Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2009

Assalamualaikum wr wb.

Sehari setelah mencontreng, saya ada program bersama Imam Ibrahim Mustapha mengunjungi daerah Bandung, JaBar. Perjalanan yang sungguh sangat menyenangkan karena merupakan kombinasi liburan dan sekaligus memperkaya khazanah ruhani. Karena saya juga sedang ada program Wisata Ruhani 100 Masjid dengan Bersepeda, makanya pas banget acara ini dengan program saya pribadi.

Pada hari pertama, Jumat 10 April 2009 tak banyak yang dilakukan setelah Jumatan bersama di masjid Salman, diikuti  jalan-jalan di sekitar Dago dan malemnya makan malem di Bakmi Jowo DU67 di Jl Dipati Ukur. Imam dan temannya sangat menikmati bakmi godhog yang sengaja saya pilih untuk mereka berdua. Mereka menikmati sekali bakmi godhognya. Sambil makan kita bicara banyak hal tentang agama terutama saat itu tentang poligami. Topik yang seru dan dilanjutkan di Minggu pagi.

Malamnya kita menginap di Resor Dago Pakar (RDP) yang pemandangannya …. Masya Allah .. bagus sekali. Udaranya juga sejuk dan kita bener2 menikmati tinggal selama dua malam di sini. Kita menjalankan shalat Maghrib dan Isya berjamaah di rumah. Sayang sekali, meski komplek RDP begitu indah, sejuk dan nyaman …namun tidak memberikan ketenteraman jiwa sepenuhnya karena jauh sekali dari masjid. Sayang sungguh sayang. Kenikmatan yang ditampilkan di area ini hanya kenikmatan dunia yang sangat sementara ini.

Tempat menginap kami di Resor dago Pakar

Tempat menginap kami di Resor dago Pakar

Hamparan pemandangan indah dari beranda belakang rumah ...

Hamparan pemandangan indah dari beranda belakang rumah ...

Malem hari kita ngobrol di beranda rumah membicarakan tentang aqidah, fiqih dan banyak permasalahan umat. Imam berbagi mengenai pengalamannya selama 27 tahun membantu menyembuhkan orang (karena, menurut dia, yang menyembuhkan sakit manusia hanya satu: Allah SWT) yang sebagian besar disebabkan dari jin / syaithon. Saya merindhink menyimak cerita-cerita beliau membantu menyembuhkan orang melalui pembacaan ayat2 suci Al Quran. Subhanallah!

Sabtu (11 Apr) pagi kami melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Indahnya udara Bandung Atas yang dinginnya menusuk-nusuk. Namun, sayang…Sbuh nya di rumah, bukan di masjid ..jadi ya kurang afdhol rasanya. Setelah membaca Quran, saya keluarkan sepeda lipat dari bagasi mobil dan ganti pakaian bersepeda, siap naik turun di bukit curam RDP. Saya ragu, apakah bisa mengayuh sepeda di tanjakan curam RDP. Alhamdulillah saya bisa menjalaninya. Subhanallah …nikmat sekali mengayuh sepeda di pegunungan.

Jildhan-29 selalu setia menemani saya menikmati keindahan alam ...

Jildhan-29 selalu setia menemani saya menikmati keindahan alam ...

Ngaso dulu di Dago Pakar Waterfall

Ngaso dulu di Dago Pakar Waterfall

Alhamdulillah, kuat juga nanjak curam ...meski terus muntah cengkeh ngos2an ...

Alhamdulillah, kuat juga nanjak curam ...meski terus muntah cengkeh ngos2an ...

Akhirnya ketemu masjid juga, meski jauh ...

Akhirnya ketemu masjid juga, meski jauh ...

Menjelang Maghrib kami tiba di Pesantren Babussalam pimpinan KH Drs Muchtar Adam. Wah di sini saya senang sekali melihat banyak buku dan kitab2 agama yang tersusun rapi. Kami juga diajak mengitari kompleks pesantren oleh pak Kiai. Senang sekali saya di kompleks ini. Pak Kiai Muchtar telah menulis lebih dari 30 buku dan saya membeli sepuluh diantaranya di kios yang ada di komplek Pesantren. Kami kemuduan shalat Magrib berjamaah di masjid Pesantren.

Di rumah pak Kiai Muchtar Adam

Di rumah pak Kiai Muchtar Adam

Berpose di depan pesantren ...

Berpose di depan pesantren ...

Sabtu malam kami pergunakan untuk istirahat karena seharian cukup sibuk dengan banyak kegiatan.

Minggu pagi kami awali dengan Subuh berjamaah disambung dialog lebih jauh dengan Imam di beranda rumah. Wah nikmat sekali .. Selama lebih dari dua jam saya menyerap banyak ilmu dan wawasan dari sang Imam. Bahasan mengenai poligami diperdalam lagi menjadi lebih menarik, selain topik jin yang suka mengganggu manusia.

Minggu (12Apr) siang kembali ke Jakarta dengan perasaan puas telah mengikuti wisata ruhani selama wiken …

Alhamdulillah …

Wass,

G

Read Full Post »

Assalamualaikum wr wb.

Imam Ibrahim sedang tausiyah ...

Imam Ibrahim sedang tausiyah ...

Saya berkesempatan mengundang Imam Ibrahim Mustapha untuk memberikan tausiyah dalam acara Kajian Dzuhur di sebuah kantor di kalangan Thamrin, Jakarta. Pada kesempatan tersebut Imam membahas tentang pentingnya akhlak bagi seorang muslim. Ada dua kisah yang saya ingat dan tidak akan terlupakan oleh saya:

Kisah Pertama

Ada seorang pemilik pabrik di Australia memiliki karyawan seoarng muslim. Sang karyawan mohon ijin melakukan shalat pada saat jam kerja. Majikan menyetujuinya dan memberikan suatu pojok ruangan buat karyawan tersebut menunaikan shalatnya. Demikinlah setiap saat shalat fardhu tiba, sang karyawan selalu melaksanakan shalat di ruangan tersebut. Karyawan ini memiliki derajat kejujuran yang tinggi dan perilaku terpuji sehingga majikan tidak pernah merasa keberatan memberikan waktu shalat di tengah jam kerja.

Suatu ketika si karyawan mendapat kesempatan bekerja di tempat lain sehingga berencana mengundurkan diri. Sang majikan keberatan melepaskan, namun karyawan tersebut terlanjur membuat janji dengan calon majikannya. Akhirnya majikannya setuju dengan syarat: carikan penggantimu dari orang muslim (padahal majikannya bukan orang muslim). Akhirnya karyawan baru (muslim) masuk menggantikan karyawan yang tadi. Herannya pas saat shalat fardhu si karyawan baru masih saja tetap bekerja. Majikan malahan mengingatkan: “Fulan, bukankah ini saatnya kamu melaksanakan shalat karena saatnya tiba?”. Si Fulan menjawab bahwa ia memang muslim namun tidak shalat. Majikan kecewa.

Kisah Kedua

Masih di Australia, ada penduduk warga asli Australia (bule) bertetangga dengan seorang muslim. Suatu hari, si muslim

Peserta majelis taklim
Peserta majelis taklim

berencana untuk berlibur selama sebulan. Sang tetangga (orang Australia) menawarkan untuk menjaga rumahnya sebaik mungkin selama ia mengambil waktu liburan. Setelah sebulan dan pulang dari liburan, si muslim terhentak kaget ternyata si tetangga merawat dan menjaga rumahnya jauh lebih baik dari pada ia merawatnya sendiri. Praktis selama berlibur, rumahnya dijaga dan dirawat dengan baik oleh orang Australia tersebut. Mengapa? Karena si muslim tersebut memiliki akhlak yang sangat baik sehingga tetangganya menaruh rasa hormat kepadanya.

Jakarta, 7 April 2009

Wass,

G

Read Full Post »

Assalamualaikum wr wb.

imam-berdakwahPuji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang selalu memberikan kasih sayangNya kepada umat ciptaanNya. Khususnya saya sangat bersyukur bisa mendapatkan teman, sahabat dan keluarga baru, yaitu Imam Ibrahim Mustapha. Setiap menemani beliau, selalu saja ada dakwah indah yang ia sampaikan ke saya, baik itu saat menikmati kopi maupun makan sate dan tongseng kegemarannya.

Suatu ketika saya berkesempatan menterjemahkan dakwah beliau dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia kepada seseorang.

Imam melaksanakan dakwahnya sebagai berikut:

Banyak orang yang pergi haji dan menjalankan shalat di sana.

Mengapa? Karena keutamaan shalat di Mekkah sungguh sangat luar biasa dan berbeda dari tempat-tempat lainnya.

Di masjid Nabawi, kalau kita melewati makam nabi Muhammad SAW dan mengucapkan salam kepada beliau, nabi Muhammad SAW menjawab salam kita – hanya saja kita tidak mendengar.

Di masjid Nabawi ada sebuah tempat yang berdekatan dengan makan nabi Muhammad SAW, yaitu Rauddah. Di tempat ini, keutamaannya bagus sekali. Doa-doa kita diijabah Allah SWT di tempat ini.

Namun, mengerjakan shalat tidak harus di Mekkah atau Madinah…

Masjid-masjid yang ada dimanapun di dunia ini merupakan jannah (surga) dalam artian kehidupan akhirat.

Bila kita berada di dalam masjid mengerjakan shalat, itu sama saja dengan kita berada di surga. Subhanallah!

Namun, percuma juga kita mengerjakan shalat kalau kita tidak percaya adanya Allah SWT.

Iman kepada Allah SWT dan rasulNya merupakan hal pokok yang harus ada di setiap muslim. Bila hal ini tidak ada, maka orang tersebut kufur.

Bila seseorang yakin adanya Allah SWT sebagai penguasa semesta alam dan ia yakin bahwa shalat adalah wajib namun ia belum mengerjakannya, ia tidak tergolong kufur.

Namun bila ia yakin adanya Allah SWT (aqidah yang benar) namun tidak menganggap shalat itu wajib, maka ia tergolong orang yang kufur.

Ada orang beranggapan bahwa yang penting berperilaku baik, tidak menyakiti sesama makhluk namun tidak percaya adanya Allah atau tidak pentingnya beribadah. Orang ini tergolong kufur.

Sebuah dakwah yang runtut dan sangat enak didengarkan. Semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari dakwah Imam Ibrahim ini. Amin.

Wass,

Gatot

Read Full Post »

RESENSI BUKU

Assalamualaikum wr wb.

Sudah lama saya ingin posting resensi buku ini di blog ini, namun selalu saja tertunda. Tapi untungnya selalu saya bawa di HP saya sehingga akhirnya saya edit hingga menjadi bentuk akhir ini. Selamat membaca. Semoga bermanfaat.


————-

Buku ini dahzyat. Mengapa? Karena memiliki daya menggerakkan yang luar biasa menuju perubahan yang lebih baik. Saya tidak tahu bagi Anda. Bagi saya, buku ini merupakan salah satu hal yang berhasil merubah saya dari menganggap shalat lima waktu bisa dilaksanakan di rumah atau kantor saja menjadi “yang utama” dilakukan di masjid. Hal lain yang juga penting adalah peran klien saya, pak Achmad Aliyadin, yang selalu mengajak agak “memaksa” shalat berjamaah di masjid di awal waktu. Enak juga punya klien yang mengajak ke kebaikan. Selain itu juga temen progrock saya, bang Rizal B Prasetijo, yang gencar mempromosikan shalat BMW (berjamaah di masjid, pada awal waktu). Saya sungguh berterima kasih kepada dua orang ini. Ternyata tak semua pemaksaan itu membawa sengsara karena buktinya sekarang saya merasa sangat menikmati dan membutuhkan shalat BMW setiap tiba waktu shalat. Ajakan dua orang ini kemudian menjadi sempurna setelah saya baca buku Misteri Shalat Subuh ini. Tentu, puji syukur tiada henti saya panjatkan kepada Allah swt atas rahmat dan hidayahNya karena masih sudi memberi petunjuk kepada hambaNya yang kecil dan penuh dosa ini meniti jalan kebenaran melalui teman dan buku.

Buku ini mengingatkan kita betapa sebagai mukmin kita musti menyeleraskan antara hati, ucapan lisan dan perbuatan. Orang munafik adalah yang perbuatannya kelihatan baik dan benar namun hati dan ucapannya berkata lain.

Dikarang oleh seorang doktor yang mengawalinya dari pengalaman pribadi mengikuti majelis taklim dari penceramah yang kemudian menghilang dan kendor semangatnya tergerus rutinitas duniawi lainnya. Pengalaman itu memicunya untuk menulis buku. Hasilnya sungguh menggugah karena pembaca disadarkan betapa shalat subuh berjamaah dimasjid itu sudah amat sangat dianjurkan bagi laki2. Ini bukan berarti shalat yg lain tidak mendapatkan perhatian karena memang yang paling utama semua shalat fardhu lima waktu dijalankan di masjid.

Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi seorang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. Sungguh, aku ingin menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku perintahkan seseorang untuk mengimami shalat bersama orang-orang. Kemudian beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat, mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah mereka. (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Bayangkan, seorang rasul yang sangat mulia dan kita semua paham bahwa perilakunya lembut sampai mengatakan ingin membakar rumah-rumah mereka! Tentu ini bukan hal yang biasa. Rasul Muhammad SAW begitu sayangnya sama umatnya sehingga tidak rela melihat mereka pada nantinya masuk ke dalam neraka jahanam. Makanya beliau begitu bersemangat mengajak umatnya untuk melakukan shalat berjamaah di masjid.

Jangan sampai Anda biarkan di rumah Anda tidak ada buku ini karena ini penting dimiliki selain Al Quran dan Hadits. Anda akan dibawa ke suatu alam penyadaran yang mengasyikkan dimana hidup di dunia yang sangat sementara ini penuh dengan ujian. Bila kita lolos dari ujian-ujian tersebut maka Allah akan memberikan anugerah tempat yang paling mulia di surga dimana di bawahnya mengalir sungai-sungai. Subhanallah!

Wass, G

Read Full Post »

Dari seorang kerabat yang tinggal di Sydney, Australia, saya berkenalan lewat webcam dengan seorang imam berdarah Libanon tapi sudah 33 tahun bermukim di Sydney Australia. Dari perkenalan itu akhirnya beliau menyempatkan diri datang ke Jakarta mulai dari 28 Maret 2009 yang lalu. Imam Ibrahim Mustapha hadir dengan temannya, Adnan. Hari Minggu (29 Maret 2009) ba’da Maghrib akhirnya kami bertemu dan dilanjut dengan makan malam bersama di Payon, Kemang. Asik sekali mengobrol tentang Islam dengan imam Ibrahim. Dari cara maknnya saja saya melihat bahwa beliau benar-benar mempraktekkan tata cara makan Rasul Muhammada SAW. Makannya pelan dan dinikmati, dan piring benar2 dihabiskan. Sisa daging yang ada di ikan pun dia habiskan sedikit demi sedikit dengan cara sopan, tidak menunjukkan kerakusan sama sekali. Dia bilang tidak boleh ada sisa makanan (daging) karena akan dimakan syaithon.

Imam Ibrahim Mustapha di penginapannya di Jakarta

Imam Ibrahim Mustapha di penginapannya di Jakarta

Hari-hari selanjutnya kami sering bertemu dengan beliau dan kerabatnya, Adnan. Alhamdulillah .. saya diberi kesempatan berteman dan bahkan berkeluarga dengan orang shalih seperti Imam Ibrahim ini. Beliau sangat indah bila membaca ayat2 Al Quran. Dalam suatu perjalanan, di dalam mobil beliau minta ijin membaca ayat2 Al-Quran yang dia baca di luar kepala sambil saya menyopir. Suaranya benar2 indah. Subhanallah!!! Dia bilang bahwa kebiasaan membaca ayat2 Al Quran ba’da Maghrib sangat bagus karena 70.000 malaikat akan mendoakan kita hingga fajar.

Imam Ibrahim Mustapha berada di Indonesia dalam rangka berlibur dan sekaligus berdakwah. Di Sydney, menurut kerabat saya yang tinggal di sana, dia sangat sibuk karena tiap saat dicari orang untuk penyembuhan. Beliau menyembuhkan banyak orang dengan cara mebacakan ayat2 suci Al-Quran. saya merindhink jadinya …. Ingin berkenalan dengan Imam Ibrahim Mustapha? Hubungi saya …., selagi masih di Indonesia. Terutama kalau Anda memiliki sakit yang aneh2 … Tapi beliau juga terbuka berdakwah (tanpa imbalan uang sama sekali) di majelis taklim manapun asalkan ada yang mau menterjemahkan dari Inggris ke indonesia atau dari Arab ke Indonesia.

Salam,

G

Read Full Post »

Sebagai bagian dari Wisata Ruhani 100 Masjid dengan bersepeda, hari Minggu 29 Maret 2009 saya berkesempatan menghadiri:

Kegiatan : Kuliah Dhuha

Tempat   : Masjid Nurul Hidayah, Brawijaya

Waktu      : 08:00 – 09:30

Tema        : Kajian Timur Tengah dengan Perspektif Al Quran

Penceramah : DR Asep Usman Ismail, MA

280320093158

Pokok bahasan mencakup sejarah nabi mulai dari nabi Ibrahim dan keturunannya serta bagaimana konflik antara Bani Israil (Israel) dan Arab mulai muncul sehingga turun-temurun hingga sekarang.Penceramah menguraikan sejarah secara runtut dan jelas sekali dalam penyajian yang menarik karena selalu dikaitkan dengan konteks keadaan muslim dewasa ini. Contoh yang paling mengena adalah pengakuan dari Bani Israil bahwa mereka melakukan ibadah Sabbath pada setiap hari Sabtu dengan mengunjungi sinagog mereka. Sedangkan muslim melakukan ibadah shalat fardhu bukannya mingguan tapi harian, yaitu shalat lima waktu. Sayangnya …shalat lima waktu yang utamanya dilaksanakan bersama orang-orang yang rukuk lainnya (berjamaah) di masjid ternyata hanya dilakukan seminggu sekali yaitu hanya pada saat Jumatan saja. Penceramah pada akhir 80an pernah mendata jumlah masjid yang ada di Jakarta sejumlah lebih dari 1.600 mesjid, namun sayangnya semua masjid tersebut hanya rame pada hari Jumat saja. Jadi, sebetulnya, dalam hal ibadah kehidupan umat muslim dewasa ini dengan cara ibadah Yahudi yang seminggu sekali, ya sama saja. Ini merupakan tamparan bagi kita, mengapa tidak memakmurkan masjid dengan shalat fardhu BMW (berjamaah di masjid pada awal waktu).

Hal lain adalah tentang tauhid. Bani Israel (Yahudi) mengakui akan keesaan Allah SWT melalui “Yahwe” dalam bahasa mereka. Bedanya, mereka tidak mengakui nabi Muhammad SAW. Ini dikarenakan nabi Muhammad bukan berasal dari keturunan mereka, tapi dari bangsa Arab, bangsa hamba sahaya. mereka sombong karena mayoritas nabi berasal dari kelompok mereka.

Yahudi sendiri sebenarnya tidak hanya berarti suatu bangsa, namun bisa juga suatu sifat atau karakter. Ada 77 karakter Yahudi yang bisa juga diikuti oleh orang yang mengaku muslim. Salah satunya adalah: mereka sangat kuat dalam mengatur hukum dan aturan namun pada prakteknya hukum tersebut dilanggarnya dengan alibi yang kuat (memanfaatkan celah2 hukum). Ini juga terjadi pada manusia yang mengaku muslim tapi melakukan tindak korupsi dengan berlindung pada celah-celah hukum yang ada.

Kuliah Dhuha berjalan lancar dan penuh dengan pertanyaan dari jamaah. Bagi saya ini adalah kuliah yang mengesankan dan ingin menjadwalkan datang lagi pada kesempatan lainnya.

Salam,

G

Read Full Post »

Bezoek Satrio

Hari ini, Sabtu 28 Maret 2009, bagian dari Wisata Ruhani 100 Masjid adalah mengunjungi rekan sesama penggemar musik rock, Satrio Wibowo, yang terkena serangan jantung. Asik juga perjalanan hari ini, dimulai dengan shalat Subuh di masjid Dharmawangsa dengan mengonthel seli Jildhan-29, ganti gear, langsung ngonthel santai menuju RS Harapan Kita. Sampai di RS Harapan Kita sekitar jam 6:30 …santai dulu di taman, terus …nah ini dia, makan nasi uduk di jalan samping RS. Setelah makan dan keringat kering, siaplah menuju ke Wisma Bidakara.


Jam 7:00 udah bertemu dg bro Satrio. Seneng sekali melihat kondisinya membaik. Kita kemudian terlibat obrolan panjang lebar seputar kejadian flatline yang ia alami. Pada saat flatline ia melihat banyak orang lari menjauhinya menuju suatu tempat yang tidak jelas. Setelah itu ada bola-bola beretbaran.

Yang paling mengesankan adalah pengalaman mimpi yg dialami saat berada di ruang ICU hari Sabtu, tiga hari kemudian. Satrio mimpi bertemu dengan empat makhluk yang besar sekali. Orang pertama, paling kiri, berkepala botak sedangkan tiga orang yang berada di sebelah kanannya memakai topi kerudung semuanya. Lambat laun empat orang ini membentuk silhoutte dan membentuk lafaz Allah dengan orang paling kiri bertransformasi menjadi huruf “h” dalam lafaz Allah. Subhanallah …!! (Waktu mimpi ini sekitar 2 menit, cukup lama).

Jam 8:00 tepat adalah jadwalnya Satrio sarapan bubur sehingga saya mohon pamit. Pulang dari Satrio saya mampir dulu di masjid Nurul Hidayah, Brawijaya …


Salam,

G

Read Full Post »