang pintar, dalam definisi agama, adalah orang yang sayang kepada dirinya sendiri sehingga tak mau membiarkan dirinya berlumuran dengan dosa karena ia sangat takut kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Bagi saya, penggalan kuliah sore hari kemarin sangat bermakna dan memberikan inspiras agar saya berusaha menjadi orang pintar sesuai definisinya dalam agama Islam yang agung ini … Subhanallah …

Wassalamualaikum wr wb.

GW

Read Full Post »

Situasi di Gaza beberapa hari ini memprihatinkan kita dan menjadi perhatian dunia. Tadi malam jam 20:00 sd 23:00 saya mengikuti siaran di Radio Silaturahim AM 720 KHz dengan narasumber utama dari MER-C (Medical Emergency Rescue Committee): Dr Jose Rizal. Menurut Jose Rizal yang pakar dalam masalah Palestina ini, masalah Palestina dalah “Mother of All Conflicts” karena yang terjadi sebenarnya tak sekedar sengketa tanah, namun Perang Peradaban dimana Israel menghalalkan semua cara zionisme di bumi Gaza, dan dihalalkan juga oleh Obama.
Memang masalah Palestina sudah berlangsung lama dan yang diperjuangkan oleh bangsa Palestina adalah hanya 22% dari tanah yang aslinya adalah milik mereka. Mereka tak memperjuangkan 100%. Artinya mereka hanya berjuang mempertahankan yang 22%. Sisanya yang 78% “Yo wis pek pek en kono ….! Panganen dewe!“. Israel sejak 1967 selalu menambah lagi tanah rampasan, mengusik yang 22% juga dengan membuat pemukiman Yahudi.
Jadi, masalah Palestina bukanlah masalah agama tapi masalah kemanusiaan dan perang peradaban. Orang Palestina melihatnya juga bukan masalah agama. Bahkan sejak Hamas memenangkan Pemilu di Palestina, kabinetnya juga diisi oleh orang beragama Kristen. Mereka bersama berjuang mempertahankan tanah hasil kesepakatan tahun 1967 (yang hanya 22% itu).
Sebagai bukti bahwa ini bukan masalah agama, hari ini Republika menurunkan berita bahwa ada 100 Perwira Israel yang menyurati PM Benyamin Netanyahu agar menghentikan serangan ke Gaza. Jadi, serangan ke Gaza juga tak sepenuhnya direstui oleh kalangan militer Israel sendiri karena mereka melihatnya sudah merupakan kekejian / kekejaman kemanusiaan. Berita Republika saya copas di bawah.
Kita doakan agar bangsa Palestina tabah menghadapi ini semua. Menurut kabar, mereka tak sedih dalam perang ini karena mereka rela mati syahid memperjuangkan sejengkal tanah mereka. Mereka takkan menyerah seperti dilantunkan oleh Michael Heart dalam lagu “We WillNot Go Down” (Song for Gaza) yang kondang tahun 2009 – pada saat Israel menggempur Gaza selama 21 hari (meski targetnya tadinya 3 hari ..  Subhanallah …..Allah melindungi Gaza).
Oh ya …. Rakyat Indonesia (bukan pemerintah Indonesia) juga berkontribusi membangun Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza. Diperlukan dana Rp. 30 Milyar dan sudah terkumpul Rp. 14 Milyar …Subhanallah … Silakan kunjungi situs MER-C dan mendonasikan  rizqi Anda untuk RSI di Gaza….
Salam,
——-

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Surat kabar IsraelHaaretz mengungkap ada seratus perwira senior Israel menyurati PM Benjamin Netanyahu dan Presiden Ehud Barak. Dalam suratnya tersebut, mereka meminta Netanyahu menghentikan segera agresi ke Jalur Gaza demi kembalinya ketenangan di kawasan selatan dan utara Palestina pendudukan.

Menurut laporan Qodsna (19/11), Haaretzmempublikasikan isi surat yang ditulis oleh para perwira wanita dan pria militer Israel. Sebagian telah pensiun dan sebagian lainnya masih bertugas.

Haaretz mengutip isi surat itu dan menulis,”kami para perwira yang selama bertahun-tahun dari pangkat rendah hingga perwira senior bertugas di militer. Kami juga warga masyarakat di utara dan selatan. Kami menginginkan terciptanya keamanan bagi para penduduk selatan yang bertetangga dengan Jalur Gaza. Agresi telah berlalu lima hari dan kami masih menyaksikan tembakan roket ke daerah ini. Tidak ada tanda-tanda berkurangnya tembakan roket dari Palestina.”

Surat yang ditujukan kepada Barak dan Netanyahu itu menyerukan tinggalkan niat untuk melakukan serangan darat. Karena bukan saja tidak mengubah tembakan roket dari warga Palestina, tapi perang juga akan meluas ke seluruh kawasan.

Para perwira militer Israel ini juga meminta kepada perdana menteri dan menteri peperangan Israel untuk melakukan gencatan senjata dengan Hamas sebagai pilihan terbaik demi menjamin keamanan penduduk daerah selatan Israel.

Sumber:

http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/11/19/mdqmn5-100-perwira-israel-surati-netanyahu-minta-perang-dihentikan

Read Full Post »

SMS Penipuan lagi

Hari ini saya terima lagi SMS Penipuan. Semoga bisa ditindaklanjuti oleh yang berwenang:

—— SMS ——
Received: Nov 20, 2012 9:12 AM

pa..sy skrg ada masalah pa.kemaren sy pinjam pls 200,rb tlng digantiin yapa,entar sy hub papa sy jelaskan.plsnya dikrm dinmr ini.085340788455.skrg yapa

 

Saya jawab ke dua nomor tersebut dengan SMS:

—— SMS ——
Sent: Nov 20, 2012 9:32 AM
Sudah papa transfer sekalian kedua nomer sudah dilaporkan ke pihak berwajib karena tuduhan PENIPUAN!!!!

Read Full Post »

Surah An-Naba’ [78 – ayat 1 s/d 30]

(ayat 1-16 merupakan pengulangan materi dua minggu sebelumnya)

  1. Kita harus memiliki pola pikir dimana ibadah merupakan kenikmatan atas karunai Allah SWT bukan karena kewajiban. Bila ini sudah kita rasakan maka kita akan tenang dalam menjalani hidup.
  2. Kita harus pandai-pandai dalam mencari sebab untuk meningkatkan iman. Misalnya pada saat naik pesawat terbang melihat keluar dan rasakan betapa kecil manusia dan betapa besar Allah SWT yang menciptakan alam semesta nan luas ini.
  3. Mengenai hari berbangkit Allah telah mengetahui bahwa diantara manusia akan tejadi perselisihan akn kapan terjadinya (ayat 3)
  4. Allah telah menciptakan segala sesuatu sistem tentang alam ini sehingga ada yang namanya air dan oksigen. Bila ada air dan oksigen maka akan ada suatu kehidupan di situ.
  5. Kita diciptakan berpasang-pasangan dengan kesempurnaan di setiap pihak: yang pria sempurna sebagai laki-laki dan yang perempuan sempurna sebagai seorang wanita. Bila ada sesama jenis berpasangan, jelas ini menyalahi aturan Allah.
  6. Kita ini termasuk manusia siang hari karena pada malam hari kita diharapkan beristirahat (tidur).
  7. Semua karunia dari Allah SWT harus kita syukuri. Mensyukuri tak sebatas dengan mengucapkan Alhamdulillah tapi lebih dalam yaitu memahami hal yang patut disyukuri, mempraktekannya dan mengambil manfaat darinya. Kita lihat saja apakah bangsa kita termasuk yang bersyukur? Fenomena yang kita lihat sekarang banyak kebutuhan kita diadakan dengan mengimpor, mulai dari kedelai, daging, susu, mainan anak-anak. Mengapa ini semua terjadi? Karena kita kurang bersyukur dan memberi peluang kepada mereka yang berada di baris terdepan. Petani enggan menanam kedelai karena tak sesuai antara biaya produksi (pupuk, irigas, dsb) yang tinggi dengan harga jual yang rendah. Akhirnya produksi dalam negeri kurang, terus harga naik dan demo pun terjadi. salah satu aksi demo adalah membuang tahu di jalan. Masya Allah …inilah cerminan bahwa kita belum bersyukur. Petani dan nelayan kita ditekan tengkulak dan pihak-pihak lainnya. Akhirnya produktivitas rendah. Pasir kita juga pada dijual ke luar negeri.
  8. Nelayan kita juga bekerja keras, ada yang berlayar hingga 14 hari namun hasil tak setimpal. Orang-orang yang berada di garis depan kehidupan kita malah miskin dan mereka yang duduk-duduk di Senayan malah kaya raya. Ini jelas merupakan ketimpangan sosial. Pemimpin negara harus mengubah semuanya ini.
  9. Kiamat memang dirahasiakan (ayat 17). Yang selalu dikatakan adalah kiamat sudah dekat karena di jaman Rasul saja dunia ini sudah pada waktu Ashar. Berarti saat ini kita sudah menjelang Maghrib. Pada saat malaikat Isrofil meniup sangkakala (ayat 18) manusia akan berbondong-bondong menghadap Allah SWT; langitpun dibuka dengan banyak pintu (ayat 19); gunung-gunung melayang-layang seperti fatamorgana (ayat 20) karena gravitasi sudah hilang.
  10. Orang kafir akan masuk neraka karena mereka ini termasuk kalangan yang melampaui batas selama waktu yang tak terhingga, tiada habisnya (ayat 21, 22 dan 23). Di nereka mereka makan pohon zakum yang akarnya menancap di dasar neraka dan ujung rantingnya terlihat oleh orang-orang di surga.
  11. Pelajaran Fisika atau Kimia atau Biologi seharusnya integrated dengan aqidah. Seorang guru yang ditanya mengapa listrik nyetrum harusnya mengatakan ke siswa bahwa listrik tunduk kepada kodrat Allah SWT. Semuanya karena Allah memerintahkan agar listrik berperilaku seperti itu. Guru Fisika tak boleh lari dari kodrat irodat Allah SWT. Pelajaran ilmu harus digabungkan dengan aqidah – integrated.
  12. Filosofi air: selalu mengalir mencari tempat terendah namun dicari orang. Seorang guru bila ditanya mengapa air seperti itu, maka tak boleh menjawab “Karena memang begitu” namun seharusnya menjawab: “Karena Allah SWT memerintahkan seperti itu”. Ilmu tak boleh dipisahkan dari aqidah. Di Indonesia pelanggaran hukum justru banyak dilakukan oleh sarjana hukum. Ini adalah contoh orang yang berilmu namun aqidahnya lemah.
  13. Kauliyah (ayat-ayat Al Quran) dan Kauniah (ilmu alam). Orang yang makin pinter seharusnya semakin dekat kepada Allah SWT.
  14. Rasakan siksa Allah bila manusia tak menambah iman meski ilmunya bertambah. Sejak kekalahan muslim di Andalusia, kemajuan ilmu Arab diambil oleh Barat sedangkan agamanya ditinggalkan. Bila ilmu tak dibarengi dengan aqidah maka akan berkembang liar misalnya: anthrax, senjata kimia, senjata biologi, flu burung dan sebagainya.
  15. Pertanyaan tentang tasawuf. Tasawuf berasal dari kata “wuf” yang artinya “wol”. Sifat wol adalah lembut. Maka tasawuf berkaitan dengan upaya melembutkan hati. Tasawuf yang benar justru tak meninggalkan dunia. Hati manusia menjadi keras karena cinta dunia. Seorang sufi justru tak meninggalkan dunia karena ia melihat dunia dan akhirat menjadi satu kesatuan. Mereka imbang antara kegiatan ibadah dan urusan si=osial mencari nafkah untuk keluarga, berhubungan dengan orang lain dan sebagainya. Di jaman Rasul ada seorang ahli ibadah yang tiap saat ke masjid dan orang-orang di sekitar pada iri kepadanya. Ketika Rasul bertanya ternyata orang ini semua hidupnya ditanggung oleh adiknya yang kerja banting tulang mencari nafkah. Rasul mengatakan bahwa adiknya lebih soleh dibandingkan kakaknya (si ahli ibadah).

 

Read Full Post »

Hadits: Shalat Tepat Waktu

Rasulullah SAW bersabda :
Bagaimana sikap kalian jika datang pada kalian para penguasa yang mengakhirkan menunaikan shalat bukan di awal waktu? Shalatlah kalian tepat waktu dan jadikan shalat kalian bersama dengan mereka itu sebagai tasbih.
(HR. Tirmidzi)
Subhanallah …

Penafsiran saya yang dhaif ini:

Bila kita dalam situasi dimana atasan (Boss) atau siapapun yang berpengaruh kepada kita (bisa juga suami atau istri atau keluarga) dimana kebiasaan si Boss ini mengakhirkan shalat di ujung waktu, jangan kita terbawa dengan kebiasaannya. Kita diperintahkan Rasul untuk tetap mendirikan shalat di awal waktu, bukan diujung akhir waktu.

Sedangkan penggalan kalimat “…jadikan shalat kalian bersama dengan mereka itu sebagai tasbih” maksudnya shalat berjamaah dengan jemaah lainnya di masjid alias Shalat BMW (“b”erjamaah di “m”asjid pada awal “w”aktu) ….

Kenyataan keseharian:
Sering kita berada di dalam rapat dimana Pemimpin rapat tak menghiraukan saat adzan tiba dan rapat terus aja berlanjut. Padahal seberapa penting sih urusan dunia? Bukankah dunia sekedar permainan belaka? Kalau orang Jawa bilang hidup di dunia ini cuma “mampir ngombe” (numpang minum ) alias sekedar menghilangkan dahaga ….

Wass,

G

Read Full Post »

Older Posts »