Feeds:
Posts
Comments

Archive for November, 2008

Assalamualaikum wr wb.

Hari Kamis dan Jumat kemarin saya berada di Bandung dan  pada hari Jumat, 21 November jam 05:04 saya kirim SMS ini ke Bang Ijal, ust Herry Nurdi (Sabili) dan temen saya Didik Rudiono. Isi SMS nya ini:

Ass wr wb. Saya sdg menginap di Hotel Santika, Bandung. Petugas hotel mengatakan subuhan di bdg jam 4:10 dan di sebelah hotel ada mesjid. Jam 4:00 saya berjalan ke mesjid Kodam III tapi ternyata mesjid di Kodam yang megah itu ternyata dikunci dan tidak ada bunyi adzan. Akhirnya sy mondar-mandir cari bunyi adzan gak ada juga sampe akhirnya ketemu abang becak yg tahu lokasi lainnya. Akhirnya sy dibawa ke mesjid Kologdam, namun saya pesta akbar shalat subuh berjamaah (dihadiri 3 org tmsk imam) baru aja berakhir. Sy sedih, 30 menit baru dapet masjid dan telat. Sedih juga mesjid sepiiii banget. Apa Allah tdk murka krn umatNya banyak memilih tidur ketimbang shalat berjamaah? Kalo udh gini setan sering mengganggu saya: “Ngapain sih capek2 cari mesjid?”. Wass,

Nama masjid yang dimaksud adalah Al Ikhlas KODAM III yang persis berada di dekat Hotel Santika menuju Hyatt Regency. Padahal mesjid ini megah sekali dan dijaga petugas. Saya bertanya ke petugas apa boleh masuk, namun beliau bilang dikunci dan untuk masuk harus muter ke arah Hyatt dari pintu depan. Kemudian saya tanya apakah mesjid ini menyelenggarakan Subuh berjamaah, dia bilang tidak tahu. Saya tanya lagi, apakah sudah denger bunyi adzan, dia jawab belum. AKhirnya saya jalan sampai ketemu abang becak yang baik hati.

Mesjid Megah KODAM III dari jalan raya

Mesjid Megah KODAM III dari jalan raya

Tanda Penunjuk Lokasi Masjid

Tanda Penunjuk Lokasi Masjid

Pertanyaan saya satu: Buat apa membangun mesjid yang megah berkilauan di lokasi aman penuh penjagaan tapi tidak menyelenggarakan shalat Subuh berjamaah dan tidak mudah diakses oleh hamba Allah? Apakah ALlah tidak murka dengan kondisi seperti ini?

Kemudian saya dapet jawaban SMS ini dari Bang Ijal:

1/4>Aww, mas, ini kisah nyata dari serombongan jama’ah tabligh asal Australia yg sedang berdakwah di perbatasan Lebanon Israel akhir thn 90an. Karena tersasar, mereka tanpa sengaja masuk Israel tanpa ijin. Akibatnya mereka ditangkap. Karena mereka memegang paspor Australia, interogasi dipimpin seorang agen Mossad. Luar biasa si Yahudi ini, ternyata dia hafal 20 juz Al-Qur’an.  Dia bercerita bahwa memang dia dididik khusus untuk menangani org2 yg…

2/4>…mendakwahkan Islam di Israel.  Setelah puas bertanya dgn detil maksud kunjungan rombongan ke Lebanon & mengapa bisa tersasar di Israel, si agen bertanya bagaimana keadaan umat Islam di Australia. Pemimpin rombongan berkata: “Alhamdulillaah, setiap hari selalu saja ada orang non-muslim mengucapkan kalimat syahadah di masjid kami”. Maka muka si agen berubah sedikit masam. Dia bertanya lagi bagaimana keadaan shalat jum’at di masjid asal jama’ah…

3/4>…Pemimpin rombongan berkata: “Alhamdulillaah, selalu penuh, bahkan masjid kami sudah tidak cukup lagi”. Maka bertambah masamlah muka si agen tadi. Lalu dia bertanya bagaimana keadaan shalat subuh di masjid mereka. Pemimpin rombongan berkata: “Alhamdulillaah, selalu ada yang hadir, paling tidak setengah shaf terisi”. Tiba-tiba muka si agen Mossad tadi berubah menjadi ceria… “Ah, ternyata kalian orang Islam belum waktunya mengalahkan kami”…

4/4>…Giliran pemimpin rombongan yang terkejut dan balik bertanya kenapa. Dengan riang si agen Mossad menjawab: “Para pendeta kami berkata bahwa sehebat2nya umat Islam, kalau mereka hanya mengikuti Al Qur’an, tetapi tidak mengikuti amalan Nabinya (Rasulullaah SAW), mereka akan tetap dibawah kaki kami. Dan salah satu tanda mereka mengikuti amalan Nabinya adalah masjid mereka pada shalat lima waktu, terutama saat subuh, akan terisi penuh seperti shalat jum’at”. Insya Allaah bermanfaat. Www.

Sungguh …sebuah jawaban yang menyentuh ….

Mari kita ramaikan masjid saat Subuh dan Isya (terutama) dengan menjalankan shalat berjamaah. Tentu lebih baik lagi bila setiap shalat 5 waktu kita berjamaah di masjid ….

Wass,

G

Advertisements

Read Full Post »

Ini yang paling sulit dan sering saya alami. Mungkin karena saya masih belum terbiasa mengatakannya, namun memang sulit bila saat Adzan tiba tapi rapat masih berlangsung dan sepertinya tidak akan berhenti segera. Inilah saat2 yang paling saya takutkan karena serba sulit. Apalagi kalau yang di ruangan semuanya Muslim dan lebih senior. Ntar kalo kita bilang mau shalat dulu dikirain gak fokus ke rapatnya padahal semua yang ada di ruangan adalah muslim dan shalat bisa ditunda di akhir waktu. Nah, ini yang paling sulit. Masih banyak saudara-saudara muslim yang menganggap suara adzan sebagai tanda masuknya waktu shalat. Padahal itu adalah panggilan Allah dan kita diperintahkan untuk segera kmenunaikannya menuju kemenangan hakiki. Kecuali tentu kalau memang berhalangan dengan alasan yang bisa dipertanggung-jawabkan misalnya sedang sakit keras. Tapi kalau sedang ada pertemuan perniagaan atau urusan kantor, ya mestinya sebaiknya dihentikan dulu buat menunaikan shalat. Tapi kebanyakan rapat di kantor malahan dilaksanakan pada saat adzan dikumandangkan, misalnya rapat dari jam 14:00 sd 16:00 yang sudah pasti melewati waktu Ashar.

Lalu, apa yang musti kita lakukan?

Selama ini saya menemouh jalan “tidak jantan” yaitu dengan menyelinap keluar dari rapat menuju masjid atau mushalla terdekat yang menyelenggarakan shalat berjamaah tepat waktu. Setelah shalat berjamaahpun saya tidak lakukan dzikir, tapi langsung bergegas ke lokasi rapat kembali. Namun ini juga dengan catatan bila rapat bukan saya yang memimpin dan memungkinkan untuk melakukan hal ini. Mengapa saya menyelinap? Alasannya tidak masuk akal:

  • Tidak mau mengganggu jalannya rapat bila menyatakan ijin ke pemimpin rapat;
  • Takut dibilang sok suci menjalankan shalat pas lagi rapat; (padahala harusnya saya lebih takut ke Allah ya daripada takut ke manusia?);
  • Takut dibilang tidak menghargai orang lain yang masih rapat padahal semuanya muslim.

Saya tidak tahu bagaimana sebaiknya mengatasi hal yang tiap hari semakin sering saya jumpai dan saya belum ada solusinya.

Ada ide gak?

Salam,

G

Read Full Post »