Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Religion’ Category

Catatan Kajian Road 2 Jannah ke 4 oleh Ustadz Subhan Bawazier di Fri3nds.Co Cafe, Jl. Bulungan 1, Blok M Plaza, 20 Agustus 2017 jam 9:00 – 11:00.

Mari kita hidup di atas sunnah. Yang perlu kita lakukan adalah INDONESIA BERTAUHID. Untuk ikhwan pakaian bebas asal tidak isbal sedangkan untuk akhwat sifatnya menolak bukan menarik — menutup aurat. Mengapa? Karena Allah berfirman “Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKU”.

Untuk itulah kita harus ridho dipanggil Allah. Kita gak bisa pilih takdir misalnya jadi cucu Daud, anak Sulaiman yang kaya raya.

Kalau kita bertauhid, itu jelas sebuah kemuliaan. Semuanya ada sebab-akibatnya. Pokoknya Relaian Aja Bro — serahkan kepada Allah. Apalagi nih, udah dekat sama bulan Dzulhijaah. Ya, paling tidak lakukan Puasa Arofah lah. Kita harus tunjukkan harga diri sebagai riders, seperti shabat menajamkan pedang.

Islam harus mewarni bukan diwarnai. Isalm ini agama yang asik bro. Siapa yang bilang? Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena kita diciptakan untuk beribadah, syaratnya cumak dua saja: ikhlas dan mencontoh Rasul. Itu aja Bro! Inna sholati wa nusuki wa mah ya ya …. Shalatku — sembelihanku.

Intinya taat aja: taat kepada Allah, Rasul dan taat kepada pemimpin. Udah, gak usah bikin heboh. Nah, untuk berqurban, kita harus tegakkan dulu tauhid uluhiyahnya. mau berqurban tapi gak sholat, ya percuma, seperti kafir berqurban — ya gak diterima. Puncak ibadah adalah jihad. Namun bagaimana bisa mencapai puncak kalau lehernya (shalat, zakat, puasa) tak kuat didaki? Makanya kerjakan dulu yang dasar dulu. Jihad akan datang dengan sendirinya, tak sekedar tereak jihad, jihad.

Ayo kita gunakan samurai alias tukang jagal syarii. Tajamkan pedang agar qurban tak menderita saat disembelih. Kisah terdahulu tentang peperangan dimana kapal di laut sengaja dibakar untuk menyemangati pasukan: “Kalau kalian lari ke belakang kapal sudah terbakar, di depan ada musuh — mundur atau maju? Maju!!!!”

Caranya bagaimana? Kenali Allah, kenali Nabi dan kenali Islam. Islam mengajarkan kualitas bukan kuantitas. Katakan bahwa Tuhanmu Allah dan memohon istiqomah. Sudah. Jangan selalu ikuti omongan orang — ingat kisah seorang Ayah dengan anaknya bermaksud ke pasar ingin menjual kudanya. Sepanjang perjalanan selalu saja dicemooh oleh orang, apapun yang mereka lakukan.

Modal ilmu. Ikhlas. Ada yang tanya, bagaimana menghadapi suami yang tak jujur. Lihat dulu sebabnya apa kok bisa tak jujur, karena bisa jadi kalau jujur malah bermasalah karena diomelin istri. Pilihannya adalah bagaimana kalau kita kaya bersyukur dan bila miskin bersabar. Nanti di surga lebih cepet 40 tahun mereka yang miskin bersabar daripada yang kaya masuk surga.

Kalau mau tajir ya ala Utsman bin Affan yang rekening bank nya masih berjalan hingga kini dari 1400 tahun yang lalu. Maasya Allah. Apa prinsip bisnis Utsman?
1. Gampang dalam berjual-beli
2. Segala sesuatunya lihat manfaatnya. Saat orang butuh dana, ia pinjami. Saat sulit ditagih karena memang kesulitan hidupnya, direlakan. Suatu ketika bangkit, pas dikembaliin lagi uangnya Utsman bilang: “Udah saya relain untuk antum”.
3. Keberkahan
4. Menikah karena ingin memuliakan wanita meski usia terpaut 50 tahun.

Untuk berqurban harus tahu ilmunya. Hewan kurban harus dilihat dulu kesiapannya apakah semua giginya udah tumbuh kumplit dan kokoh (kupak). Untuk kambing usia 12 bulan; tapi kalau gibas 24 bulan — giginya sudah kupak. Sapi terbaik di dunia ini sebenarnya dari Indonesia, tepatnya Bali dan Lombok. Kalau berqurban, jangan lupa bagi tetangga meski non muslim sekalipun. Aturannya begitu.

Berqurban lah pada saat mampu dengan qurban yang banyak. Rasul berqurban 100 onta. Namun saat tak ada, belia berqurban satu saja. Jadi, jangan hanya berqurban yang seminim mungkin. Orang mati (almarhum) sudah tak bisa berqurban lagi. Relakan “Hanya untuk Allah”. Negeri kita sudah merdeka dan tolong jangan sampai dihilangkan atau dilupakan bahwa kita merdeka karena rahmat Allah — jangan sampai dilupakan ini, penting sekali! Musuh kita sekarang ini PKI.

Wallahua’lam

Read Full Post »

Read Full Post »

Read Full Post »

Read Full Post »

Catatan Kajian oleh Ustadz Azhar Khalid bin Seff di Masjid Nurul Iman,  Blok M Square,  17/08/2017.

Mukaddimah.  Maasya Allah,  kajian ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menekankan begitu utamanya 10 Hari Pertama Bulab Dzulhijjah, namun juga menguraikan amal shalih apa saja yang sebaiknya dikerjakan.  Tak hanya itu,  Ustadz menekankan dan menganjurkan agar jangan lewatkan kesempatan emas ini. Catatan di bawah ini menguraikan amalan-amalan yang sebaiknya dikerjakan pada 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah.

Catatan:

1.) SHALAT

An nisa 101

Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.

Jamak qashar utk meringankan kita. Karena sifatnya meringankan kita, maka gak ada rawatib kecuali qobliyah Subuh karena Rasul juga mengerjakannya saat safar. Qobliyah dan badiyah tak dikerjakan bila ada jamak qashar. Penyebab tak dilakukannya shalat rawatib bukan karena safar tapi karena ada shalat jamak qashar. Total shalat sunnah qobliyah dan badiyah ada 22 rakaat dan 12nya adalah rawatib

Tahajjud waktunya bada Isya,  seperti taraweh. Abu Bakar mengerjakannya habis Isya, karena penuh kehati-hatian. Umar bin Khaththab mengerjakannya di akhir malam karena begitu yakinnya bisa bangun di sepertiga malam terakhir. Kerjakan tahajjud setiap malam: 2 tahajjud + 1 witir (minimum). Afdolnya: 8 + 3. Mulai malam ini!  Paling tidak bada Isya.

Shalat Dhuha juga sebaiknya dikerjakan meski malam sebelumnya mengerjakan tahajjud.

2.) PUASA

Kalau kita, ada baiknya puasa dari 1 sd 9 Dzulhijjah, seperti Puasa Rasul (habzah dan ummu salamah) : Adalah Nabi SAW berpuasa pada tgl 1 sd 9 Dzulhijjah (hadits shahih). Rasul juga puasa pada 10 Muharram.

Kalau tidak bisa, puasa seperti Nabi Daud: Tgl 1 – 3 – 5 – 7 – 9 (5 hari). Atau sekurangnya 3 hari setiap bulan seperti Ayyamul Bidth (tidak harus tanggal 13,14 &15). Namun untuk Dzulhijjah disarankan pada tanggal 7-8-9. kenapa? Karena Puasa Arofah (tgl 9 Dzulhijjah) itu amat disunnahkan. Sedangkan puasa Ayyamul Bidth tak bisa dijalankan di tengah bulan karena kena hari Tasyrik (10 – 11- 12 -13 Dzulhijjah) yakni hari penyembelihan hewan qurban. Bisa juga Puasa Senin Kamis di pekan pertama. Kalau memang semuanya tak sanggup dilaksanakan maka sekurangnya PUASA AROFAH (9 Dzulhijjah) saja. kalau tidak bisa juga, kebangetan malasnya!!!!

3.)  MEMPERBANYAK TAKBIR, TAHMID
Allahu Akbar La ilaha ilallah Allahu Akbar
Mulai 1 Dzulhijjah takbir umum (dilakukan sendiri-sendiri) sampe 13 . Yg khusus (berjamaah di masjid): 9 sd 13

4.) SEDEKAH uang atau makanan.  
Terbaik memberi makan orang yg berpuasa.

5.) BANYAK BERDOA terutama tgl 9 Dzulhijjah

6.) QURBAN
Kambing dikebiri boleh buat qurban. Kebiri manusia, haram!
Kebiri kucing tidak apa2.

Tanya Jawab

Niat puasa sunnah digabung boleh

Qurban hewan yg lebih dibutuhkan suatu daerah, boleh.

Kapan sebaiknya berqurban? Kalau sdh wajib zakat maal,  maka wajib qurban

Dzikir: setelah shalat fardhu

Doa: setelah shalat sunnah

Amalan bidah di Dzulhijjah:

– mandi malam

– dzikir dg ketentuan tertentu

– mencuci hewan sebelum dipotong

Puasa Arofah: Ikuti negara dimana kita tinggal, Indonesia.

—–

Ini tambahan dari viral WA:
*_#Menanti hari hari terbaik dimuka bumi_*
💎 *KEUTAMAAN 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH DAN AMALAN YANG DISYARIATKAN* 💎
https://t.me/MuliaDenganSunnah
✒ Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin

📌 Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, Nabi kitaMuhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya.

روى البخاري رحمه الله عن ابن عباس رضي الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر – قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

📎 Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

” Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun”.

وروى الإمام أحمد رحمه الله عن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام أعظم ولا احب إلى الله العمل فيهن من هذه الأيام العشر فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

وروى ابن حبان رحمه الله في صحيحه عن جابر رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: أفضل الأيام يوم عرفة.

📎 “Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid”.

♻ *MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARIATKAN*

👉 1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah

Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain : 

📎 Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga”.

👉 2. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah.

✔ Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama, dan yang dipilih Allah untuk diri-Nya. 

📎 Disebutkan dalam hadist Qudsi :

الصوم لي وأنا أجزي به ، انه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي

“Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku”.

📎 Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ما من عبد يصوم يوماً في سبيل الله ، إلا باعد الله بذلك اليوم وجهه عن النار سبعين خريف

“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun”. [Hadits Muttafaqun ‘Alaih].

📎 Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده .

“Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya”.

👉 3. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala.

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …”. [al-Hajj/22 : 28].

📌 Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits, 

📎 Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma.

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid”. [Hadits Riwayat Ahmad].

📎 Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari
tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. 

📎 Dan Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha’, tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan :

الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر ولله الحمد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah”.

📌 Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya. 

📎 Sebagaimana firman Allah.

وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ

“Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu …”. [al-Baqarah/2 : 185].

✔ Tidak dibolehkan mengumandangkan takbir bersama-sama, yaitu dengan berkumpul pada suatu majlis dan mengucapkannya dengan satu suara (koor). Hal ini tidak pernah dilakukan oleh para Salaf. Yang menurut sunnah adalah masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Ini berlaku pada semua dzikir dan do’a, kecuali karena tidak mengerti sehingga ia harus belajar dengan mengikuti orang lain.

✔ Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti : takbir, tasbih dan do’a-do’a lainnya yang disyariatkan.

👉 4. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.

📌 Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta’atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya.

📎 Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ان الله يغار وغيرة الله أن يأتي المرء ما حرم الله علي

“Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya” 

[Hadits Muttafaqun ‘Alaihi].

👉 5. Banyak Beramal Shalih.

📌 Berupa ibadah sunat seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur’an, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. 

✔ Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.

👉 6. Disyariatkan Pada Hari-Hari Itu Takbir Muthlaq

📌 Yaitu pada setiap saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama’ah ; bagi selain jama’ah haji dimulai dari sejak Fajar Hari Arafah dan bagi Jama’ah Haji dimulai sejak Dzhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga shalat Ashar pada hari Tasyriq.

👉 7. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-Hari Tasyriq.

📌 Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta’ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. 

📎 Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

وقد ثبت أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبّر ووضع رجله على صفاحهما

“Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kakibeliau di sisi tubuh domba itu”. 

[Muttafaqun ‘Alaihi].

👉 8. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.

📎 Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu ‘anha bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

إذا رأيتم هلال ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضّحي فليمسك عن شعره وأظفاره

“Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya”.

📎 Dalam riwayat lain :

فلا يأخذ من شعره ولا من أظفاره حتى يضحي

“Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban”.

✔ Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. 

📎 Firman Allah.

وَلا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّه

“….. dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan…”. [al-Baqarah/2 : 196].

⛔ Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.

👉 9. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.

📌 Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.

👉 10. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas.

📌 Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.

📌 Semoga Allah melimpahkan taufik-Nya dan menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya.

والله الموفق والهادي إلى سواء السبيل وصلى الله على محمد وآله وصحبه وسلم .

صدرت بأذن طبع رقم 1218/ 5 وتاريخ 1/ 11/ 1409 هـ

صادر عن إدارة المطبوعات بالرئاسة العامة لإدارات البحوث العلمية والإفتاء والدعوة والإرشاد

كتبها : الفقير إلى عفو ربه

عبدالله بن عبدالرحمن الجبرين

عضو ا

🔎 [Disalin dari brosur yang dibagikan secara cuma-cuma, tanpa no, bulan, tahun dan penerbit. Artikel dalam bahasa Arab dapat dilihat dihttp://www.saaid.net/mktarat/hajj/4.htm]

http://almanhaj.or.id/content/2888/slash/0/keutamaan-10-hari-pertama-bulan-dzulhijjah-dan-amalan-yang-disyariatkan/
✒ *Editor : Admin MDS*
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron.
•═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════

Read Full Post »

Catatan Kajian oleh Ustadz Khalid Basalamah, Kitab Al-Kabair (76 Dosa Besar) di Masjid Nurul Iman, Blok M Square, 16 Agustus 2017 (Dosa Besar ke 70 dan sekaligus ke 71)

Dosa Besar ke 70: Mengingkari Kebaikan Orang Lain Kepadanya

Apa saja yg bermanfaat bagi diri kita dan orang lain,  lakukan.
Cobalah berguna bagi orang lain. Balasan Allah sesuai perbuatan kita.  Memberi makan orang,  Allah akan memberi makan kita.
Demikian halnya kalau kita melakukan keburukan.  Berbuat kebaikan adalah baik sekali.  Lakukan apa saja.

Pengalaman pribadi.  Suatu ketika terpikir adanya Dai gak punya motor.  Tiba2 saya punya ide untuk program sampai akhirnya puluhan motor bisa terjadi. Ini membuktikan kalau kita punya rencana kebaikan maka akan timbul banyak ide-ide atau program di otak kita dan tinggal eksekusi. AKhirnya tersedialah banyak motor yang bagus untuk para Dai.

Selain itu kalau ada org berbuat baik ke kita,  kita juga harus menghargainya.

Umar bin Khaththab: Aku akan ingat seumur hidupku bila ada yg memberi tahu aibku.

Kaum Salaf dan Tabiin menyuruh kita mengenang kebaikan orang. Hasan Basri: menggunakan kedua tangannya untuk tempat kencing ayahnya tanpa rasa jijik.

Setiap perbuatan baik punya sudara2 kebaikan lainnya.

Kebaikan2 orang kita nilai walaupun orang tsb tak berbuat baik lagi — misalnya gak ikut kajian lagi, padahal sebelumnya dia yang mengajak kita hadir di kajian.

Istri harus berterimakasih kpd suami yg telah memberi nafkah.  Kenapa? Ibaratnya dada suami luka keluar darah dibersihkan dengan lidahmu (istri) saja masih  belum cukup.  Sebaliknya, suami juga harus berterima kasih krn bisa melampiaskan nafsu tanpa dosa dan tanpa bayar. Kenapa gak mengucap Jazakillahu khairan?

Ada pengalaman pribadi: Teman seorang Dai dinasehati….kemudian sering tukar-pikiran di rumah makan. Tak tahu bagaimana di kemudian hari dia membicarakan hal-hal yang kurang baik terhadap saya. Terus beberapa saat kemudian terdengar kabar bahwa ia dikucilkan juga dari pergaulan. Kita harus berbuat baik.

INGAT: Kita sedang bermuamalah dengan Dzat Yang Maha Adil. Lupakan siapapun di depan kita. Jazakallahu khairan – kalimat yang baik sekali.  Kufur nikmat adalah termasuk dosa besar.

Dosa Besar ke 71: Menahan Kelebihan Air

Tiga orang Allah tak akan melihat tiga golongan manusia

1. Memiliki kelebihan air di tanah lapang dan menahannya dari memberikannya kepada kaum musafir.

2. Tidak Membaiat seorang pemimpin karena urusan dunia.  Jangan menghina pemimpin. Firaun aja Allah minta dinasehati dengan lembut. Misalnya tak mau mengakui kepemimpinan seseorang karena urusan bisnisnya tak direstui atau didukung.

3. Orang yang melakukan tawar-menawar begitu rendah pada saat toko sudah mau tutup dengan niat untuk mendapatkan harga yang terrendah. Matan haditsnya adalah:

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga jenis orang yang Allah Ta’ala tidak akan melihat mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka disediakan siksa yang pedih, yaitu seorang yang memiliki kelebihan air di jalan lalu dia tidak memberikannya kepada musafir, seorang yang membaiat imam dan dia tidak membaiatnya kecuali karena kepentingan-kepentingan duniawi, kalau dia diberikan dunia dia ridha kepadanya dan bila tidak dia marah, dan seorang yang menjual dagangannya setelah ‘Ashar lalu dia bersumpah; demi Allah Dzat yang tidak ada Ilah selain Dia sungguh aku telah memberikan (shadaqah) ini dan itu lalu sumpahnya itu dibenarkan oleh seseorang”. Kemudian Beliau membaca ayat ini: artinya (“Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit…”) (HR. Bukhari)

Tanya Jawab:

1.) Dokter diimingi oleh perush farmasi — harus hati-hati, jangan terpengaruh memberikan obat kepada pasien karena adanya iming-iming perusahaan farmasi untuk berwisata ke luar negeri atau diberi bonus uang. Dokter tidak boleh memberikan rekomendasi obat larena terpengaruh oleh program dari perusahaan farmasi. Hati-hati. Haram hukumnya!

2.) Riya itu tak ditanya tapi cerita. Misalnya, tanpa sebab-musabab memberi tahu ke orang bahwa baru pulang dari masjid, atau baru pulang dari naik haji dan sebagainya. Namun kalau memang pasa sedang berjalan pulang dari masjid ditanya orang dari mana, harus dijawab apa adanya: dari masjid. Tak boleh bohong dengan mengatakan bahwa dari tempat lainnya padahal jelas dari mesjid.. Kalau ditanya jawab.

3.) Bagaimana sikap bila menerima kebaikan dari orang yg selalu mengungkit kebaikannya?
1. Berhenti menerima; 2. Nasehati bahwa itu dosa besar

4.) Apa boleh menunda pernikahan karena membantu ibu (single parent) membiayai adaik-adik untuk menyelesaikan sekolah?
Menikah bukan menambah beban,  tak ada alasan gak bisa biayai sekolah adik. Semuanya bisa diatur. Adanya istri bukankah rumahnya sama, makan tinggal diatur mungkin dibagi berdua, ruang tidur juga sama. Tak ada alasan bahwa menikah menambah beban.

5.) Apakah kita mendapat pahala kalau ada yang mengambil buah di pohon kita? Tentu saja (Bukhari) . Abdullah bin Umar sudah tua menanam pohon kurma utk generasi masa depan.

6.) Pekerja kapal,  susah shalat berjamaah.
Ajak sesama muslim yang ada di kapal untuk shalat berjamaah. Biasanya di kapal seperti Pelni ada mushalla yang cukup bagus. Apa harus berhenti demi shalat berjamaah? Tidak perlu berhenti kalau bisa shalat di kapal. Upayakan selalu shalat berjamaah.

7.) Islam adalah agama yg meluruskan kesalahan dan mendukung kebenaran. Boleh mengingatkan kebaikan. Kalau ada orangtua mengungkit kebaikannya kepada anak bahwa dulu membiayai sekolahnya anak, tidak masalah karena orangtua berhak mengatakan itu: Niatnya mengingatkan, agar anak tak durhaka.
Hal ini berlaku untuk:
1. Orang tua ke anaknya
2. Suami ke istri
3. Guru ke murid
Di Islam ada unsur timbal balik,  entah itu apa karma namanya atau bukan, tapi timbal-balik di Islam jelas ada.

Read Full Post »

Catatan (kasar) Kajian oleh ustadz Khalid Basalamah di Masjid Nurul Iman, Blok M Square, 15 Agustus 2017; 13:30 – Ashar
Mukaddimah – Pada hari ini sebenarnya saya tak berencana mengikuti kajian ini. Namun karena lunch meeting saya di cancel, maka saya gowes dari Masjid Darussalam (dekat Gran Melia – rencana lunch meeting saya). Pada saat shalat Dzuhur saya melihat banyak peserta yang sudah bersiap mengikuti kajian. Saya baru ingat (setelah shalat Dzuhur) bahwa setiap Selasa bada Dzuhur ustadz Khalid memberi kajian Bulughul Maram di masjid ini. Beruntung sekali saya karena akhirnya saya ikuti kajian ini, meski telat masuknya karena saya perlu makan siang dulu. Catatannya pu ringkas karena saya tak membawa kitabnya — namanya juga gak berencana.

Rasul selalu berdoa: Ya Allah,  jadikanlah angin ini rahmat bukan adzab — ketika angin bertiup kencang, atau juga hujan. Apapun yg menunjukkan kebesaran Allah:  gempa, angin, longsor —  apapun disunnahkan shalat

3 kali rukuk 2 kali sujud (sepertinya ini terkait shalat gerhana)

Shalat Istisqo (minta hujan karena dosa)

Nabi merendahkan diri,  pakaian sederhana,  tanpa perhiasan,  nunduk, shalat 2 rakaat seperti Hari Raya.

Hadits 406 dari Aisyah: Org mengadu kpd Rasul ttg musim kemarau yg panjang. Kemudian mimbar didatangkan ke lapangan, berdoa.
Semua doa harus dimulai dengan pujian ke Allah dan shalawat Nabi
Disunnahkan berdoa mengangkat tangan terutama shalat Istisqo
Putih ketiak Nabi terlihat, yang berarti:
1. Kulit Nabi putih
2. Sunnah mencukur bulu ketiak

Bukannya Nabi lalai,  tapi Allah ingin menurunkan hukum syariat, makanya ada kejadian ini:

1. Nabi mengerjakan Subuh telat karena kelelahan dalam perjalanan perang.
2. Rasul kena sihir (untuk membuktikan bahwa Rasul saja masih kena sihir dan sekaligus membuktikan bahwa Rasul bukan tukang sihir)

Semuanya bukan karena Rasul lalai, namun karena Allah ingin menurunkan syariat.

Bab 17: Pakaian

Agama Islam sangat sempurna, semuanya ada aturannya. Dilarang menggunakan pakaian lawan jenis. Pakaian menyolok sekali juga dilarang.

Hadits #414: Menghalalkan kemaluan dan sutera (laki2). Abu Daud – asalnya di Bukhari. Sutera tak cocok buat laki2, karena bisa gemulai. Demikian juga emas. Gak butuh hand body,  sun block dsb. Perempuan pake sutera bagus,  makin lembut
Hadits #415: Minum bejana dari emas atau perak

Tidak boleh menggunakan kain sutera walaupun sedikit
Boleh pakai sutera karena gatal
#418
#419
Emas dan perak halal untuk wanita dan haram utk Laki2

#420 Allah menyukai kita pake baju bagus,  wangi

#421: Dilarang warna kuning yang mencolok sekali

#422 Imam Muslim: Apa ibumu menyuruhmu berpakaian seperti ini? (sindiran halus).

Allahua’lam

 

Read Full Post »

Older Posts »