Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2018

Ramadhan 1439H sebentar lagi tiba.

Menyambut Ramadhan dengan Ilmu

Sumber: KLIK

Advertisements

Read Full Post »

Bertemu dengan Gatot Istiadji dan istri di Blok M Square, setelah ikut kajian sunnah

Read Full Post »

90 Seruan Ilahi Dalam Al-Quran

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.”

QS Ali Imran:118

Seruan #14 - Ali Imran 118

Tafsir Ibnu Katsir:

Firman Allah Swt.:
{لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ}
Janganlah kalian ambil menjadi teman kepercayaan kalian orang-orang yang di luar kalangan kalian. (Ali Imran: 118)
Yakni selain dari kalangan kalian yang tidak seagama. Bitanah artinya teman dekat yang mengetahui semua rahasia pribadi.
Imam Bukhari dan Imam Nasai serta selain keduanya meriwayatkan melalui hadis sejumlah perawi, antara lain ialah Yunus ibnu Yahya ibnu Sa’id, Miisa ibnu Uqbah, dan Ibnu Abu Atiq, dari Az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Sa’id (Al-Khudri), bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:
“مَا بَعَثَ اللهُ مِنْ نَبِي وَلا اسْتَخْلَفَ مِنْ خَلِيفَة إِلَّا كَانَتْ لَهُ بِطَانَتَانِ: بِطَانَةٌ تَأْمُرُهُ بِالْخيرِ وتَحُضُّهُ عَلَيْهِ، وَبِطَانَةٌ تَأْمُرُهُ بِالسُّوءِ وَتَحُضُّهُ عَلَيْهِ، وَالْمَعْصُومُ مَنْ عَصَم اللهُ ”
Tidak sekali-kali Allah mengutus seorang nabi dan tidak pula mengangkat seorang khalifah, melainkan didampingi oleh dua teman terdekatnya. Seorang teman menganjurkannya untuk be-buat kebaikan dan memberinya semangat untuk melakukan kebaikan itu. Dan teman lainnya selalu memerintahkan kejahatan kepadanya dan menganjurkan kepadanya untuk melakukan kejahatan, sedangkan orang yang terpelihara ialah orang yang dipelihara oleh Allah.
Al-Auza’i dan Mu’awiyah ibnu Salam meriwayatkannya melalui Az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah secara marfu’ dengan lafaz yang semisal. Dengan demikian, barangkali hadis yang ada pada Az-Zuhri berasal dari Abu Salamah, dari keduanya (Abu Sa’id dan Abu Hurairah).
Imam Nasai mengetengahkannya pula dari Az-Zuhri. Imam Bukhari men-ta’liq-nya (mengomentarinya) di dalam kitab sahihnya. Untuk itu ia mengatakan bahwa Ubaidillah ibnu Ja’far meriwayatkan dari Safwan ibnu Salim, dari Abu Salamah, dari Abu Ayyub Al-Ansari secara marfu’, lalu ia menyebutkan hadis ini. Dengan demikian, berarti barangkali hadis yang ada pada Abu Salamah bersumber dari tiga orang sahabat.
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abu Ayyub (yaitu Muhammad ibnul Wazin), telah menceritakan kepada kami Isa ibnu Yunus, dari Abu Hibban At-Taimi, dari Abuz Zamba”, dari Ibnu Abud Dihqanah yang menceritakan bahwa pernah dilaporkan kepada Khalifah Umar ibnul Khattab r.a., “Sesungguhnya di sini terdapat seorang pelayan dari kalangan penduduk Al-Hairah yang ahli dalam masalah pembukuan dan surat-menyurat, bagaimanakah jika engkau mengambilnya sebagai juru tulismu?” Maka Khalifah Umar menjawab: Kalau demikian, berarti aku mengambil teman kepercayaan selain dari kalangan orang-orang mukmin.
Di dalam asar serta ayat ini terkandung dalil yang menunjukkan bahwa ahluz zimmah (kafir zimmi) tidak boleh dipekerjakan untuk mengurus masalah kesekretarisan yang di dalamnya terkandung rahasia kaum muslim dan semua urusan penting mereka. Karena dikhawatirkan dia akan menyampaikannya kepada musuh kaum muslim dari kalangan kafir harbi. Karena itu, Allah Swt. berfirman:
{لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ}
mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagi kalian. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kalian. (Ali Imran: 118)
قَالَ الْحَافِظُ أَبُو يَعْلَى: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِسْرَائِيلَ، حَدَّثَنَا هُشَيم، حَدَّثَنَا العَوَّام، عَنِ الْأَزْهَرِ بْنِ رَاشِدٍ قَالَ: كَانُوا يَأْتُونَ أنَسًا، فَإِذَا حَدَّثهم بِحَدِيثٍ لَا يَدْرُونَ مَا هُوَ، أتَوا الْحَسَنَ -يَعْنِي الْبَصْرِيَّ-فَيُفَسِّرُهُ لَهُمْ. قَالَ: فحدَّث ذَاتَ يَوْمٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قال: “لا تَسْتَضِيؤوا بِنَارِ الْمُشْرِكِينَ، وَلَا تَنْقُشُوا فِي خَوَاتِيمِكُمْ عَرَبيا فَلَمْ يَدْرُوا مَا هُوَ، فَأَتَوُا الْحَسَنَ فَقَالُوا لَهُ: إِنَّ أَنَسًا حَدّثنا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قال: “لا تَسْتَضِيؤوا بِنَارِ الشِّركِ وَلَا تَنْقُشُوا فِي خَوَاتِيمِكُمْ عَرَبيا فَقَالَ الْحَسَنُ: أَمَّا قَوْلُهُ: “وَلَا تَنْقُشُوا فِي خَوَاتِيمِكُمْ عَرَبيا: مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وأما قوله: “لا تَسْتَضِيؤوا بِنَارِ الشِّركِ” يَقُولُ: لَا تَسْتَشِيرُوا الْمُشْرِكِينَ فِي أُمُورِكُمْ. ثُمَّ قَالَ الْحَسَنُ: تَصْدِيقُ ذَلِكَ فِي كِتَابِ اللَّهِ: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ}
Al-Hafiz Abu Ya’la mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Israil, telah menceritakan kepada kami Hasyim, telah menceritakan kepada kami Al-Awwam, dari Al-Azhar ibnu Rasyid yang menceritakan bahwa mereka datang kepada Anas, ternyata Anas menceritakan sebuah hadis yang maknanya tidak dimengerti oleh mereka. Lalu mereka datang kepada Al-Hasan (Al-Basri). Maka Al-Hasan menafsirkan makna hadis ini kepada mereka, yang kisahnya seperti berikut. Pada suatu hari Anas menceritakan sebuah hadis dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Janganlah kalian meminta penerangan dari api kaum musyrik dan janganlah kalian mengukir lafaz Arab dalam khatimah (cap) kalian. Mereka tidak mengerti apa yang dimaksud oleh hadis tersebut. Lalu mereka datang kepada Al-Hasan dan bertanya kepadanya bahwa Anas pernah menceritakan sebuah hadis kepada mereka, yaitu sabda Rasulullah Saw.: Janganlah kalian mengambil penerangan dari api kaum musyrik dan jangan pula kalian mengukir pada cap kalian lafaz Arab. Maka Al-Hasan mengatakan, yang dimaksud dengan sabda Nabi Saw. yang mengatakan, “Janganlah kalian mengukir lafaz Arab pada cap kalian,” ialah lafaz Muhammad Saw. Dan yang dimaksud dengan sabda Nabi Saw. yang mengatakan, “Janganlah kalian mengambil penerangan dari api orang-orang musyrik,” ialah janganlah kalian meminta saran dari orang-orang musyrik dalam urusan-urusan kalian. Kemudian Al-Hasan mengatakan bahwa hal yang membenarkan pengertian ini berada di dalam Kitabullah, yaitu melalui firman-Nya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian ambil menjadi teman kepercayaan kalian orang-orang yang di luar kalangan kalian. (Ali Imran: 118)
Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Al-Hafiz Abu Ya’la rahimahullah. Hal ini telah diriwayatkan pula oleh Imam Nasai, dari Mujahid ibnu Musa, dari Hasyim. Imam Ahmad meriwayatkannya dari Hasyim dengan sanad yang semisal, tetapi tanpa disebutkan tafsir Al-Hasan Al-Basri. Tafsir Al-Hasan Al-Basri ini masih perlu dipertimbangkan, mengingat makna hadis sudah jelas: Janganlah kalian mengukir lafaz Arab pada cap kalian.
Dengan kata lain, janganlah kalian mengukir tulisan Arab pada cap kalian, agar tidak serupa dengan ukiran yang ada pada cap milik Nabi Saw., karena sesungguhnya pada cap Nabi Saw. diukirkan kalimat “Muhammadur Rasulullah”.
Untuk itu disebutkan di dalam sebuah hadis sahih bahwa Nabi Saw. melarang seseorang membuat ukiran seperti ukiran milik beliau Saw.
Makna mengambil penerangan dari api kaum musyrik ialah ‘janganlah kalian (kaum muslim) bertempat tinggal dekat dengan mereka, yang membuat kalian berada bersama di negeri mereka; melainkan menjauhlah kalian dan berhijrahlah dari negeri mereka’. Karena itu, Imam Abu Daud pernah meriwayatkan sebuah hadis yang mengatakan, “Janganlah api keduanya saling kelihatan.” Di dalam hadis yang lain disebutkan:
«مَنْ جَامَعَ الْمُشْرِكَ أَوْ سَكَنَ مَعَهُ فَهُوَ مِثْلُهُ»
Barang siapa yang bergabung dengan orang musyrik atau bertempat tinggal bersamanya, maka dia semisal dengannya.
Dengan demikian, berarti menginterprestasikan makna hadis seperti apa yang dikatakan oleh Al-Hasan rahimahullah serta mengambil dalil ayat ini untuk memperkuatnya masih perlu dipertimbangkan kebenarannya.
*******************
Kemudian Allah Swt. berfirman:
قَدْ بَدَتِ الْبَغْضاءُ مِنْ أَفْواهِهِمْ وَما تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ
Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. (Ali Imran: 118)
Yakni sesungguhnya terbaca pada roman wajah dan lisan mereka ungkapan permusuhan mereka terhadap kaum mukmin, selain dari apa yang tersimpan di dalam hati mereka, yaitu kebencian yang sangat kepada agama Islam dan para pemeluknya. Hal itu mudah dibaca oleh orang yang jeli lagi cerdik. Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan:
{قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ}
Sungguh telah Kami terangkan kepada kalian ayat-ayat (Kami) jika kalian memahaminya. (Ali Imran: 118)

Read Full Post »

Siapkan Bekal Ramadhan

Dari WAG Taklim ITB , Prayogo:

💎 *SIAPKAN BEKAL RAMADHAN MULAI HARI INI* 🌙‼

https://t.me/MutiaraFaedah

💫 Kaum muslimin rahimakumullah, alhamdulillah Allah Ta’ala masih memberi kita kesempatan untuk menghirup udara dan memanfaatkan waktu sampai detik ini.

📆 Seiring dengan berjalannya waktu, hari berganti pekan ,pekan pun berganti bulan. Tak terasa, beberapa hari lagi datangnya RAMADHAN In Sya Allah…..

🌙 Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Datangnya sekali setahun saja. Sungguh sayang kalau ia berlalu sia-sia.

👥 Seseorang akan menyesal….
Bila terjun dalam peperangan…..
Tapi tanpa persiapan…..

👥 Seseorang akan menyesal….
Bila dapati Ramadhan
Tapi tanpa bekal mapan…

⭕ Kalau tahun lalu, kita menyongsong Ramadhan dengan tangan kosong. Tahun ini kita berusaha mempersiapkan bekal ilmu jauh hari sebelumnya.

❌ Kalau tahun lalu, kita alpa membaca Al-Quran. Mudah-mudahan Ramadhan tahun ini kita bisa banyak membaca dan mentadabburinya.

🍕🍹Kalau tahun lalu, puasa kita hanya sebatas lapar dan dahaga. Tahun ini kita berjuang menggandengkan puasa dan amal shalih lainnya.

🛍 Kalau tahun lalu, kita sibuk dengan baju baru dan dekorasi rumah. Tahun ini kita berusaha lebih bijak dalam menentukan prioritas kesibukan.

🌙 Ramadhan sudah di ambang pintu kita, Tamu istimewa kaum mukminin…
Mari menyambutnya dengan Ilmu, Agar meraih jannatun na’iim.

📚 Bekal ilmu yang dikumpulkan lebih awal In sya Allah akan mendatangkan banyak kebaikan bagi kita pada bulan Ramadhan kelak.

💫 Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun ini.

💫 Semoga Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan,
Serta sukses menjalaninya hingga akhir….

💎 Mari siapkan diri kita secara lahir bathin untuk menyambut bulan Ramadhan yang mulia.

💎 Apabila kita berdoa meminta kepada Allah agar dipertemukan dengan Ramadhan, maka ️jangan lupa untuk berdoa kepada Allah agar memberikan BARAKAH untuk kita di dalam Ramadhan.

✳ Sebab yang penting bukan bertemu Ramadhan, tapi yang terpenting adalah
AMAL APA YANG AKAN KITA KERJAKAN DI BULAN RAMADHAN!!

اللهم بلغنا رمضــــــــــــــــــــان وبارك لنا فيه ……
آمين ……

💎🌷 Ya Allah pertemukanlah kami dengan Ramadhan…dan berkahilah kami di dalamnya…….Aamiiin

✏ Abu Syamil Humaidy حفظه الله تعالى

✒ Editor : Admin AsySyamil.com

♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

┈┈┈┈◈❆◉❒ 📚 ❒◉❆◈┈┈┈┈
📮 CHANNEL MUTIARA FAEDAH
💎 “Berbagi Faedah Bertabur Hikmah” 💎

Read Full Post »

Zakat Profesi

Ringkasan catatan kajian sunnah di Masjid Nurul Iman dari ustaz Azhar Khalid Seff:

Zakat Profesi - Azhar Khalid Seff

 

Read Full Post »

Dari Yugo di WAG Taklim ITB:

*📚DALIL ANJURAN MAKAN BUAH SEBELUM MAKANAN UTAMA*

Mungkin telah tersebar informasi adanya anjuran makan buah sebelum makan. Dan ini dinisbatkan kepada Islam atau ini adalah anjuran agama Islam

Ternyata ini bukan HOAX dan ada beberpa ulama yang berpendapat demikian,di antaranya Imam An-Nawawi rahimahullah.

Jadi MAKAN BUAH SEBELUM MAKANAN UTAMA ADALAH SUNNAH

-Memang benar secara kesehatan dianjurkan makan buah sebelum makan besar, karena lebih memudahkan penyerapan buah dan gizi yang terkandung di dalamnya dan tidak bersaing dengan penyerapan makanan utama serta bisa juga meningkatkan kadar glukosa darah.

-Akan tetapi ini efektif jika makan buah 30 menit sampai 2 jam sebelum makan atau 1-2 jam setelah makan.

Di antara dalilnya

Allah Ta’ala berfirman,

”Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan”. (Al Waqi’ah 20-21)

Al-Gazali berkata,

“Dianjurkan mendahulukan makan buah jika karena sesuai dengan ilmu kedokteran yaitu lebih cepat dicerna maka lebih baik buah lebih bawah (dalam perut) daripada hidangan (makanan pokok). Dalam Al-Quran ada peringatan untuk mendahulukan makan buah”.[1]

Imam AN-Nawawi berkata,

“Imam An-nawawi telah menyebutkan ketika menjelaskan hadits Abi Al-Haitsam bin Thihan tatkala ia datang kepada NabiShallallahu alaihi wa sallam dan ada Abu Bakar dan Umar. Ia membawa wadah yang berisi kurma basah dan kurma kering, kemudian RasulullahShallallahu alaihi wa sallam berkata,

‘makanlah ini (kurma), kemudian mengambil hidangan dan kemudian pergi

Imam AN-Nawawi menjelaskan bahwa hadits ini sebagai dalil dianjurkannya mendahulukan makan buah, baru kemudian roti, daging dan makanan pokok lainnya.[3]

Selengkapnya ا:
https://muslimafiyah.com/dalil-anjuran-makan-buah-sebelum-makanan-utama.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

•┈┈•••✦✿✦•••┈┈•

*Repost by :*
*🌀TEGAR DI ATAS SUNNAH*
*Grup Sharing Kajian Islam*
Silahkan berbagi

*Follow Channel Telegram*
*@kajianislamtegardiatassunnah*
untuk mendapatkan informasi seputar agama Islam

Read Full Post »

Dari WAG Taklim ITB (Yosmansyah). Inspiring …

*HIDUP TAK PERLU PENSIUN*
oleh : Prof. Dr. Shigeaki Hinohara (105 tahun)

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Shigeaki_Hinohara

Dokter HINOHARA, adalah Professor medicine, pendiri paliatif pertama di Asia
Dr. Shigeaki Hinohara bukan dokter biasa. Beliau adalah aset nasional Jepang! Lahir thn 1911, ia berusia 106 thn, pd thn ini, 2017. Beliau mungkin mrp dokter dan pendidik tertua & terlama di dunia.

Dr. Hinohara telah menerbitkan lbh dr 150 buku, salah satunya adalah best seller “Living Long, Living Good” yg terjual lbh dr 1,2 juta copy.

Ini adalah protokol menyegarkan dr Dr. Hinohara mengenai hidup dgn umur panjang dan bahagia, yg berbeda dr panduan gaya hidup sehat pd umumnya.

1. “Energi Berasal Terutama dr Perasaan yg Baik”

Anak2 sering ber-senang2 sampai lupa makan atau tidur. *Kita harus meniru anak2,* mengurangi aturan spt wkt makan dan wkt tidur. Have more fun!

2. “Jangan Kelebihan Berat Badan”

Orang2 yg berumur panjang tdk overweight. Dr. Hinohara ber-hati2 dgn makanannya. Untuk sarapan, dia minum kopi & susu, jus jeruk + 1 sendok makan minyak zaitun. Ia percaya zaitun sangat bagus utk arteri & kesehatan kulit. Untuk makan siang ia minum susu dgn bbrp kue atau tidak sama sekali kalau sangat sibuk. Untuk makan malam, ia memilih sayuran, ikan & nasi. Dan 2x seminggu, dia ‘menghadiahkan’ dirinya dengan 100g daging.

3. “Selalu Membuat Rencana Kedepan”

Dr. Hinohara selalu membuat jadwal setahun, dgn ceramah, kerja di RS dan pertemuan2. Ia suka menghibur dirinya dan merencanakan menghadiri Olimpiade Tokyo thn 2020!

4. “Anda Tidak Harus Pensiun”

Jika anda ingin pensiun, lakukanlah pd usia yg lbh tua, bkn di umur 65.

5. “Berbagilah Apa yg Anda Ketahui”

Dr. Hinohara memberikan 150 kuliah setahun, bbrp bahkan utk anak2 SD dan komunitas bisnis. Ia memberikan kuliah sambil berdiri sampai 90 menit. Dia percaya berdiri membuatnya kuat.

6. “Jangan Percaya Semua yg Dikatakan/Dianjurkan Dokter Anda”

Dokter tdk dpt menyembuhkan semua org. Coba tanyakan apkh dokter anda akan menyarankan org yg dicintainya melalui prosedur yg disarankannya kpd anda. Mengapa hrs menyebabkan rasa sakit dan penderitaan yg tdk perlu bagi pasien?

7. “Agar Tetap Sehat, Pilihlah Tangga drpd Lift dan Bawa Sendiri Barang2 Anda”

Ini adlh bentuk latihan kaki dan otot2 paha.

8. “Carilah Inspirasi”

Dr. Hinohara terinspirasi oleh puisi Robert Browning “Abt Vogler” yg menyarankan utk merencanakan sesuatu yg besar bahkan yg anda tdk bisa menyelesaikannya saat msh hidup.

9. “Rasa Sakit itu Misterius”

Cobalah mengatasi rasa sakit dgn melupakannya. Jika seorg anak kecil sakit gigi, dan anda mengajak dia bermain, ia akan segera melupakan sakitnya. Di rumah sakit Dr. Hinohara, ada terapi musik dan kelas seni.

10. “Jangan Mabuk dengan Materi”

Tidak ada yg tahu sampai kapan anda hidup, dan anda tdk dpt membawa apa2 ketika meninggal.

11. “Ilmu Saja Tidak Dapat Menyembuhkan Orang”

Ilmu memperlakukan sama semua org, padahal penyakit bersifat individual. Untuk dpt menyembuhkan seseorg, dokter perlu lebih liberal dan visual.

12. “Hidup Sukar Diduga dan Penuh dgn Insiden”

Ketika berusia 59 thn, Dr. Hinohara berada di pesawat yg dibajak. Ia diborgol 4 hari di tempat duduknya di bawah panas 40 derajat. Ia menganggap itu sbg eksperimen dan kagum bgm tubuhnya beradaptasi dgn situasi krisis.

13. “Carilah Model Peran”

Salah satu model peran Dr. Hinohara adlh ayahnya yg pergi ke Amerika thn 1900 utk belajar di Duke University. Kita hrs punya tujuan utk mencapai lbh dr yg ‘bisa’ dicapai.

14. “Hidup Lama Itu Sangat Menyenangkan”

Dalam usia lanjut, kita hrs berusaha melayani masyarakat. Sejak usia 65 thn, Dr. Hinohara telah bekerja sbg sukarelawan. Dia msh aktif 18 jam sehari, 7 hari seminggu, dan ia menikmati setiap menit dr hidupnya.

“Hidup adalah Anugerah. Mari jalani dgn Niat Baik dan Semangat Berkarya”

Read Full Post »

Older Posts »