Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Religion’ Category

Alhamdulillah, tadi malam sekitar jam 18:30 kembali tiba di Balikpapan. Tepat di sebelah kanan hotel tempat saya menginap, MAXONE, di. Jl. Mulawarman dekat Kolam Renang, ada masjid besar Al-Aman. Kamar saya (322) dekat dengan masjid dan saat masuk kamar terdengar kajian bada Maghrib di masjid tersebut. Pak Ustadz yang memberi kajian menyampaikan pesan agar kita melafazkan dzikir dengan benar, jangan terburu-buru karena mengejar setoran jumlah, misalnya 33x. Ucapkan dengan benar dan mantab, jangan ngebut:

Subhanallah 33x

Alhamdulillah 33x

Allahu Akbar 33x

Nasehat yang mendasar dan penuh makna, karena sebagian dari kita (termasuk saya) kadang “ngebut” bacanya.

Penasaran dengan masjid ini, pagi ini saya shalat Shubuh di sini dan ini masjidnya:

Situasi setelah shalat Shubuh.

Bagian depan masuk masjid

Tanpak luar. Di sebelah kanan adalah MaxOne Hotel yg baru soft launching 15 Sep 2018 yang lalu.

Gerbang utama masuk komplek masjid dari Jl. Mulawarman.

Advertisements

Read Full Post »

Makna Hijrah

Ringkasan catatan khutbah Jumat hari ini. Maasya Allah, khutbah yang bagus. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Masjid Jami Nurul Ikhlas, 4 Muharram 1440H (14 September 2018)
Ustadz H.M. Salbini, Lc. MA
Muharram 4 - Khutbah Jumat 14Sep2018

Read Full Post »

Untuk Bapak Ganjar

Viral di WA Taklim:

Untuk Bapak Ganjar

Kepada Yth. Bapak Ganjar Pranowo

Kenalkan, saya Jelang Fajar Ilahi. Seorang manusia biasa yang Alhamdulillah beragama Islam dan kebetulan tinggal di Indonesia. Saya suka minum teh di Ahad pagi.

Pak Ganjar, saya baru saja melihat sebuah postingan kalimat bapak tentang adzan. Dan di waktu yang saya rasa berdekatan, saya baru saja menuliskan perasaan saya tentang puisi Bu Sukmawati.

Kata bapak, Tuhan itu dekat, tapi dipanggil dengan pengeras suara setiap saat.

Bapak, sebagaimana muslim (semoga bapak juga adalah seorang muslim), pasti tahu bahwa Allah berada pada Arasy’-Nya. Aqidah dasar yang bahkan ini diajarkan di Taman Kanak-kanak maupun Taman Pendidikan Al-Qur’an.
Lantas, pada usia SD, dikenalkan bahwa Allah sesungguhnya tidak membutuhkan amal kita. Tidak butuh syukur kita. Tidak berdampak sekalipun pada Ke-Maha Besaran-Nya jika kita berpaling dariNya.
Kalau bapak tidak percaya, coba buka saja Surah Fathir ayat 15 atau An-Naml ayat 40. Dan masih banyak ayat sejenisnya.

Kalau Allah tak butuh semacam itu karena Allah adalah Maha Segalanya. Lantas, Adzan untuk siapa Pak?
Untuk memanggil Allah kah?
Bukan, Adzan bukan untuk memanggil Allah pak, Adzan adalah seruan untuk manusia. Agar manusia bersegera mengagungkanNya dalam shalat.
Jadi adzan untuk siapa pak?

Allah Maha Mendengar, bahkan saat sujud, saat kita membisiki lantai. Allah mendengarnya.
Tapi manusia tidak Maha Mendengar, karena itulah Adzan menggunakan pengeras suara. Agar manusia terpanggil, tergerak, lantas bersegera.
Jadi siapa yang dipanggil oleh seruan Adzan, Pak?

Pak, apakah Bapak muslim?
Jika iya, seharusnya bapak malu telah berucap demikian. Pelajaran tentang betapa Maha Kuasanya Allah sudah dipelajari di sekolah-sekolah, Pak.

Maka, sebagai seorang muslim, izinkan saya mengajak Bapak untuk mengkaji Islam lagi, agar bapak tak terlihat bodoh di hadapan masyarakat yang semakin cerdas.

Tidak ada kata terlambat untuk belajar, Pak. #YukNgaji

Read Full Post »

Tadi malam saya menyimak rekaman kajian ustadz Khalid Basalamah (KH-B) 23/08/2018 yang topiknya terkait Neraka. Saya bertambah semangat ketika melihat ternyata beliau memegang buku ini dan langsung saya “pause” sejenak untuk mengambil buku ini dari rak buku saya. Saya suka sekali kajian sunnah dimana ustadz nya menggunakan rujukan kitab atau buku sehingga saya bisa membaca sendiri setelah kajian. Ustadz KH-B selalu menggunakan kitab rujukan dan dibahas tuntas, misalnya: 76 Dosa Besar, Bulughul Maram, Riyadhus Shalihin, Minhajul Muslim, Shahih Hadits Qudsi, At-Tadzkirah, Sahabat-Sahabat Rasulullah dsb. Keren banget dah kajian yang ada kitab atau buku rujukan karena setiap saat bisa buka bukunya tanpa liat videonya lagi.

Nah, buku Indahnya Surga Dahzyatnya Neraka ini ditulis oleh ustadz muda Abu Fatiah Al Adnani yang telah menulis sekitar 40 judul buku dan temanya selalu futuristic (tapi bukan science-fiction lho ya…) termasuk Ensiklopedia Akhir Zaman yang keren itu. Hebat ya ustadz KH-B mau menggunakan karya lokal sebagai buku rujukan. Maasya Allah!

Penasaran, tadi malam saya lanjut simak kajian ustadz Abu Fatiah ini di youtube. Wuih, keren Bro! Sunnah pol. Topiknya Imam Mahdi pulak! Saya bakalan nyimak youtube beliau juga nih.

Yuk, gunakan youtube buat ngaji yuk…! Juga, baca buku2 bagus, apalagi karya ustadz sendiri.

Read Full Post »

Status saya di FB hari ini:

Maasya Allah … menegakkan integritas dengan mengatakan “Mungkin uang saya lebih banyak dari kamu, mengapa kamu menyuap saya?” tanpa ada sedikit pun mimik muka atau bahasa tubuh yang menunjukkan kesombongan. Pribadi seperti ini “mungkin” sudah sangat sulit ditandingi di negeri ini. Mungkin juga ini saatnya Allah Tabaroka wa Taala memunculkan pribadi seperti Sandiaga Salahuddin Uno.

Satu hal yang penting, menurut saya, terlepas masalah pilpres adalah: sebenarnya bangsa ini memiliki insan-insan berakhlak seperti mas Sandi ini, tutur kata dan perilaku baik, kaya raya, rendah hati, berani berkata apa adanya. Hablum minallah (hubungan dengan Sang Pencipta) pun menunjukkan ketakwaan: shalat dhuha 8 rakaat sudah bertahun-tahun, puasa senin-kamis (konon sejak jadi WaGub justru sudah puasa Daud …maasya Allah), sedekahnya luar biasa, dsb.
Hanya saja, Allah Mahatahu kapan saat yang tepat untuk memunculkan pribadi-pribadi spektakuler ini. DIA yang paling tahu.

Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa kualitas seorang pemimpin ditentukan oleh kualitas rakyatnya. Artinya, jangan berharap mendapatkan pemimpin baik kalau kita sebagai rakyatnya belum baik. Prioritas paling utama tentunya adalah: perbaiki kualitas kita sebagai rakyat terlebih dahulu – FIRST THING FIRST – baru kemudian Allah Tabaroka Wa Taala akan memberikan pemimpin yang baik, karena kita semuanya sudah baik. In syaa Allah.

Dengan kemunculan viral mas Sandi Uno yang banyak sekali di media sosial, terasa sekali hawa kebaikan yang tertularkan dan, sekali lagi, terlepas masalah pilres viralnya hawa baik ini sudah menjadi hal yang melegakan bagi kita semua bahwa bangsa ini memiliki insan-insan spektakuler yang Allah Tabaroka Wa Taala sudah mulai menunjukkan ke kita semua. Harapannya, agar kita semua paham bahwa ADA LHO insan-insan spektakuler seperti mas Sandi Uno ini. Pada saatnya nanti kita juga akan tahu.

Kalau sudah begini, tidak relevan lagi membicarakan siapa yang menang dalam pilpres nanti, karena saya yakin bahwa apapun hasilnya nanti, mas Sandi Uno masih tetap istiqomah dengan ibadahnya kepada Sang Pencipta — termasuk membaktikan dirinya buat bangsa ini. In syaa Allah …

Semoga Allah Tabaroka Wa Taala meridhai negeri ini BALDATUN THAYYIBATUN WA RABBUN GHAFUR – “Negeri yang baik dengan Rabb Yang Maha Pengampun”.

Aamiin Ya Rabb … Aamiin ….

GW 18/08/2018

Read Full Post »

Ikuti Aja …

Ringkasan kajian Road 2 Jannah #18 di RFT MotorSport, tanggal 5 Agustus 2018 yang lalu oleh ustadz Subhan Bawazier:

R2J #18 Ikuti Aja 5Aug2018

Islam adalah agama yang mengikuti Nabi Muhammad sallallahualaihi wa sallam. Shalat harus mengerti makna agar memberi efek| jangan asal gugur kewajiban – agar kita bertakwa.

Beribadahlah kamu kepada Rabb yang menciptakanmu. Dunia ini medan ujian. Islam agama yang mewarnai. Allah Taala uji siapa yang jujur. Jangan saat sukses lupa ibadah, terpuruk baru beribadah. Kalau sedang susah – bersabar, sedang lapang – bersyukur. Apa kalian kira kalau kita beriman tak diuji?

Tujuan seorang muslim itu jannahwa absiruul bil jannah” (Fussilat:30). Tuhan kami adalah Allah (Rabbunallah).  Kemudian istiqomah, kalau diuji nikmat jangan gagal. Sedekah menolak bala. Yang penting 5 waktu | jangan mencaci pemerintah |

Jangan bosen mengkaji 3 hal:

1.Allah – kenali dengan benar, Allah – Ar Rahman. Kita ini ibadurrahman | Allah di atas Arsy. Kita tercipta karena Allah, hafalkan nama Allah. Jangan sampai ujian membuat kamu lupa. Kenali Allah dengan benar. Tak ada ilah yang layak diibadahi dengan benar selain Allah.

2.Telah ada suri teladan terbaik, Nabi Muhammad sallallahualaihi wa sallam. Jangan kamu bikin yang baru, jangan condong kepada yang mungkar. Shalatlah seperti Nabi. Tak ada larangan membaca An-Nas atau ayat kursi karena was-was sebelum shalat. Namun, jangan dibuat rutin. Apapun yang kamu infaqkan, Allah ganti. Tak kan habis harta karena sedekah. Orang yang mendapat karomah: rajin sedekah & shalat. Uwais berbakti kepada orang-tua dengan sangat baik. Ikuti Rasul. Rapikan syahadat sesibuk apapun. Sesibuk apapun shalat. Sebentar lagi masuk 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, tingkatkan amal soleh.

3.Kenali Islam dengan benar. Kita wajib taat. Rabbunallah tsuma taqoomu tatanadzalu alaihumul malaikah (Fussilat). Islam harus dipahami dengan benar agar kita bisa mewarnai.

Read Full Post »

Ini ringkasan kajian Dhuha oleh ustadz Subhan Bawazier di Masjid Al-Hijrah tanggal 5 Agustus yang lalu:

USB Al-Hijrah 4Aug2018

Yang penting dalam beragama adalah akidah dulu, baru ibadah. Semua agama ada shalat tapi Islam berdasarkan Allah Taala memerintahkan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam di sidrathul munthaha. Bukan main. Allah berada di atas langit, di Arasy Nya.

Dialog guru-murid tak semata dengan bahasa gaul mengatakan  nabi Musa preman. Murid-guru bisa bertemu di luar kelas, transfer ilmu. Kita musti sering duduk dengan ulama karena tak sekedar belajar dari ucapannya namun juga gerak-geriknya juga. Nabi mengajarkan langsung cara makan dan minum. Jangan minum sambil berdiri | orang kafir punya kebiasaan standing party. Sebagai orang Islam jangan meniru-niru, merayakan ultah, meniup lilin dsb. Jangan tasyabuh. Pengalaman dari riding: 65% anak muda Indonesia ini adalah salafy. Maasya Allah!

#1637: jangan pernah sekalipun makan / minum dengan tangan kiri – seperti setan -> hukumnya makruh ke haram. Perempuan memberi sedekah harus ijin suami. Semua hal meniru setan haram hukumnya. Anthusias Islam terhadap sesuatu yang terkait dengan kemaslahatan manusia. Mushab bin Umair berpenampilan rapi menarik sehingga yahudi masuk Islam karena penampilan dan pembawaannya.

#1638 & 1639: Warnailah rambut dengan hena kecuali hitam, selisihilah nasrani & yahudi yang membiarkan putih. Jangan cabut uban. Fatu Mekkah – 23 tahun kenabian – Abu Quhafah (ayah Abu Bakar yang nama aslinya Abdullah bin Abu Quhafah) disuruh mencat rambut oleh Rasul kecuali warna hitam. Abubakar menangis ketika melihat ayahnya masuk Islam oleh Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia juga bersedih melihat mengapa paman Rasul yang selalu membelanya, Abu Thalib, tidak mendapatkan hidayah masuk Islam.

#1640-1642: larangan membuat jambul rambut. Urusan rambut saja diatur di dalam Islam, selain juga makan-minum. Betapa lengkap dan sempurna agama ini. Agama tidak mengikuti perasaan tapi mengikuti Nabi. Pelajaran hadits: 1.) boleh mencukur seluruh rambut, 2. disunnah-kan menghibur keluarga mayit, 3.) boleh menangisi mayit tanpa perbuatan haram: merobek baju, menampar pipi dsb. (halaman 140)

Read Full Post »

Older Posts »