Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Activity’ Category

أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Di waktu sore kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan agama ayah kami, Ibrahim, yang ber­diri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak ter­golong orang–orang musyrik.

HR. Ahmad III/406, 407, V/123, ad–Darimi II/292 dan Ibnus Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah no. 34, Misykaatul Mashaabiih no. 2415, Shahiihal–Jaami’ish Shaghiir no. 4674, shahih

Shared from adzkar for android http://goo.gl/0es7kx

Read Full Post »

Saat tadabbur surat Ali Imran ayat 132 dari Ibnu Katsir Online saya mendapatkan ini (copas) :

Telah diriwayatkan kepada kami di dalam kitab Musnad Imam Ahmad, bahwa Heraklius pernah menulis surat kepada Nabi Saw. yang isinya menyatakan, “Sesungguhnya engkau telah mengajakku untuk memperoleh surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Kalau demikian, di mana neraka?” Maka Nabi Saw. menjawab dengan balik bertanya:

«سُبْحَانَ اللَّهِ فَأَيْنَ اللَّيْلُ إِذَا جَاءَ النَّهَارُ؟»

Subhanallah (Mahasuci Allah), di manakah malam bila siang hari tiba?
Ibnu Jarir meriwayatkannya. Untuk itu ia mengatakan, telah menceritakan kepadaku Yunus, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, telah menceritakan kepadaku Muslim ibnu Khalid, dari Abu Khaisamah, dari Sa’id ibnu Abu Rasyid, dari Ya’la ibnu Murrah yang menceritakan bahwa ia pernah bersua dengan At-Tanukhi yang pernah menjadi utusan Heraklius kepada Rasulullah Saw. di Himsa; dia telah berusia lanjut dan lemah sekali. Ia berkata bahwa ia datang menghadap kepada Rasulullah Saw. dengan membawa surat Heraklius. Lalu surat itu diterima oleh seorang lelaki yang ada di sebelah kiri beliau. At-Tanukhi melanjutkan kisahnya, lalu ia berkata, “Siapakah teman kalian yang akan membaca surat ini?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Mu’awiyah.” Ternyata isi surat Heraklius mengatakan, “Sesungguhnya engkau telah berkirim surat kepadaku, yang isinya engkau menyeruku untuk memperoleh surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Kalau begitu, di manakah nerakanya?” At-Tanukhi melanjutkan kisahnya, bahwa Rasulullah Saw. menjawab dengan balik bertanya: Mahasuci Allah, di manakah malam hari bila siang hari datang?
Al-A’masy, Sufyan As-Sauri, dan Syu’bah meriwayatkan dari Qais ibnu Muslim, dari Tariq ibnu Syihab yang menceritakan bahwa segolongan orang-orang Yahudi pernah bertanya kepada Khalifah Umar ibnul Khattab tentang surga yang luasnya seluas langit dan bumi, lalu di manakah neraka? Maka Umar menjawab mereka, “Bagaimanakah pendapat kalian bila siang hari datang, di manakah malam hari? Bilamana malam hari datang, di manakah siang hari?” Mereka menjawab, “Sesungguhnya engkau telah memetik hal yang semisal dari kitab Taurat.” Asar ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir melalui tiga jalur.
Kemudian Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Hazim, telah menceritakan kepada kami Abu Na’im, telah menceritakan kepada kami Ja’far ibnu Barqan, telah menceritakan kepada kami Yazid ibnul Asam, bahwa seorang lelaki dari kalangan Ahli Kitab mengatakan, “Mereka mengatakan bahwa surga itu luasnya seluas langit dan bumi, maka di manakah neraka?” Maka Ibnu Abbas r.a. menjawab, “Di manakah malam hari bila siang hari tiba? Di manakah siang hari bila malam hari tiba?”
Hal ini diriwayatkan pula secara marfu’. Untuk itu Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ma’mar, telah menceritakan kepada kami Al-Mugirah ibnu Salamah Abu Hasyim, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid ibnu Ziyad, dari Ubaidillah ibnu Abdullah ibnul Asam, dari pamannya (yaitu Yazid ibnul Asam), dari Abu Hurairah yang menceritakan bahwa seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw., lalu mengatakan, “Bagaimanakah pendapatmu mengenai firman-Nya: ‘dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi’ (Ali imran: 133).
Maka di manakah neraka?” Nabi Saw. menjawab:

«أَرَأَيْتَ اللَّيْلَ إِذَا جَاءَ لَبِسَ كُلَّ شَيْءٍ، فَأَيْنَ النَّهَارُ؟» قَالَ: حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ، قَالَ «وَكَذِلَكَ النَّارُ تَكُونُ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ»

“Bagaimanakah menurutmu apabila malam tiba menyelimuti segala sesuatu, di manakah siang harinya?” Lelaki itu menjawab, “Di suatu tempat yang dikehendaki oleh Allah.” Maka Nabi Saw. bersabda, “Demikian pula neraka, ia berada di suatu tempat yang dikehendaki oleh Allah Swt.”
Hadis ini mempunyai dua makna, yaitu:
Pertama, yang dimaksud ialah bahwa ketidakmampuan kita menyaksikan malam hari bila siang hari tiba bukan berarti malam itu tidak ada di suatu tempat, sekalipun kita tidak mengetahuinya. Demikian pula neraka, ia berada di suatu tempat yang dikehendaki oleh Allah Swt. Pengertian ini lebih jelas, seperti yang dikemukakan oleh hadis Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Al-Bazzar tadi.
Kedua, mengartikah bahwa siang hari apabila menyinari alam dari belahan ini, maka malam hari berada di belahan lainnya. Demikian pula halnya surga, ia berada di tempat yang paling atas di atas langit di bawah Arasy, yang luasnya adalah seperti yang diungkapkan di dalam firman-Nya: 

{كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالأرْضِ}

seluas langit dan bumi. (Al-Hadid: 21)
Sedangkan neraka berada di tempat yang paling bawah. Dengan demikian, berarti tidaklah bertentangan antara pengertian luasnya surga yang seluas langit dan bumi dengan keberadaan neraka.

*******************

Dari kisah ini jelas sekali akhlak mulia dan kecerdasan Rasul dalam menjawab pertanyaan dari Heraklius.  Maasya Allah. 

Read Full Post »

Hari kedua taraweh diisi oleh Ustad Kamaludin Ismail (27/05/2017) masjid Jami Nurul Ikhlas. 

Catatan kutbah:

Makhluk yang takwa

Wakil Tuhan dimuka bumi untuk mengelola alam semesta

Salah satunya berpuasa bulan Ramadhan

An Nur 32

Cahaya langit dan bumi,  semuanya milik Allah

Tampak jelas yg bener dan salah

Cahaya di atas cahaya lahirlah sinar laser

Allah memberi petunjuk bagi yg dikehendaki Allah

Yang mendapatkan taufik,  hatinya lurus,  tak ada cacat hati: sombong,  ujub,  riya dsb

Dengan adanya taufik hidayah bisa masuk

Anak nabi Nuh aja gak dapat hidayah karena tak ada taufik

Kalau ada taufik,  ibadah terasa nikmat sekali

Saat shalat mestinya gembira krn bertemu Allah

Senyum sunnahnya nabi

Ketawa iblis

Yg banyak dosa nanti di hari akhir mukanya aja muka neraka

Allah Maha Tahu mana yg punya taufik

Orang yg doyan ngaji dipilih Allah

Kalau jauh dari Al Quran mungkin hati kita tidak bersih

Beruntunglah yg doyan ngaji

Hamba yg dipilih Allah memang berbeda

Tidak lagi dibikin alpa oleh urusan dunia

Tidak sibuk dengan urusan dunia

Rejeki dari Allah

Agung nabi Ibrahim

Yang dipikir bukan yg urusan Allah

Urusan dunia sdh diatur Allah

Orang beriman dia unggulkan hatinya

Read Full Post »

Read Full Post »

Taraweh pertama dibuka oleh ketua masjid Jami Nurul Ikhlas,  Bpk. H. Abdul Rohim MM (26/05/2017).

Inti kutbah:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

-Sura Al-Baqarah, Ayah 186

1. Silaturahim harus dijaga

2. Berpuasa

3. Baca Al Quran

Al Baqarah 183

Al Baqarah 184

Al Baqarah 187

Read Full Post »

Catatan Kutbah Jumat di Masjid Nurul Ikhlas (26/05/2017)

Ajakan tauhid: Ali Imran 103
Allah sayang kpd kita. Jangan gunakan untuk maksiat. Kalau sdh terlanjur taubatlah. Banyaklah istighfar dan bersyukur: Nikmat iman dan Islam. Peliharalah nikmat ini sampe akhir hayat kita. Islam kita, iman kita, takwa kita. Minimum stabil namun sebaiknya meningkat. Kalau tadinya cuman shalat 5 waktu, sekarang datang Ramadhan, berpuasalah. Jadilah orang mukmin bukan munafik. Berpuasalah. Orang mukmin bergembira saat masuk Ramadhan. Orang munafik menyayangkan datangnya Ramadhan.
Penyakit apapun disembuhkan dengan puasa
Jadilah orang mukmin, ketika Ramadhan datang bersyukur
Siapa yg gembira hatinya ketika Ramadhan datang, Allah haramkan jasadnya dari neraka.
Setiap akhir Syaban nabi berpesan dengan kutbah beliau yg populer: Wahai manusia (tak hanya muslin saja) . Sebentar lagi, besok, kalian akan dinaungi oleh bulan yang agung. Bulan yang membawa keberkahan bagi manusia baik muslim maupun non muslim. Di dalamnya ada satu malam yg nilainya lebih besar dari 1000 bulan, lailatul qadr. Di malam2 ganjil 10 Ramadhan terakhir. Apakah ganjil menurut kita sama dengan menurut Allah? Awal Ramadhan saja kita selisih pendapat.
Oleh sebab itu harus kita jaga dari awal hingga akhir kita ibadah terus. Lebih besar dari 1000 bulan. Siapa yg tahajud, dzikir, istighfar , baca Quran atau ibadah lainnya malam itu sama dengan tahajud 83 tahun tanpa henti. Umur kita aja jarang sampe 83 tahun.  Siapa yg mendapatkan? Orang yg beribadah pada lailatul qadr.
Tahajud
Istighfar sebanyak banyaknya
Istighfar sangat dahzyat
Mewujudkan semua impian
Astaghfirullahal adziim
Ringan bacaannya tapi luar biasa di hadapan Allah
Apalagi di bulan Ramadhan
Semua dosa diampuni Allah apalagi ditambah istighfar, di tengah malam ketika Allah merentangkan tanganNya: siapa yg bertaubat aku ampuni.
Tengah malam, lebih2 Ramadhan
Istighfar menghalangi turunnya adzab ke muka bumi
Orang2 yg minta ampun di waktu sahur, jam 3
Astaghfirullahal adziim
Allah singkirkan adzab itu karena masih ada orang yg istighfar
Lebih2 Ramadhan
Orang2 yg selalu beristighfar kpd Allah
Surga lebih luas dari langit dab bumi
Orang munafik tidak mungkin istighfar. Mustahil
Banyak istighfar – tak ada hajat tertutup. Nabi beristighfar dalam sehari tak kurang dari 100 x
Kalau ada hak orang, pulangin
Banyak baca Quran
Jangan hanya lapar haus saja, tahan mata, telinga, lisan
Jauhi fitnah wanita maupun lainnya, berdusta
Mudah2an bertakwa
La ala kum tattaqun
La ala artinya kalau mau – Apakah Anda mau bertaqwa?

Wallahua’lam.

Read Full Post »

Liqo Tarbawi terakhir sebelum break Ramadhan sambil menyantap nasi briyani,  kebuli,  daging kambing,  sop kaki,  sambooza dan lain lain. Tadabbur surah Ali Imron ayat 154 – 160. (19/05/2017). Maasya Allah….

Read Full Post »

Older Posts »