Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2014

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Di penghujung sembilan puluhan, tepatnya tahun 1997, saya membaca buku dari seorang pakar pemasaran, Jack Trout (biasanya dengan pasangannya Al Ries) yang menulis buku bertajuk “The New Positioning”. Menurut saya buku ini bagus sekali, apalagi bila Anda pemasar sejati, karena memang bahasa yang ia gunakan lugas dan berbasis lapangan alias “membumi”. Proposisi yang dia tawarkan dari buku ini sederhana saja, yakni bagaimana sebagai pemasar Anda bisa memposisikan produk/jasa Anda di era “information overload” dimana komunikasi di pasar sudah begitu banyak dan berseliweran. Konsumen menjadi bingung menentukan pilihan dari seliweran informasi seperti ini. Tak jelas informasi mana yang benar dan mana yang salah.
Demikian juga yang terjadi saat ini di negeri kita tercinta ini. Pada saat rakyat akan menentukan pilihan pemimpin yang pas, begitu banyak informasi berseliweran dan sulit dicari mana yang benar meski ada media yang bisa kita percaya. Namun terkadang, dengan maraknya Citizen Journalism, rakyat terpengaruh juga. Pagi ini saya membaca masih banyak informasi yang mungkin saja black campaign, saya pun tak tahu. Saya prihatin sekali ….
Satu hal yang pasti, hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan kita sebagai hambaNya pada saat ini sedang dicoba dengan ujian “information overload” tadi. Yang bisa kita lakukan tentu memohon kepadaNya agar kita ini bisa diberikan KECERDASAN untuk bisa memilah-milah informasi mana yang benar-benar valid sehingga kita ambil keputusan yang insya Allah berdasarkan informasi yang akurat. Inilah saat paling tepat, apalagi sedang Ramadhan 1435 H, untuk memohon kepadaNya petunjuk yang benar mengenai pilihan pemimpin kita lima tahun mendatang. Andaikan pemimpin yang terpilih nanti tidak amanah, saya haqul yaqin bahwa suatu hari Allah SWT akan menunjukkan KEDIGDAYAAN-NYA ….
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Read Full Post »

“Allah Akan Memberikan Pemimpin Terbaik Bila Kita adalah Umat Terbaik”

Begitu kira-kira kesimpulan dari obrolan menarik dengan ustadz yang menjadi Imam shalat tarawih malam ini (3 Ramadhan 1435 H) tadi. Alhamdulillah …saya diberi kesempatan ngobrol dari hati ke hati dengan beliau yang menurut saya sangat bijak dan tawadhu’ orangnya. Selama lebih kurang satu jam beliau banyak memberikan pencerahan kepada saya dan beberapa pengurus masjid yang masih ingin berbincang ba’da shalat tarawih tadi. Memang saat ini sedang kritis kondisi kita karena dengan begitu banyaknya simpang-siur berita terkait calon pemimpin bangsa kita tercinta. Beliau menekankan agar kita gunakan hati dan pikiran, niatkan bahwa kita sebagai rakyat yang memiliki hak pilih, melakoni hidup di negeri ini dengan penuh keikhlasan. Lillahi ta’ala. Semua yang ada di negeri ini dan seluruh jagat ini dibawah kendaliNya.

Ini jelas merupakan pembelajaran sangat bermakna dan nunjek ulu ati karena saya bisa merasakan getarannya. Untaian kalimat yang beliau lantunkan selama obrolan tadi benar-benar telah membawa saya ke alam dimana saya menjadi makhluk yang tak berdaya dan sangat lemah. Memang dibandingkan Sang penguasa Jagat ini, saya ini emangnya siapa? Bukan siapa-siapa …lha wong jiwa saya aja berada di genggamanNya kok. Kalau Dia mau, saat ini saya “dipithes matek yo matek segera”.

Saya belum merasa menjadi umat terbaik, makanya saya takut Allah belum berkenan menurunkan Pemimpin Terbaik untuk bangsa ini. Semoga selain saya masih banyak yang jauh lebih baik sehingga bangsa ini merupakan umat terbaik sehingga Allah SWT berkenan menurunkan Pemimpin Terbaik sebentar lagi. Aamiin.

Yang saya tahu pasti dan insya Allah tak berubah, saya semakin TEGUH (setelah obrolan dengan ustadz tadi) dengan pilihan saya yang SATU ini ….Bismillah …

Read Full Post »

Di Surah Ar Rahman Allah berfirman sebanyak 33 kali:

“Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Kita bisa masuk Ramadhan 1435 H harus kita syukuri karena ini adalah juga salah satu dari ni’mat yang Allah karuniakan ke kita. Selama setahun kita menunggu datangnya Ramadhan dan dua bulan terakhir kita lantunkan doa agar bisa masuk ke Ramadhan, maka kita harus bersyukur dan menjalani ibadah di bulan suci ini dengan khusyu’.

# Catatan dari ceramah Tarawih 3 Ramadhan 1435 di Masjid Nurul Ikhlas #

A very inspiring one!!! Thanks Allah!

Read Full Post »

Information Overload

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Di penghujung sembilan puluhan, tepatnya tahun 1997, saya membaca buku dari seorang pakar pemasaran, Jack Trout (biasanya dengan pasangannya Al Ries) yang menulis buku bertajuk “The New Positioning”. Menurut saya buku ini bagus sekali, apalagi bila Anda pemasar sejati, karena memang bahasa yang ia gunakan lugas dan berbasis lapangan alias “membumi”. Proposisi yang dia tawarkan dari buku ini sederhana saja, yakni bagaimana sebagai pemasar Anda bisa memposisikan produk/jasa Anda di era “information overload” dimana komunikasi di pasar sudah begitu banyak dan berseliweran. Konsumen menjadi bingung menentukan pilihan dari seliweran informasi seperti ini. Tak jelas informasi mana yang benar dan mana yang salah.

Demikian juga yang terjadi saat ini di negeri kita tercinta ini. Pada saat rakyat akan menentukan pilihan pemimpin yang pas, begitu banyak informasi berseliweran dan sulit dicari mana yang benar meski ada media yang bisa kita percaya. Namun terkadang, dengan maraknya Citizen Journalism, rakyat terpengaruh juga. Pagi ini saya membaca masih banyak informasi yang mungkin saja black campaign, saya pun tak tahu. Saya prihatin sekali ….

Satu hal yang pasti, hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan kita sebagai hambaNya pada saat ini sedang dicoba dengan ujian “information overload” tadi. Yang bisa kita lakukan tentu memohon kepadaNya agar kita ini bisa diberikan KECERDASAN untuk bisa memilah-milah informasi mana yang benar-benar valid sehingga kita ambil keputusan yang insya Allah berdasarkan informasi yang akurat. Inilah saat paling tepat, apalagi sedang Ramadhan 1435 H, untuk memohon kepadaNya petunjuk yang benar mengenai pilihan pemimpin kita lima tahun mendatang. Andaikan pemimpin yang terpilih nanti tidak amanah, saya haqul yaqin bahwa suatu hari Allah SWT akan menunjukkan KEDIGDAYAAN-NYA ….

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Read Full Post »

Masjid Nurul Ikhlas

Tak banyak yang bisa saya ringkas karena ceramahnya lumayan cepat. Namun intinya sebagai berikut:

  • Hakekat puasa adalah “menahan” dalam tiga hal: 1. Makan 2. Minum 3. Biologis (sex) dari Subuh sampai Maghrib
  • Sayangnya manusia juga punya goodaan nafsu kebuasan dan sebagainya yang juga harus ditahan tak hanya selama puasa namun juga setiap saat selama dua puluh empat jam.
  • Kalau sengaja (gak ada halangan sakit atau bepergian atau lainnya yang diperbolehkan) tak puasa di bulan Ramadhan, gak akan bisa diganti meski puasa satu tahun
  • Kebiasaan menjalankan shalat fardhu berjamaah di masjid jangan hanya dilakukan saat Ramadhan saja, namun harus dilanjutkan. Bulan Ramadhan sebagai bulan latihan untuk membiasakan diri mengerjakan shalat di masjid.
  • Setiap waktu harus dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, dengan shalat sunnah (qiyamul lail) yang banyak (tak hanya taraweh saja)  atau membaca Al Quran selama masih terjaga dari rasa kantuk.
  • Banyak dzikir

“Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku ucapan yang paling dicintai Allah itu.” Beliau pun menjawab, “Sesungguhnya ucapan yang paling dicintai Allah adalah ‘Subhanallahi wa bihamdih’ (Maha suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya).” (HR. Muslim [4911] as-Syamilah)

Read Full Post »

Masjid Nurul Ikhlas

  • Selalu bersyukur, terutama kita sudah bisa masuk di bulan yang kita tunggu-tunggu selama setahun. Ramadhan karunia sangat agung dari Allah;
  • Dahulu sahabat bertanya ke Rasul karena usia Nabi Adam mencapai 950 tahun, nabi Idris sekian ratus tahun. Bagaimana kita (umat Muhammad) mengalahkan shalat dan ibadah lainnya karena umat Muhammad hanya 60-70 tahun usianya. Makan turunlah surah tentang Lailatul Qadr : ayat malam seribu bulan;
  • Orang soleh ingin mengajak semuanya masuk surga. Modalnya ikhlas lillahi ta’ala, Bismillah lillahi ta’ala. Segala yg kita lakukan harus lillahi taala agar tercatat di Allah swt sebagai amal baik.
  • Puasa lahir dan Puasa batin. Setelah perang Badar sahabat mengatakan bahwa mereka senang karena telah memenangkan perang yang berat. Rasul mengatakan perang belum selesai dan masih ada yang lebih berat lagi yakni memerangi hawa nafsu.
  • Segala sesuatu harus dilakukan dengan ikhlas. Orang mau ngomong apa boleh tentang saya yang penting saya tak dibenci oleh Allah, ikhlas karena Allah. Ini yang paling penting.
  • Iblis menggoda dari samping, belakang dan bawah kecuali atas, karena gak diijinkan Allah. Makanya kalau doa selalu tangan ke atas. Doa harus sempurna. Di cerita wayang Arjuna bersemedi agar menang dalam pertempuran Baratayudha. Semar tak suka doa Arjuna karena berarti kalau Arjuna menang, maka Astina mati. Jadi, doa harus sempurna dan jangan lupa di akhiri dengan “Robbana aatina fidunya hasanah wafil akhirati hasanatan, waqina adzabannar …”
  • Selama Ramadhan juga lakukan puasa hati. Jangan punya hati yang isinya yang aneh-aneh. Banyak istighfar dan tasbih
  • Orang yang hidupnya nyaman, tidak sumpek, adalah mereka yang ikhlas. Dalam Ramadhan kita harus ikhlas melakukan apa saja demi mendekatkan diri ke Allah. Fokuskan pada: shalat, ngaji, dan dzikir. Ciri org yg sholatnya bener maka mukanya bercahaya, ramah tutur kata dan mulia budi pekertinya. Itulah hamba Allah unggulan.

Read Full Post »

Kepemimpinan

Masalah kepemimpinan itu penting sekali dan tak bisa dipisahkan dari agama. Agama Islam mengajarkan begitu pentingnya masalah ini sehingga baik kita sebagai yang menjadi pemimpin maupun yang dipimpin harus hati-hati melakoninya. Jaman dulu, sahabat mengucap “Innalillahi” saat ditunjuk sebagai pimpinan karena amanahnya begitu besar. Seorang Salman Al Farisi contohnya. Salman ini menolak dan bahkan menyembunyikan diri pada saat beliau dipilih menjadi pejabat, yaitu menjadi walikota. Namun pada akhirnya dia menerima juga karena desakan dan rasa tanggung-jawabnya menyejahterakan rakyat. Gajinya tidak tanggung-tanggung: 6.000 dinar setahun. Bayangkan, kurs dinar saat ini sekitar Rp. 2 juta per dinar, jadi gaji beliau ini Rp.12 milyar per tahun!

Hebatnya, Salman tidak mau makan gajinya. Semua yang ia peroleh, ia gunakan untuk kesejahteraan rakyat melalui sedekah dan tidak sepeserpun dia pakai untuk keperluan pribadinya sama sekali! Lantas, dari mana ia makan dan menghidupi keluarganya? Ia menganyam daun kurma untuk kemudian ia jual. Labanya dia bagi sebagai berikut: sepertiga untuk keluarganya, sepertiga untuk sedekah, dan sepertiga untuk modal usaha. Dengan kata lain, dia tidak makan sepeserpun gaji sebagai pejabat penting pemerintah, sebagai Wali Kota.

Namun sekarang ini orang berebut jabatan sebagai pimpinan, demokrasi begitulah. Meski begitu tetap saja sebagai calon yang dipimpin, kita harus tetap hati-hati. Bila mencari yang ideal, tentu tak ada karena hanya ada satu manusia yang terbaik yaitu Baginda Rasul. Selain dari itu ya gak ada yang lebih baik lagi karena itu juga menurut Kitabullah, Al Quran. Akhirnya kita harus memilih yang menurut kita paling sedikit kekurangannya. Nah …di sinilah masalahnya, dalam memilih masing-masing individu punya pemahaman yang berbeda-beda dan ini wajar.

Saya pribadi sudah menetapkan namun saya tak pernah memuji dia yang saya pilih. Saya takut karena yang patut dipuji hanya Allah SWT semata. Saya hanya mengisyaratkan saja pilihan saya. Namun semuanya hanya di page / blog saya. Saya juga gak pernah komen di page teman saya di social media yang pilihannya beda …Wong itu haknya dia kok ….Saya gak mau keceh di situ …

Masalah menang atau kalah, itu hanya urusan Allah SWT semata ….

Read Full Post »

Older Posts »