Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2014



Masih dari pengalaman kemarin … Ketika naik metro mini 75 jurusan Pasar Minggu – Blok M, saya agak ragu naik karena metromini yang lagi ngetem ini tak ada penumpangnya sama sekali; alamat akan lama menunggu. Akhirnya saya nekad masuk dan duduk di bangku belakang supir. Saya gak tahu berapa lama bus ini bakalan berangkat. Dua menit pertama memang sepi …namun masuk menit ketiga mulai ada ibu2 yang naik, kemudian ada dua ibu naik, kemudian ada si mbok penjual jamu juga naik ….trus ada pemuda naik … alhasil dalam waktu kurang dari lima menit metromini sudah terisi 95%. saya juga heran kok begitu cepat terisi penuh …dan metromini jalan …

Berapa sering Anda melintas sebuah warung atau rumah makan atau kedai kopi namun tak ada pengunjung – kemudian Anda males masuk karena takut yang disajikan tak enak? Kemarin sore juga begitu yang terjadi di Corelli Cafe …tak ada satu orangpun yang ngopi. Tapi karena saya suka nangkring di kedai kopi ini terutama dengan Iced Coffee atau Avocado Capuccino nya, saya tanpa pikir duduk saja di salah satu kursi dan memesan kopi. Tak lebih dari 15 menit sudah ada sepasang suami istri juga ngopi di situ …trus ada seorang perempuan yang juga mesen kopi dan duduk di situ sambil membaca buku. Rupanya perempuan ini menunggu suami yang sedang belanja buku.

Ternyata …bila Anda menjadi yang pertama, secara natural menciptakan kondisi psikologis bagi orang lain untuk mengikutinya …ya seperti kasus metro mini maupun kedai kopi yang saya alami. Khusus kedai kopi, karena saya sering ke Corelli, saya dapati memang seringkali saya menjadi tamu pertama alias sepi sebelumnya … Orang memang perlu referensi dengan melihat “ada yang lain gak ya? jangan2 gak laku nih …” …

Hal ini juga berlaku dalam bisnis bila kita jadi pebisnis . Bila kita mulai, ada saja yang mengikuti …padahal belum tentu bisnis kita ini profitable …

# np. IQ “The Road of Bones” #

Read Full Post »

Hal di bawah ini sudah lama beredar di media sosial. Saya posting lagi buat referensi …

—-

Beberapa waktu yang lalu sekembali berbelanja saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan menarik ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Dialog antara polisi dan sopir taksi seperti ini.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar sambil lalu menulis dengan sigap di buku tilang)
Sop : Pak jangan ditilang deh…plat aslinya udah gak tau kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…banyak mobil curian sekarang (dengan nada keras!!)
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU… Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu Gak bisa… Kalo kamu gak mau kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy … (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.

P : Hey! Kamu bukan wartawan kan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)

Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan “shoot foto pertama” (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi

P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata “nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu”.

S : (Yes!!) Ok pak …gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalankan kembali taksinya sambil berkata pada saya, “Pak .. maaf saya ke ATM sebentar ya. mau transfer uang tilang. Polisi berkata “ya silakan”.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … “Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu.” “Untung saya paham macam2 surat tilang.”

Tambahnya, “Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!”

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.. Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah no.rek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan

SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu!

Dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA

SILAHKAN DISHARE…

Read Full Post »

Kemarin saya mencari topi polos bermacam warna dari putih, merah, hitam, kuning, hijau sampai biru sesuai warna enam topi versi Edward de Bono. Gak tahu kenapa, saya langsung menuju sebuah toko yang saya gak kenal sebelumnya. Si penjaga, yang ternyata namanya Supri (wong Kebumen), ternyata gigih melayani permintaan saya karena saya perlu jumlahnya cukup banyak. Namun ia optimis bisa memenuhi sebagian permintaan saya. Ia akhirnya mencari kesana kemari sehingga diperoleh sekitar 50% dari jumlah yang saya mau. Trus dia janji bahwa bila diberi waktu satu hari, sisanya bisa ia penuhi. Benar saja, hari ini dia SMS saya memberi saya bahwa pesanan sudah siap. Padahal, saya gak kasih uang muka sama sekali. Luar biasa.

Sebagai rasa terima kasih saya, mas Supri ini saya ajak ngopi di Corelli Cafe, Blok M Square tadi sore. Justru yang menarik saat ngobrol sambil ngopi ini. ketika saya tanya bahwa saat kemarin saya kunjungi kiosnya kok sepi tak ada pembeli tapi kios sejenis cukup banyak. Dia menjawab tenang bahwa yang namanya jualan ya begitu, kadang sepi kadang ramai tak bisa diduga – namun ada saja yang membeli. Kemudian Mas Supri ini berbagi kiat (karena sudah tahunan jual topi) tentang jualan:

1. Yang namanya jualan itu harus ditungguin tiap saat dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam;

2. Harus sabar ketika tak ada yang beli karena tentu ada saatnya juga bila ada yang beli;

3. Bila ada pembeli yang belanja di kios sebelah, kita gak boleh iri dan bersyukur bahwa teman kita dagangannya laku (jujur, ketika mas Supri bilang ini saya tertegun kagum banget dengan prinsipnya ini, karena saya sendiri membayangkan betapa sulitnya bila dagangan orang ramai tapi kita sepi – bukan masalah iri, tapi rasa rendah mengapa dagangan kita gak laku?)

Ah …sebuah obrolan yang sungguh penuh makna dan sangat berkualitas dengan seorang penjaga kios topi (bukan pemilik kios); melengkapi indahnya serangkain acara hari ini: naik angkot, metromini, melayat, makan siang bersama sulung saya Endro Alkaula, mencari topi …hingga ngopi dengan mas Supri ini. Memang rencana gowes gagal karena ada berita duka, namun semua acara penuh makna …. Ya Allah rahmatilah mas Supri ini …

Read Full Post »

Sebenarnya yang saya impikan tak muluk-muluk kok …

Pak Jokowi (selagi jadi Gubernur DKI) membuat marka jalan berupa garis putus-putus sepanjang jalan Sudirman – Thamrin ini, satu meter saja jaraknya dari trotoar dimana sepedah saya ini saya parkir (pagi ini sekitar pukul 7:00), maka … sungguh kebahagiaan saya akan bertambah berlipat ganda dan semoga pahala ratusan kali dilimpahkan Allah SWT buat Pak Jokowi karena budi baik ini.

brommie di sudirman

Mengapa garis putus-putus? Memang ini sebagai marka saja bahwa jalan selebar 1 meter ini diperuntukkan buat pesepeda. NAMUN …bila yang naik sepda cuman saya doang dan satu bule (yang tadi pagi dengan ramah menegur saya dan menawarkan bantuan dikirain ada masalah dengan sepeda saya), silakan jalur ini diisi oleh mobil. Juga, pada saat macet silakan mobil masuk di jalur ini. Kami, pesepeda, akan sangat mafhum. Diberi kapling marka jalan putus-putus saja kami sudah girang dan bersyukur kok …Sumpah!

Saya doakan Pak Jokowi membaca ini, karena beliau bukan friend di FB saya … Lha aku iki sopo to? Wong mung tukang ngonthel sepedah ….

Read Full Post »

Copas dari milis g@mers:


Walk of Fame, sebuah jalan tersohor di bilangan industri film Amerika Serikat Hollywood, menjadi salah satu tujuan wisata baik turis lokal maupun manca negara yang datang ke negara adidaya itu. Sederet nama pesohor asal Negeri Paman Sam itu diabadikan di sepanjang jalan dengan latar gambar bintang.

Namun ada pemandangan berbeda saat melintasi Gedung Kodak Theatre di wilayah itu. Sebuah nama pesohor diabadikan dan satu-satunya berada di dinding, bukan di jalan yang terinjak-injak kaki pendatang. 
Nama itu milik petinju legendaris Amerika, Muhammad Ali.

Nama Ali mulai dipajang pada 11 Januari 2002. Dia satu-satunya nama mendobrak tradisi Walk of Fame yang berada di Jalan Highland Avenue namun malah ditempatkan di dinding JalanHollywood Boulevard 6801 (Kodak Theater).

Bukan tanpa alasan nama Ali ada di dinding. 
Ini atas permintaannya lantaran dirinya mencantumkan nama Muhammad, nabi terakhir yang dipercaya menyebarkan Islam sebagai agama bagi seluruh umat manusia. 
“Saya tidak ingin orang lain tidak menghormati muslim dan menginjak-injak nama Muhammad sembarangan. Lebih baik tak mendapat penghargaan ini ketimbang mereka tidak menghargai Muhammad,” ujar Ali saat itu seperti dilansir surat kabar the Guardian (11/1/2002).

Ali memang mengubah keyakinannya menjadi Islam pada 1964 dan juga mengganti nama sebelumnya yakni Cassius Clay. Muhammad bagi Ali merupakan junjungan yang dia yakini mengajarkan kebenaran dan cahaya Islam. 
Jadi dia tidak mungkin mengizinkan orang lain menapaki nama suci itu.

Ali satu-satunya petinju kelas berat yang mampu mempertahankan gelar kejuaraan tinju tiga kali berturut-turut. Menurut catatan pelbagai dokumen, gerakan Ali ringan bagai kupu-kupu namun saat memukul lawan dia seperti lebah yang menyengat begitu dahsyat.
Dia sudah pensiun sangat lama namun belum ada satu pun petinju mampu menyaingi prestasinya di olahraga itu. Dia pernah dinobatkan sebagai petinju sepanjang masa oleh majalah bergengsi khusus tinju, Ring.

Muhammad Ali-The only star on the wall

Muhammad Ali-Walk of Fame

Ali mewariskan bakat tinjunya pada sang anak, Laila. 
Sama dengan sang ayah, Laila bercita-cita menjadi perempuan muslim pertama yang menjadi juara tinju dunia.

Tautan terkait: http://www.youtube.com/watch?v=KZvHUsZEAtk

Read Full Post »

Prihatin

Prihatin terhadap kejahatan dan kebiadaban yang semakin merajalela belakangan ini. Perkosaan oleh petugas keamanan TransJakarta. Perkosaan sepuluh pemuda kepada seorang siswi. Kejahatan seks menyimpang kepada anak usia TK di sekolah yang katanya bergengsi dan uang masuknya saja tinggi: JIS.

Masalahnya bukan lagi siapa yang salah karena itu harus diusut tuntas dan dihukum seberat-beratnya agar ada efek malu dan jera. Yang lebih penting lagi adalah apa penyebab semua penyakit sosial ini? Mengapa pelaku-pelaku itu bisa berbuat nekat melebihi dari apa yang dilakukan binatang? Kok mereka bisa memiliki hawa nafsu melebihi dari urat malu mereka? Bukankah alat vital mereka disebut dengan kemaluan yang seharusnya merekapun malu bila dilihat oleh pelaku lainnya? Kok bisa ya mereka kehilangan urat malu? Latar belakang sosial apa yang menyebabkan pelaku tersebut begitu berani?

Kalau kita telusuri satu persatu pasti ini kompleks sekali. Namun satu hal yang pasti ini adalah dampak dari pola pikir memisahkan agama dari kehidupan sehari -hari. Agama adalah konsumsi tempat ibadah sedangkan diluar itu gak ada lagi agama. Padahal, justru agama diturunkan oleh Sang Pencipta agar menjadi panduan dalam menjalani kehidupan ini, bukan melulu untuk digunakan di tempat2 ibadah saja namin justru seharusnya kehidupan inilah secara keseluruhan ya ibadah itu. Selama manusia berpikir bahwa agama hanya untuk di masjid dan majlis taklim saja maka manusia semakin jauh dari agama.

Read Full Post »

Bagi Anda yang tiap hari sibuk dari satu meeting ke meeting lainnya dan kadang menghadapi kendala bila masuk waktu shalat. Jangan khawatir … !!! Dengan memanfaatkan ruksoh (kemudahan) yang diberikan oleh Allah, Anda tak perlu lagi sibuk cari tempat wudhu khusus karena takut dimarahin pemilik gedung. Anda bisa menggunakan wastafel dimana saja. Mengapa? Ada hadits shahih tentang hukum mengusap dua khuf. (Khuf adalah sepatu yang menutupi alas kaki hingga mata kaki. Bisa juga bila kita menggunakan kaos kaki, maka otomatis matakaki pun tertutup.)

Syaratnya hanya satu: pada saat menggunakan sepatu (khuf) dan kaos kaki, Anda dalam keadaan suci. Maka bila pagi hari berangkat kerja sudah bersuci dan menggunakan khuf, bila batal wudhu nya, saat wudhu lagi tak perlu lagi lepas sepatu dan kaos kaki, cukup diusap saja kaos kaki (yang menutup sampai mata kaki) bagian atasnya hingga mata kaki; kalau kurang puas bagian bawah juga diusap. Bila setelahnya shalat, jangan lepas kaos kakinya. Mudah bukan? Dan ini berlaku baik bagi yang mukim maupun yang sedang musafir.

Selama ini banyak yang menafsirkan bahwa mengusap dua khuf hanya berlaku bagi yang bepergian saja. Ini tidak benar karena haditsnya jelas bahwa bagi yang mukim berlaku hukum 1×24 jam sejak mengusap khuf yang pertama. Sedangkan musafir bisa 3×24 jam.

Mudah bukan?

Mari kita biasakan memperpanjang wudhu kita karena bagi yang banyak menjaga wudhu nantinya di hari pembalasan akan bersinar-sinar bagian yang sering wudhu itu … Masya Allah!!!

Siapa bilang Islam susah? Kagak lah! Banyak ruksoh nya.

Read Full Post »

Older Posts »