Feeds:
Posts
Comments

Archive for May, 2011

Assalamualaikum wr wb.

Beberapa hari yang lalu saya mengalami kejadian yang saya perlu pencerahan dari ustadz dan ulama. Saat shalat Zhuhur saya masbuq di rakaat pertama dan saya lihat shaf pertama hanya tinggal satu posisi saja yang kosong: bagian paling kiri (lihat gampar 1). Namun karena saya saat memasuki masjid melihat seseorang masuk ke masjid dan ambil air wudhu, saya putuskan untuk membentuk shaf baru (kedua) dengan mengambil posisi lurus di belakang Imam. (lihat gambar 2). dari majelis taklim yang pernah saya ikuti, seharusnya setiap shaf diisi rapat. Bila kita masbuq dan shaf terdepan sudah penuh, mestinya kita ambil posisi di lurus di belakang imam. Karena tanpa shaf shalat berjamaah kurang maknanya, sebaiknya dalam posisi shaf penuh kita bisa menepuk orang di belakang imam dengan harapan dia bergabung dengan kita di shaf kedua. Namun ini ternyata sulit karena banyaknya saudara2 kita yang belum mengetahui hal ini.

Ternyata, orang yang berwudhu tadi dengan santainya mengisi shaf pertama.(gambar 3). Sempat kecewa juga saya karena saya berada di shaf kedua demi kesempurnaan shalat berjamaah, yaitu tak ada shaf yang terdiri dari satu orang saja, namun orang yang harusnya ambil posisi di sebelah saya malah mengisi posisi kosong di shaf terdepan. Maka…tinggallah ku sendiri (gambar 4).

Pertanyaan:

Yang benar apa sebaiknya saya mengisi shaf terdepan dulu TANPA MEMPEDULIKAN orang lain yang bakalan tak memiliki shaf? Mohon pencerahan ustadz dan ulama sekalian.

Jazakallah.

Wass,

G

Read Full Post »

Semakin banyak mall yang deilengkapi dengan parkir sepeda. Alhamdulillah.

Read Full Post »

Assalamualaikum wr wb.

Dari kultum yang dibacakan oleh jamaah tabligh yang sedang i’tikaf di masjid Nurul Ikhlas sejak 2 hari lalu: Dikisahkan bahwa Rasul mengatakan bahwa bagi yang meninggalkan shalat hingga berakhir waktunya dan kemudian meng qadha nya maka ia akan dihukum selama satu kup. Satu kup itu sama dengan 80 tahun. Satu tahun adalah 365 hari dan 1 hari di akhirat sama dengan 1000 (seribu) tahun di dunia. Berati itu sama dengan 28.800.000 tahun hukuman siksa neraka bagi yang meninggalkan shalat. Masya Allah.

Kalau melihat begitu beratnya ancaman hukuman siksa neraka ini, mengapa kita gak shalat tepat waktu?

Wass,

G

Read Full Post »

Hari Minggu, 15 Mei 2011, gowes lagi ke Kota Lama bersama temen2 Citibank dulu :

Yang penting foto bareng ...gak hanya gowesnya aja ...he he he ...

Di depan museum Jakarta

Kota Tua

Sepeda onthel disewakan.

Pulang gowes kehujanan di masjid Jl Kerinci. Gak papa yang penting bisa Zhuhur BMW

Read Full Post »

Read Full Post »

Assalamualaikum wr wb.

Akhirnya terlaksana juga gowes ke masjid tua dan tertua di Batavia hari Sabtu kemarin, 7 Mei 2011. Kunjungan pertama ke mushalla Langgar Tinggi di Pekojan, kemudian nyambung ke Pejagalan dimana ada masjid AL Anshor yang konon adalah masjid tertua di Batavia. Setelah itu wisata dulu di Kota Tua, dan lanjut ke Jalan Sabang untuk mengunjungi Kopi Tiam Oey – namun gak sempat ngopi karena sudah kenyang makan pisang yang dibawa dari rumah. Pisang memang top! Gak capek sama sekali. Kemudian dari Sabang meluncur ke daerah kebon Kacang mengunjungi masjid Said Na’um. Sebuah perjalanan yang menyenangkan, dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap masjid. Senang sekali bisa mengunjungi masjid-masjid kuno tersebut. Subhanallah …. Next time kita gowes bareng yuk ke sana lagi … Seru lho!

Mushalla Langgar-Tinggi, di daerah Pekojan. Mudah dicapai dari Jalan Raya. Lokasi di belakang kantor Polisi, di sebelah kali. Lantai bawah menjual bibit minyak wangi non alkohol. Masih kuno sekali bangunannya.

Gang masuk ke masjid Al-Anshor yang konon adalah masjid tertua di Jakarta. Sayang masjid terkunci, jadi Redaksi tak bisa mengambil foto di dalamnya. Yang jelas lokasinya sudah menyatu dengan perumahan rakyat, tak kelihatan masjid lagi. Bangunannya sudah tak terlihat aslinya karena sepertinya sudah banyak direnovasi; seperti dinding rumah biasa, terlihat dari luar.

Istirahat dulu di Kota Lama

Mampir ke Kopi Tiam Oey di Sabang.

Masjid Said Na'um di Kebon Kacang, dekat dengan Thamrin City.

Cerita kumplit menyusul.

Wass,

G

Read Full Post »

Jangan Iri Hati

Ini adalah catatan dari mengikuti Kajian Zhuhur di masjid Al Arqam BPS tanggal 2 Mei 2011 oleh ustadz Muhsinin.

An Nisa ayat 32 (4:32)

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Dalam sesi tafsir ini pembahasan mencakup:

  • Jangan suka menghitung harta org lain. Setiap org dapat karunia Allah ber-beda2, sesuai kehendak Allah.
  • Orang yang iri tidak akan mendapatkan apa yang diinginkannya dan justru¬† kehilangan yg telah dimiliki. Misalnya seorang suami yang tertarik dengan wanita lain. Dia malah tak mendapatkan wanita tersebut malah kehilangan istrinya dan juga anak-anaknya.
  • Fokuslah pada diri sendiri. Jangan iri hati. Kebanyakan iri malah kehilangan konsentrasi memperbaiki diri sendiri karena sibuk mendeteksi orang lain.
  • Setiap orang mendapatkan sesuai proses yang dilaluinya.
  • Mintalah kepada Allah baik dunia maupun akhirat. Permintaan ini adalah ciri orang sukses. Jangan banyak berdebat, mintalah kpd Allah.
  • Resep berdoa: 1.) Ikhlas 2.) Yakin Allah akan mengabulkan; 3.) Allah selalu memberikan yg terbaik; 4.) Benar2 membutuhkan apa yg didoakan; 5.)¬† Jangan berlebihan, gunakan doa2 Rasul; 6.) Waktu dan tempat yg mustajab.
  • Kita perlu memiliki mindset menerima hasil. Apapun yg diberi diterima saja, tak usah minta yang lain. Semua yg kita miliki adalah yg terbaik. Harus kita yakini itu.
  • Ringkasan kajian Zhuhur ini ada empat hal:
    • Jgn mikir karunia org lain
    • Setiap orang mendapatkan sesuatu sesuai proses yang dijalaninya
    • Selalu berdoa
    • Perlunya mindset bahwa yang diberi saat ini sudah yang terbaik.

Walahualam bishawab.

Read Full Post »

Older Posts »