Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Hadits’ Category

Kajian menjelang buka puasa bersama terakhir di Ramadhan 1438 H,  Masjid Nurul Iman Blok M Square,  29 Ramadhan 1438 H (24/06/2017)

—-

Ibnu Abbas (meninggal 3 tahun sebelum Hijrah) – Tirmizi – ketika masih kanak-kanak dinasehati oleh Rasul:

Hai nak,  Aku ingin mengajari kamu sesuatu yang penting: Jagalah Allah niscaya Allah akan menjagamu. 

Menjaga syariat2nya,  menjaga hak2nya., termasuk yang sangat penting: tidak menyekutukannnya dengan siapapun. 

Allah berada di Arsy bukan dimana-mana. 

Menjaga Allah dengan benar. Kalau seluruh kaum bersatu membuat faedah untukmu tak akan terjadi bila tak ada ijin Allah Taala. 

Al Baqarah 40

يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).

Yunus 107

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

At Taubah 60

(salah,  lupa ayatnya,  catatan di email tak tersimpan) 

Musti dicari juga hadits nya. 

Ini sudah dapat:

https://muslim.or.id/19367-jagalah-allah-ia-akan-menjagamu.html
Maasya Allah,  hadits yang indah.  Jadi ingat nasehat ustadz Oemar Mita bahwa orang yang bahagia adalah yang setiap saat selalu dikembalikan ke Allah.  Benar sekali.  Hadits ini menegaskan secara gamblang.  Jagalah Allah! 

Read Full Post »

Doa Pagi

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ


Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada–Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada–Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Engkau.

HR. Al–Bukhari dalam Shahiih al–Adabil Mufrad no. 539, Abu Dawud no. 5090, Ahmad V/42, hasan

Read Full Post »

Read Full Post »

Abu Bakar Ash Shiddiq berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku diberi tujuh puluh ribu orang, mereka semua masuk syurga tanpa hisab, wajah mereka bagaikan rembulan dimalam bulan purnama dan hati mereka di atas hati satu orang, kemudian aku memohon tambahan dari Rabbku, maka Dia menambahkan, pada setiap seorang tujuh puluh ribu orang.”Abu Bakar berkata; “Lalu aku melihat bahwa itu datang pada penduduk desa dan mengenai pinggiran lembah-lembah.”

Diriwayatkan oleh Ahmad (I/6) dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahiihul Jaami’ (no.  1057)

Buku “Sahabat Sahabat Rasulullah” jilid 1 hal.  53

Read Full Post »

Sebut Aku Dalam Doamu

Maasya Allah … Bagus sekali …

Read Full Post »

Catatan kajian di masjid Nurul Iman, Blok M Square (18/03/2017) oleh ustad Abu Hurairah


Kajian ini sebenarnya diadakan secara rutin oleh masjid Nurul Iman pada setiap hari (biasanya) Sabtu bada Ashar. Namun saya amati selalu jamaahnya sangat sepi hanya beberapa orang saja, jauh berbeda dengan jumlah jamaah sesi sebelumnya (jam 9:00 sd 15:00) di tempat yang sama saat membahas topik Daurah Sifat Shalat Nabi: Seperti Engkau Melihat ku oleh ustadz Subhan Bawazier dan ustad Mizan Qudsyiah. Apalagi bila dibandingkan dengan ustadz KH-B dimana masjid menjadi membludak dipenuhi ribuan jamaah. Padahal topik yang dibawakan oleh ustadz Abu Hurairah ini juga dahzyat karena membedah kitab karya Ibnul Qayyim AL Juziah “Ad-Daa’ Wa Ad-Dawaa’”. Penyajian ustadz Abu Hurairah juga menarik dan jelas dalam membahasnya. Mungkin juga disebabkan karena pihak masjid tak pernah membuat flyer / poster kajian untuk sesi beliau. Ini juga mungkin yang mempengaruhi popularitas sesi ini. Kurang paham juga kenapa masjid tak pernah mempublikasikan sesi ini di instagram. Namun …meski sepi peminat, tetap menawan hadits-hadits yang dibahas. Di bawah ini catatan saya meski mungkin tak tertata rapi karena saat mengikuti kajian saya belum punya kitabnya (diterbitkan Pustaka Imam As Syafii).

Kita harus menjauhkan dari segala hal kemaksiatan. Makanya perlu untuk terus mengingatkan diri kita krn dengan cara ini kita bisa memelihara ketakwaan kita.

Beberapa hadits utk menjelaskan beberapa perkara yg bila kita kerjakan kita berhak mendapat hukuman Allah. Khusnozon ke Allah bahwa maha pengampun, bila di masa lalu sudah pernah melakukan kita bertaubat.

1.) Jangan merasa besar atau bangga karena apa yg kita miliki, baik itu baju maupun kendaraan, merasa lebih dari orang lain. Ujub, besar diri sangat dilarang oleh Rasul. Jangan sampai jalannya beda saat banyak uang, misal habis gajian.

Fitnah dunia. Fitnah pertama itu di hati kemudian memerintahkan gaya kesombongan misalnya merasa gak level dengan orang lain. Kelebihan ilmu bisa membuat sombong, menolak dakwah tauhid, menolak Allah. Ketika ia lupa kepada Allah maka Allah akan lupa kepada dirinya

Allah memiliki 100 nikmat dan hanya 1 yang dilemparkan ke dunia. Yang di sisi Allah untuk kaum mukminin di surga nanti ada 99 nikmat

Jika kamu menghitung nikmat Allah gak bakal bisa menghitung besarnya nikmat Allah

Jangan menyombongkan diri di muka bumi ini

Ingatlah nikmat Allah agar tunduk kepadaNya

Kita tak pernah lepas dari pertolongan Allah

Berdoa sebelum salam: Tolonglah aku ya Allah utk terus mengingat nikmat Allah

2.) Melukis makhluk hidup. Harus beri tahu guru yg mendidik anak melukis makhluk hidup.

Pelukis di adzab di hari kiamat

Doakan mereka agar mendapatkan hidayah

Jangan anggap remeh seni lukis makhluk hidup

Kita minta ampun ke Allah tapi kita jangan sampai menabrak larangan Allah

3.) Nabi: Apabila kalian wafat nanti, maka akan ditunjukkan kepadanya (sambil duduk diperintahkan malaikat) kaum mukmin melihat tempatnya di surga di waktu pagi dan sore.

Allahumma inni asalukal jannah

Mintalah masuk surga

Siapkan amal buat masuk surga

Diperlihatkan tempat duduknya di surga

Ini tempatmu nanti

Ketika di alam kubur kita ditunjukkan ini

Kabut2 dosa hilang bila kita selalu membaca hadits2 ini

Kematian disembelih

Wahai para penduduk surga, inilah tempatmu

Wahai penghuni neraka, itu tempatmu

Barangsiapa yg minta dijauhkan dari neraka

Neraka juga minta agar hambamu ini dijauhkan dari neraka

Baru masuk surga saja sudah bahagianya luar biasa

Mintalah surga firdaus

Ada yg naik tingkat di surga karena istighfar anak2mu di dunia

Tanamkan saham ke anak cucu kita

Anak itu investasi terbaik kita

Jangan diabaikan

Minta ke Allah surga firdaus, jangan tanggung-tanggung

 

Sedihnya penduduk neraka

Air mata darah karena menyesal

Jangan terjadi sama diri kita

Menangis deras sekali sehingga airmata darah meluap

Perahu bisa berlayar di atas air mata darah tersebut

Banyaklah menangis di dunia daripada menangis di neraka nanti

Sedikit tertawa

Semoga kita mengingat dosa2 kita

 

 

 

Read Full Post »

Catatan Kajian: Kaidah2 dalam dzikir dan Doa (18/03/2017) 9:00 – 11:00

Sebenarnya ada 11 kaidah dimana saya sudah mencatat 6 diantaranya tapi sayang …tidak SAVED pada HP saya sehingga saya perlu mencatat yang masih ingat tapi bukan dalam bentuk kaidah.
Sebelum menguraikan kaidah2 tsb ustadz Badrusalam menekankan bahwa: Setiap petunjuk yg ditunjukkan oleh Islam maka seorang muslim harus melakukan dua perkara:
1. Pembenaran (tasdiq)
2. Ketaatan
Dua2nya poros Islam dan Iman. Dua hal ini harus ada. Tak boleh hanya salah satunya saja. Misalnya membenarkan (tasdiq) contoh Rasul namun tidak mau menjalankannya.
Ada kaidah terkait doa-doa yang terikat pada tempat dan waktu. Misalnya doa masuk toilet “Allohumma inni audzubika minal khubutsi wal khobaits” yang hanya boleh dipakai saat mau masuk WC saja. Tak boleh digunakan saat akan tidur meski tujuannya hanya untuk melindungi dari gangguan setan.
Bila ada contoh Rasul menggunakan doa secara bervariasi sebaiknya kita juga menggunakan secara variatif, misalnya DOA IFTITAH yang ada 16 jenis. Jangan hanya terpaku pada satu saja tapi mulailah menghafal yang lainnya dan gunakan secara bervariasi.
Yang punya agama ini Allah dan seorang Rasul mencontohkan semua doa itu atas dasar wahyu bukan atas kemauan Rasul. Jadi, semua doa-doa yang dicontohkan Rasul itu sesuai dengan aturan atau yang dikehendaki Allah bukan Rasul maunya begitu. Bahkan redaksinya pun tak boleh dirubah. Contoh paling gampang adalah doa setelah shalat yang dicontohkan adalah “Astaghfirullah” 3 x, jangan ditambah lagi dengan “Astaghfirullahal adzim wa autbu ilaihi …” (tak ada dalilnya.
Al Matsurot yang dibuat oleh Hasan Al Banna juga dasarnya adalah hadits-hadits yang dhoif, makanya sebaiknya ditinggalkan. Kita murnikan sesuai yang dicontohkan Rasul bukan karangan manusia karena yang dicontohan Rasul sesuai dengan aturan atau kaidah Allah. Jangan ditambahi atau dikurangi. Agama (diin) ini milik Allah. Kita tak berhak menambahi.
“Ustadz …kan biar tambah mantab ….”
Gak boleh, karena memang tidak ada contohnya.
Tidak pula dicontohkan doa bersama dengan satu suara sebagai pemandu kemudian diikuti yang lainnya.
Doa di dalam shalat harus menggunakan bahasa Arab dan Rasul menekankan bahwa sebelum salam kita melantunkan doa mohon perlindungan dari 4 perkara:
1. Berlindung dari siksa Neraka Jahannam.
2. Berlindung dari siksa kubur.
3. Berlindung dari fitnah hidup dan mati.
4. Berlindung dari fitnah Dajjal.

(sayang juga saya tak memperoleh bukunya juga)
—-
Ustadz Badrusalam memprakarsai pendirian Pusat Studi Ilmu Islam
di Jl. Moh Kahfi. Ada 3000 meter rp 7 juta per meter. Jamaah punya 1000 meter diwakafkan dan sisanya akan dibeli dengan donasi dari jamaah – total perlu Rp. 13 Milyar.

Read Full Post »

Older Posts »