Feeds:
Posts
Comments

Dosa Besar ke 38: Menguping Omongan Rhasia Dari Orang Lain
Kajian Rabu malam bada Maghrib di Masjid Nurul Iman,  Blok M Square oleh ustad Khalid Basalamah (28/09/2016)

76-dosa-besar-flyer


Allah memberi kita mata dimana kita bisa melihat pantulan cahaya, hidung untuk mencium bau, mulut yang luar biasa untuk kita makan, gigi yang membantu kita mengunyah makanan dengan baik dan tersusun rapi, lidah yang bisa membedakan rasa dan membuat kita bisa bicara. Perangkat yg luar biasa. Bibirpun ada dua: atas dan bawah. Lidah menghiasi bibir, mengatur suara yg luar biasa. Luar biasa tak pernah rusak. Ada perangkat juga namanya kuping untuk menangkap suara2.  Akal juga diberikan oleh Allah ke kita. Allah juga menciptakan matahari dan bulan membantu manusia. Air bisa dilalui, untuk menghubungi satu tempat ke tempat lainnya.  Ada ikan dengan berbagai jenisnya. Allah menciptakan perangkat2 ini bukan tak ada cara menggunakannya. Semua dipandu.  Allah juga menciptakan hal yg baik dan buruk, misalnya babi, hewan yg bertaring jangan dimakan.  Jangan menyalahgunakan anggota tubuh kita.  Misal menundukkan pandangan, Allah akan tanamkan kenikmatan iman sampe kiamat. Kenapa sampai akhirat? Karena untuk masuk surga perlu iman. Bila tunduk terus tak kan terganggu imannya.

Ada tiga hal yang Rasul bersabda merupakan hal baik dalam memanfaatkan waktu:

1. Mengurus tunggangan untuk jalan jihad
2. Mencari nafkah halal untuk keluarga
3. Becandanya suami dan istri

Kalau tunduk terus pandangannya, fokuskan kepada lihat jempol kaki, maka akan selamat hingga kiamat. Wanita tidak halal, anggap saja tembok. Kalau fasilitas (perangkat) ini digunakan di jalan Allah dijamin awet.

Ada kisah seorang Syekh yang alim sedang berada di atas perahu dengan murid-muridnya di tengah laut, perahunya terbalik dan semua muridnya tak bisa berenang. Kakek berusia 70 tahun ini kemudian menyelamatkan muridnya satu-persatu ke pantai. Semua muridnya kagum dengan kekuatan kakek (Syekh) ini dan bertanya kok bisa pada usia setua ini masih kuat berenang menyelamatkan yang tak bisa renang? Dengan tenang Syekh menjawab bahwa sejak ia masih muda tak pernah meletakkan fasilitas ciptaan Allah ini  (semua anggota tubuhnya) buat yang diharamkan Allah. Masya Allah.

Jangan coba-coba. Yang telah Allah ciptakan jangan dirusak. Kenapa mayit dimandikan, toh nanti akan dimakan belatung di alam kubur? Karena kita harus kembalikan ke Allah dalam keadaan baik. Yang haram seperti gosip, musik tutup kuping rapat-rapat. Jaga
kemaluan untuk yg halal, pasangan hidup kita.

Kaki juga harus dijaga jangan meangkah ke tempat-tempat haram. Kisah Urwah usia 45 tahun yang kakinya dipotong, ia mengucapkan: “Alhamdulillah kaki yang bersamaku selama 45 tahun belum sekali pun berada di tempat haram. Jaga hubunganmu dg Allah. Gunakan pada tempatnya.

“Barangsiapa menguping omongan orang lain, sedangkan mereka tidak suka (kalau didengarkan selain mereka), maka pada telinganya akan dituangkan cairan tembaga pada hari kiamat, dan barangsiapa yang menggambar makhluk hidup, maka dia akan diazab dan dipaksa untuk meniupkan ruh padanya, sedangkan dia tidak akan pernah bisa meniupkan ruh padanya.” (HR. Bukhari no. 7042, Kitab At-Ta’bir).

76-dosa-besar-buku

Kuping, penglihatan dan hati sering disebut Allah di Quran. Kenapa telinga dan mata?
Mata dan telinga adalah sebab anggota tubuh rusak. Semua diminta pertanggung-jawabannya nanti. Selain musik, menguping urusan orang. Jangan berusaha menguping, atau berusaha melihat orang lain (mengintip). Jangan biasakan selalu ingin tahu urusan orang. Biasanya yg melakukan ini orang yang banyak omong. Ada kisah dari ustadz Khalid terkait Ulama Syurbi. Dia ini termasuk ulama belajar dari sahabat. Di setiap majelis, semua orang ngomong / bertanya sedangkan dia tidak, diam terus. Ketika ditanya mengapa beliau selalu diam kalau menghadiri majelis, jawabannya sungguh menakjubkan dan menjadi topik ngaji ustadz Basalamah: “Saya dengar maka saya selamat.” Masya Allah.

Dan sesungguhnya bagian dari kecenderungan seseorang akan kembali ke dirinya. Sehingga perlu sekali menjaga lisan. Jangan berpikir kita tak diawasi Allah. Allah menjaga kita lebih dari kita menjaga barang kita seperti HP, jam, dompet atau barang berharga lainnya. Allah menjaganya lebih dari itu.

Kisah Nabi Musa saat pernah di Turnisia menunggu Taurat turun, duduk, memohon ke Allah ingin melihat kasus yang membuktikan keadilan Allah. Jibril mengatakan bahwa Musa harus bersabar kalau melihat keadilan Allah karena manusia tak kan bisa melihat keadialanNya:

Di Turnisia ada  mata air di tengah padang pasir gunung batu. Saat itu Musa hanya bisa menyaksikan saja apa yang Allah akan tunjukkan. Di mata air itu ada seorang berkuda yang haus dan berhenti di mata air untuk minum. Kemudian ada uang dinar sejumlah tertentu yang jatuh di sekitar mata air. Kemudian ia pergi. Tak lama kemudian datang seorang bocah usia 9 tahun. Ia melihat ada uang dinar jatuh sejumlah tertentu milik orang berkuda tadi, langsung ia ambil. Kemudian setelah anak kecil pergi, datanglang seorang buta dan sudah tua. Karena mendengar suara air, ia berada di mata air dan kemudian shalat. Saat itu datanglang orang berkuda yang datang pertama kali untuk mengambil uang dinarnya. Karena tidak ditemui, ia kemudian menuduh bapak tua buta ini yang mengambilnya. Orang buta ini membantah karena dia ke situ hanya akan shalat dan tak tahu ada uang dinar di situ. Singkat cerita orang buta tersebut dibunuh oleh penunggang kuda.

Siapa yang salah? Musa mengatakan: anak kecil itu karena mengambil yang bukan haknya. (Ustadz Khalid menanyakan ke jamaah apakah sama pendapatnya dengan Musa? Kemudian beliau dengan gaya humor mengatakan: “Kalau tak sama dengan Musa dalam kasusu ini maka status antum sebagai manusia dicabut ..” disambut gerrrrr …oleh jamaah. Seru.).

Kemudian Jibril menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan hanya Allah yang mengetahui:

Anak kecil 9 tahun tersebut ditinggal mati ayahnya. Ayahnya dulu bekerja pada orang yang berkuda dan pernah tak dibayar upahnya sebesar sejumlah dinar orang berkuda yang jatuh di mata air itu. Pembunuh ayah bocah ini adalah kakek tua buta. Artinya, anak kecil tersebut benar karena mengambil haknya yang hilang. Inilah keadilan Allah yang hanya Allah yang maha tahu. Anak kecil tersebut mengambil haknya.

Jangan bermain api dengan Allah. Jangan main tipu daya dg Allah. Main di zona aman saja dengan Allah. Gunakan perangkat2 ini sesuai aturan. Gak perlu urus tetangga punya apa.
Tak usah campuri tetangga. tetangga beli kulkas kok malah kita yang kedinginan. Ngapain juga denger omongan orang. Kalau ada yang mau curhat tidak perlu dilayani. Dzikir aja, baca Quran. Gak usah liat HP orang, gak ada urusannya. Suami istri pun begitu. Tak usah ambil tugas malaikat. Saya juga bilang ke istri saya gak akan buka HPnya karena saya tak ada urusan dengan HPnya dia.

Bayangkan panasnya tembaga yg dicairkan. Ini hanya mendengar, belum berkomentar. Mendengar politik, apa pentingnya? Semua ingin tahu buat apa? Gak nyambung. Mendingan kerjakan sesuatu yg bermanfaat. Sesuai spesialisasi kita, ketik. Saya kalau di bandara juga sering mengetik.  Fokus pada yang dibutuhkan. Pura2 dengar juga tidak perlu. Apalagi sengaja melihat dan menguping. Mengintip, merusak matanya. Tidak usah campuri urusan orang. Buat apa menggambar hewan, manusia, jin, malaikat yang jelas tak ada gunanya. Apalagi patung. Emangnya kenapa kalau di rumah antum tak ada patung?

Tanya jawab

(T1): Saudara saya tanya tentang Fulan karena ia akan bermuamalat dengan Fulan

(J1): Yang penting niat. Hal2 ini terlepas dari ghibah : 1. Meminta fatwa 2. Meminta pendapat/nasehat krn mau bermuamalah 3. Memberi petunjuk 4. Julukan, misalnya Ahmad Kambing karena memang Ahmad profesinya jualan kambing dan dia tak keberatan dipanggil Ahmad Kambing karena sekalian promosi. Jadi, kalau sifatnya meminta nasehat karena tahu perilakunya dalam bernbisnis, ya tidak masalah. Tapi niatnya hanya sampai memberi nasehat, bukan mengunjing. Jangan berlebihan

(T2): Bagaimana kalau pekerjaan Intelejen?

(J2): Kalau ini tugas negara, ya tidak masalah karena demi keamanan negara.

(T3): Bagaimana dengan Foto?

(J3): Haram kalau auratnya terlihat, menyebar aib orang lain. Untuk keperluan ijazah, paspor, foto dengan teman atau keluarga tapi disimpan, tidak masalah. 
Ada ulama mengatakan foto ini seperti cermin. Tapi kalau jeprat jepret dalam masjid Nabawi, misalnya, semuanya difoto….ya jangan.

(T4): Bagaimana menjaga pandangan di jaman ini?

(J4): Jangan dilihat. Sibukkan diri dg tilawah. Ada kisah seorang Dai di Amerika. Suatu saat ia sedang berada di dalam lift yang tinggi sekali hanya berdua dengan seorang wanita. gedungnya memang tinggi dan selama di dalam lift Dai ini menundukkan pandangannya sama sekali tak melihat wanita tersebut. Saat tiba di lantai tertentu, kebetulan menuju lantai yang sama, keduanya keluar. Wanita itu penasaran dan menanyakan ke Dai tadi mengapa tak mau melihat orang seperti biasanya orang lain, apalagi hanya berdua dalam lift. “Saya muslim dan agama saya melarang memandang lawan jenis,” jawab dai tersebut. Wanita tersebut penasaran dan pengen tahu lebih jauh agama Islam sampai akhirnya mengucap dua kalimat syahadat dan kemudian dinikahi oleh Dai tersebut.

(T5): Bagaimana profesi seorang komikus? Naruto?

(J6): Ganti profesi. Tulislah yg bermanfaat. Naruto itu apa manfaatnya? Yg mendangkalkan akidah anak muda justru cerita fiktif seperti Batman, Spiderman. Batman itu kan jelek. Cerita gak bermanfaat. Tulislah tentang Sahabat yang sudah jelas amalnya. Hindari menggambar kecuali tanpa wajah. 

(T6): Menonton tv / majalah apa harus menunduk? Naik motor?

(J6): Naik motor ya liat jalan. Menunduk hanya dari yg diharamkan saja. Majalah, kalau ada gambar lawan jenis, langkahi saja, tak usah dilihat. Untuk apa? Nonton tv kalau ceramah ok.

(T7): Speaker saya di kontrakan sering dipinjam buat musik, apa saya terkena dosanya?

(J7): Ya, karena Anda berkontribusi untuknya mendengarkan musik.

(T8): Di kantor diwajibkan mendengarkan musik oleh perusahaan. Karyawan tak boleh pakai headset, dengarkan musik dari kantor. Shalat kalau telat, potong gaji. Apa saya harus resign

(J8): Berhenti, cari tempat kerja lain. Kecintaan ke Allah harus lebih besar dari pada dunia. 

(T9): Bagaimana atasan dalam melakukan performance appraisal karyawan?

(J9): Ya tidak masalah, bagian dari tugas. namun jangan berlebihan sampai ke ghibah.
Sekolah saya dulu jurusan Manajemen Pendidikan, dan ada tugas pada tahun 1999-2000 terkait manajemen konflik. Saya tidak faham maksudnya apa. Ternyata ini adalah bagaimana perusahaan dijaga harus ada konflik agar terus maju.Manajemen Konflik ini sebenarnya dalam kaidah manajemen ditolak.

(T10): Bila telinga sering mendengar yg tak baik, apakah wudhu bisa menghapus dosa mendengarkan yang tak baik?

(J10):  Tidak, harus taubat nasuha karena ini dosa besar.

(T11): Desainer pakaian, menggambar body apa boleh?

(J11): Wajah dihilangkan sehingga bukan manusia. Kalau ada wajah gak boleh.

(T12): (pertanyaan tak dibaca keras oleh ustadz karena menyangkut aib orang)

(J12): saya berpesan kepada saya dan teman2 hendaknya jangan membacakan secara keras aib orang lain meski itu pengakuannya dia: Saya dulu pemabok, pezina, selingkuh dan sebagainya. Tak perlu diceritakan serinci itu. Cukup katakan dosa saya banyak dan bagaimana saya memohon ampunan. Jangan mengumbar aib diri.

(T13): Bagaimana kalau mendengar tak sengaja misal di kamar mandi?

(J13): Kalau tidak sengaj ya jangan diperhatikan. Tinggalkan saja. lagian di dalam kamar mandi kok bicara. Kenapa? Kalau ada curhat, tinggalkan aja.

Wallahua’lam bishawab.

Adab Buang Hajat

160924-kajian-malam-nurim

Catatan kajian bada Maghrib 24/09/2016 di Masjid Nurul Iman, Blok M Square lantai 7.

IMG20160924183933 kajian malam.jpg

Pada dasarnya ustadz membahas Kitab Shalat.

Adab buang hajat. Ada hadits yang sifatnya wajib maupun anjuran

Pada saat buang hajat tidak boleh membawa sesuatu yg tertulis asma Allah, misalnya dalam bentuk cincin, kalung, dompet, tas dsb. kecuali khawatir akan hilang kalau ditinggal di luar, misalnya di pusat perbelanjaan. Kalau ada teman, dititipkan.

Syaikh bin Baz:
1.) Adapun membawa mushaf ke toilet tdk boleh kecuali darurat karena takut dicuri orang

2.) Hendaklah buang hajat jauh dari keramaian orang, paling tidak jaraknya tidak terdengar suara. Kita cari tempat yg jauh supaya tak terdengar ataupun baunya gak tercium.

3.) Masuk kaki kiri, keluar kaki kanan. Sebenarnya setiap hari ada sebanyak 1400 sunnah yang bisa kita amalkan, termasuk adab masuk toilet ini.

4.) Duduk saat buang hajat, bukan berdiri

5.) Baca doa sebelum masuk Allomma inni audzubika minal khubutsi wal khobaits

6.) Tidak mengangkat pakaian, aurat tak boleh kelihatan

7.) Tidak menghadap atau membelakangi kiblat. Perbedaan pendapat para ulama.
Taimiyah dan Qayyim (muridnya) :
1. Jangan menghadap atau membelakangi kiblat. Selatan atau Utara (indonesia)

2. Setahun sebelum wafat beliau (Nabi) buan hajat menghadap kiblat

3. Pendapat mayoritas ulama: Boleh menghadap atau membelakangi kalau ada pembatas, misalnya di dalam toilet

 

zakat-profesi

Copas artikel dari Rumah Zakat:

MENGAPA harus berzakat? Selain sarana membersihkan harta, nilai sosial adalah hal yang nampak begitu jelas pada rukun Islam yang satu ini. Pengamalan dan pemaknaan terhadap zakat dapat mencerminkan kepedulian seorang muslim pada sesama.

Mengenai sasarannya, zakat pun begitu sangat jelas, yaitu menolong para mustahik. Dengan pemberian tersebut, tentu kualitas hidup mereka akan meningkat. Hal ini menandakan bahwa Islam ternyata mengatur bagaimana seorang muslim dapat hidup secara seimbang, yaitu memerhatikan aspek hubungan dengan Allah maupun dengan manusia lainnya.

Dalam kitab fiqih kontemporer zakat pendapatan/penghasilan lebih dikenal sebagai zakat profesi. Menurut Dr. Yusuf Qordhowi dalam Fiqhu az-Zakat, zakat profesi adalah pendapatan berupa gaji/upah yang diperolehnya berdasar profesinya. Baik itu dokter, pegawai negeri, konsultan, notaris, kontraktor, sekretaris, manajer, direktur, guru, karyawan dan lain sebagainya.

“Pungutlah zakat dari kekayaan mereka, berarti kau membersihkan dan mensucikan mereka dengan zakat itu, kemudian doakanlah mereka, doamu itu sungguh memberikan kedamaian buat mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. at-Taubah : 103)

Zakat profesi pun bisa dilaksanakan setahun sekali atau sebulan sekali, atau berapa bulan sekali, terserah. Yang jelas, jika ditotal setahun besar zakat yang dikeluarkan akan sama. Namun ingat, ia baru wajib mengeluarkan zakat profesi jika penghasilannya telah mencapai nisab. Jika tidak, tidak wajib zakat.

NISAB ZAKAT PROFESI
Nisab zakat pendapatan/profesi mengambil rujukan kepada nisab zakat tanaman dan buah-buahan sebesar 5 wasaq atau 652,8 kg gabah setara dengan 520 kg beras. Hal ini berarti jika harga beras adalah Rp 10.000/kg maka nisab zakat profesi adalah 520 dikalikan 10.000 menjadi sebesar Rp 5.200.000.

KADAR ZAKAT PROFESI
Penghasilan profesi dari segi wujudnya berupa uang. Dari sisi ini, ia berbeda dengan tanaman, dan lebih dekat dengan emas dan perak. Oleh karena itu kadar zakat profesi diqiyaskan dengan zakat emas dan perak, yaitu 2,5% dari seluruh penghasilan kotor. Hadits yang menyatakan kadar zakat emas dan perak adalah:

“Bila engkau memiliki 20 dinar emas, dan sudah mencapai satu tahun, maka zakatnya setengah dinar (2,5%)” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Al-Baihaqi).

Menurut Yusuf Qardhawi, perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara:

1. Secara langsung. Zakat dihitung dari 2,5% dari penghasilan kotor (sebelum dikurangi kebutuhan) secara langsung, baik dibayarkan bulanan atau tahunan. Metode ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 6.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar: 2,5% X 6.000.000=Rp 150.000 per bulan atau Rp 1.800.000 per tahun.

2. Setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. Zakat dihitung 2,5% dari penghasilan setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. Metode ini lebih adil diterapkan oleh mereka yang penghasilannya pas-pasan. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 6.000.000,- dengan pengeluaran untuk kebutuhan pokok Rp 1.000.000 tiap bulannya, maka wajib membayar zakat sebesar : 2,5% X (6.000.000-1.000.000)=Rp 125.000 per bulan atau Rp 1500.000,- per tahun.

Sumber : Islampos

Transfer zakat :
Mandiri 132000 481 974 5
BNI Syariah 155 555 5589

Atau klik www.sharinghappiness.org

#SaatnyaZakat #RZ18 #SharingHappiness #Zakat #Sedekah #Sharing#Happiness #Berbagi #Donasi #DonasiOnline

160924-kajian-siang-nurim

Catatan Kajian Siang 24/09/2016 di Masjid Nurul Iman, 13:00 – Ashar (14:58)

img20160924132821-kajian-siang


Penyucian Jiwa

Di setiap manusia selalu ditiupkan fitnah fitnah:
1. Syahwat
2. Syubuhat

Hati yang bening dan hati yg hitam

Seluruh maksiat, meninggalkan perintah Allah, adalah racunnya hati
Siapapun bermaksiat berarti meracuni dirinya
Dosa2 mematikan hati
Hati yg sehat, menutupi dari syubuhat
Hati mati, lebih memilih dunia
Yg terus menerus melakukannya membuat dirinya hina
Melakukan yg diharamkan akan jadi hina di dunia dan akherat

Racun hati tak habis dengan kematian
Racun badan akan habis dengan kematian
Hati2 dengan racun hati
Istighfar akan menghapuskan jejak dosa

Hindarilah 4 racun yg banyak disepelekan

1. Terlalu banyak bicara
2. Terlalu banyak melihat dan memandang
3. Terlalu banyak makan
4. Terlalu banyak bergaul

1.) Terlalu Banyak Bicara
Bicara yang baik2 baik saja
Lebih utama bicara baik kemudian “atau” diam, bicara baik lebih diutamakan
Assalamualaikum
Apa kabar?
Berkenalan itu baik
Kita mulai hari ini dan seterusnya
Bicara itu baik
Nasehat, mendoakan
Istiqomahnya hati dimulai dengan lisannya
Banyak bicara yg tak bermanfaat akan mengeraskan hati
Banyak bicara, banyak salahnya, banyak dosanya
Riwayat dari Muadz bin Jabbal, kata Rasul: “Jagalah lisanmu”
Yg banyak memasukkan ke neraka hanya dua rongga: mulut dan kemaluan

Hati2 berbicara
Tulisan itu memiliki hukum yang sama dengan bicara. Hati2 menulis (status medsos)
Setiap tulisan dimintai tanggung jawab

Aisyah cemburu kepada Sofiah. Rasul menegur dan mengingatkan agar hati2 berbicara.

Berbicara hal2 yg baik saja

Jika baik, bicara
Kalau ragu, diam
Jangan berkata sembarangan, harus dipikrkan terlebih dahulu

Evaluasi 24 jam ngapain aja
Ibn Jahrir itu tulisannya melebihi umurnya
Imam Syafii sehari berada di 12 kajian
Mereka pelit waktu karena ingin menggunakan hanya untuk yang bermanfaat.

Kemana waktu kita? Terlalu banyak terbuang sia2.

Kalau isinya ghibah, baru dosa
Ghibah sama dengan memakan bangkai saudara sendiri
Si fulan cerai, pelit dan sebagainya
Membicarakan aib orang nantinya bangkrut karena semua pahala berpindah ke yang dibicarakan aibnya

Dulu emak2 (wanita) yg suka ngomongin orang
Sekarang laki2 juga

Namimah: adu domba, harus dihindari.
Bernyanyi
Dusta
Memuji berlebihan, harus dihindari
Taubat istighfar

Caranya bagaimana?
1. Sibukkan diri dengan kebaikan
2. Pikirkan sebelum mengatakan, jangan tergesa gesa

2.) Terlalu Banyak Melihat

Nikmat mata buat baca Quran, tadabbur alam. Jangan disalahgunakan. Jangan berlebihan dalam memandang. Bisa menyebabkan matinya hati.
Bila kita menundukkan pandangan, Allah memberi kelezatan iman hingga hari kiamat
Memandang sesuai kebutuhan saja
Para sahabat bicara dengan istri nabi dari balik tabir
Bahaya, pandangan, iblis
Hati2 yg belum mendapat kelezatan iman, jangan2 mata masih suka jlalatan
Setan cepat masuk bersama pandangan
Lebih cepat dari kecepatan udara mengisi ruang kosong
Mulai dengan melihat: kelihatan lebih cantik, kemudian ingin bicara, ingin menghubungi
Makanya: tundukkan pandangan!

Tanya jawab

(T): Bagaimana hukum bohong ke istri?

(J): Sepanjang itu untuk kebaikan, mengatakan istri selalu cantik, boleh.

(T): Karena serumah, menjadi tertarik (naksir) ke keponakan perempuan.

(J): Dosa. Jangan menatap, tundukkan pandangan. Udah naksir harus pisah rumah karena itu lebih baik.

(T): Bagaimana hukum menempelkan himbaun di masjid agar tak memilih pemimpin kafir?

(J): Jangan ditempelkan di himbauan. Dakwahkan akidah yg benar, cinta dan benci karena Allah. Tak boleh menjadi teman sejati. Sampaikan dakwah. Jangan ditulis di masjid. Ingat Quran 2:190, mereka pasti tak suka sama kita (muslim) sampai kita mengikuti agama mereka. Semuanya murni karena Allah, jangan karena ada kepentingan, misalnya ada partai Islam mengusung pemimpin kafir dalam pilkada dan menang. Ini apa dasarnya? Apa dilakukan karena Allah? tentu tidak.

(T): Bagaimana agar hati bersih?

(J): Maksiat akan membawa maksiat lain. Makanya hindari setiap maksiat. Temui orang2 soleh. Di kamar mandi jangan lama2 apalagi bawa gadget sendirian.

(T): Bagaimana hukum wanita mengajar?

(J): Dakwah dengan tulisan dan kata. Wanita boleh mengajar. Aisyah mengajar.

(T): kalau sudah dilamar apa boleh menyimpan foto calon?

(J): Sudah dilamar, tetap orang asing, apa lagi nyimpen foto – tidak boleh, jangan chatting berdua juga. Ada kisah sepasang calon suami istri. Awalnya bertemu akan membicarakan rencana pernikahan yang akan dilaksanakan dua minggu lagi. Karena biar afdhol maka perlu bertemu. Akhirnya bertemu di kontrakan. Pada saat wanita masuk kamar mandi tereak karena ada kecoa. Akhirnya laki-laki masuk ke kamar mandi dan setan menggoda, maka terjadilah zina. Tak lama kemudian mereka menyesal dan dalam sebuah perjalanan terjadi kecelakaan, laki-laki meninggal dan wanitanya koma. Setelah sadar dari koma, kemudian diketahui hamil. Tragis. Jauhi pertemuan.

 

 

160924-kajian-pagi-nurim

Catatan kajian Islam di Masjid Nurul Iman, Sabtu 24/09/2016 jam 9:30 – 11:45

img20160924102652

Pada dasarnya kajian ini berdasarkan sebuah buku bertajuk Surga Neraka & Calon Penghuninya karya Syaikh Ali Hasan Al Halabi Al Atsari. Pak ustadz pada awalnya menyinggung mengenai pentingnya kita selalu mengurangi mengerjakan hal-hal yang tak bermanfaat misalnya musik. Bahkan, orang Indonesia sudah benar menerjemahkannya dalam kata lagu yang aslinya dari bahasa Arab dengan makna “sesuatu yang tak ada manfaatnya”. Memang lagu tak ada manfaatnya.

surga-neraka-calon-penghuninya

Sifat Penghuni Surga

1.) Tidak buang hajat meski makan dan minum. Hal ini bila terjadi di dunia, merupakan penyakit karena apa yang dimakan pada akhirnya keluar yang tak berguna. Penghuni surga keluarnya dalam bentuk tetesan keringat wangi seperti bau kesturi, sangat wangi.

2.) Pintu surga ada 8 termasuk pintau Ar Royan, Pintu Puasa, Pintu sodaqoh dsb. Tidak ada penghuni surga yg sakit, dan tidak akan pernah mati. Yang di surga maupun yg di neraka semuanya tak akan pernah mati, kekal selamanya. Selalu sehat, masa muda terus, selalu senang tanpa kesusahan, tidak ada pikun, tidak ada resah dan hidup terus.

3.) Riwayat Annas bin Malik, Rasul bersabda yang intinya: Sungguh tempat di surga lebih baik dari dunia dan isinya. Wanita surga andai turun akan mampu menerangi yg ada di langit dan bumi. Wanginya luar biasa

4.) Di surga ada pasar yg akan didatangi penghuni surga setiap Jumat dimana selalu ada angin yang berhembus, membuat wajah semakin tampan sehingga saat pulang ke rumah istri semakin takjub, semakin heran akan ketampanan suami yang baru pulang dari pasar. Demikian halnya istri semakin cantik setelah suami pulang dari pasar karena ada angin berhembus di pasar pada hari Jumat.

5.) Kenikmatan paling agung. Rasul: Ketika penghuni surga masuk surga, mereka merasa sudah mencapai puncak kenikmatan. Allah akan tunjukkan janjinya. Apa itu?  Kata penghuni surga yang sudah cukup nikmatnya: “Bukankah Allah sdh memasukkan kami ke surga? Wajah sdh diputihkan. Nikmatnya fasilitas surga.” Terbukalah sitar atau hijab sehingga melihat wajah Allah. Demi Allah, tdk ada satupun hal yang lebih indah dan agung selain bisa melihat wajah Allah.  Itulah puncak kenikmatan sesungguhnya. Tidakkah kita ada keinginan di hati kita?  Bayangkan, setiap hari ada lembaran uang  yang banyak di depan pintu rumah. Bukankah kita penasaran pengen tahu siapa gerangan yang berbaik hati menaruh rezeki uang di depan pintu rumah kita setiap hari. Siapa sih? Bagaimana wajahnya? Demikian halnya Allah yang telah memberi kenikmatan kepada kita tiada tara: nimat sehat, nikmat diberi penglihatan, persendian yang bisa menyebabkan kita berjalan, menoleh kiri kanan dan atas bawah. Bukankah Allah telah memeberi nikmat tak terhingga kepada kita? Masak kita tak ingin melihat wajah Allah? Sudah pasti!!!

Orang yg rugi bila masuknya ke surga telat. Semua orang sudah masuk surga. Apa masih ada tempat? Maukah mendapat kenikmatan tak terhingga? Atau seperti raja dari raja2 dunia. Penghuni surga kelasnya adalah raja dari raja2 dunia. Tak hanya itu, mendapatkan 10 kali lipat pahala, kenikmatan dan kehormatan, mendapatkan apa yg diinginkan jiwa kamu. Puncak kejayaan manusia adalah bila masuk surga. Surah Ali Imron: Barangsiapa dijauhkan dari api neraka…. Sungguh ia orang yg sukses. Dunia kenikmatan semu.

Bagaimana caranya masuk surga?

1.) Iman dan Tauhid. Tanpa iman gak mungkin masuk surga. Murnikan iman, murnikan tauhid. Kalau syirik tak diampuni. Al maidah 72. Tak ada penolong bagi oramg2 dholim. Jangan sedikitpun berpaling dari ayat Allah. Pintu langit tak akan bisa dibuka sampai ada onta masuk lubang jarum. Ruh muslim dibukakan pintu surga. Kafir tak akan dibukakan pintu surga sampai onta bisa masuk lubang jarum.

2.) Taat kepada Rasul. Umatku akan masuk surga kecuali yang membangkang.

3.) Thalabul ilmi, menuntut ilmu. Mencari ilmu syarii. Mencari ketinggian ilmu Allah adalah jalan menuju surga.

4.) Bertakwa dan berakhlak baik (khusnul khuluq) . Apa faktor yg menyebabkan masuk surga? Takwa dan khusnul khuluq (Rasul) . Tidak ikut2an, melakukan semuanya karena Allah. Juga meninggalkan maksiat. Tak mau mengurangi timbangan saat berdagang karena takut Allah. Laki2 kaya raya, takut dosa: indikasi ketakwaan. Khusnul khuluq…

Nabi tak hanya membawa berita baik tapi juga berita ancaman. Tak boleh merasa aman dari azab Allah. Rasa takut dan rasa aman keduanya ada di manusia.

Harus ada rasa takut dan tak aman di dunia

Khauf dan Rodja
Takut dan harap
Keduany seperti sayap burung utk terbang.

NERAKA

1.) keberadaan neraka –> memag neraka ada, seperti difirmankan Allah di Quran:
Al Baqarah 24
Allah suruh kita takut kpd neraka
Al Kahfi 29
Al Fatah 6
Al Furqon 11
An Nisa 66
Miraj, rasul melihat banyak penghuni neraka: wanita, kufur kpd suami. Untuk itu wanita banyak bersedekah agar ringan. Banyak melaknat : suami berbuat baik sepanjang hidup, istri bilang tak pernah berbuat baik. Harus diwaspadai bagi wanita.

2.) Bagaimana agar terselamatkan dari Neraka

1. Berdoa, minta dijauhkan dari Neraka. Semakin banyak meminta, neraka mengamini doa yang minta.

2. Puasa karena maknanya sam dengan 70 tahun perjalanan per hari puasa

3. Sodaqoh. Sebutir biji kurmapun lakukan. Membuat tameng.

4. Menjaga lisan. Lisan banyak celakanya. Ghibah. Nabi ke Muadz Bin Jabbal:
Tahan dari mu ini (mulut) . Ucapan mulut akan diminta pertanggungjawabannya kelak. Jangan anggap biasa, bisa menyeret ke neraka 70 tahun perjalanan. Banyak puasa harus hati2. Jaga mulut.

5. Dzikir. Tdk ada amalan yg menyelamatkan anak Adam dari api Neraka selain dzikir.

6. Shalat 5 waktu, konsisten sehat atau sakit. Kewajiban shalat tak pernah gugur. Yg gugur rukunnya saja, misal tak bisa berdiri, ya silakan duduk.Dalam keadaan perang sekalipun tetap wajib shalat. Shalat menjadi cahaya.

Sifat Neraka

1.) Luasnya (hal. 93) 70 ribu malaikat. Sedemikian besarnya.

2.) Kedalamannya luar biasa. Batu dilemparkan 70 tahun perjalanan baru sampe dasarnya padahal berat batu sebesar 7 onta bunting. Jangan menganggap Neraka sudah penuh meski orang kafir banyak. Tidak ada yg terlewat dari ancaman neraka.

3.) Panasnya 70 kali dari api dunia, otak mendidih, matahari dan rembulan dilemparkan ke neraka.

4.) Makanan, zakum (kepala2 Setan) . Setes zakum memporakporandakan dunia. Bagaimana itu masuk di perut manusia. Makanan hanya sampai di kerongkongan penghuni neraka. Minumannya darah dan nanah dari penghuni neraka lainnya.

5.) Menangis sampe darah keluar dari Mata merekA. Tereak. Nangis hizteris. Allahu Akbar.

Beberapa org yg terancam mazuk neraka

1.) Sombong
Bukan yg suka pake hal bagus
Menolak kebenaran dan merendahkan orang lain
Kaya tak tercela, jangan merendahkan orang lain

2.) Terkenal dengan kejelekan
Sampah masyarakat
Suka mencuri, Suka menghujat

3.) Pemimpin dholim dan wanita yang menunjukkan aurat
Kaum yg selalu membawa pecut, penguasa dholim
Wanita yang berpakaian tapi telanjang
Ajarkan menutup aurat

4.) Tiga orang yg salah niat (sum’ah)
1. Berjihad
2. Pengajar Quran
3. Infaq

5.) Tidak membayar zakat (hal 98)
Dari harta yg ditimbun
Simpanan emas, tabungan 85 gram emas

6.) Tidak melakukan apa yg diucapkan. Ini teguran untuk ustadz, dai atau kyai.
Lidah dipotong gunting api
Kembali lagi jadi lidah
Dipotong lagi
Jangan bilang ustadz masuk surga

Ancaman:

A. Menyampaikan yg tak benar (An Naam ayat 17)
Halal Haram berdusta atas Nama Allah
Diabu-abukan
Haram menjadi halal
Menuruti kemauan banyak orang
As Shaff ayat 3

B. Tidak mengamalkan
Besar kemurkaan Allah

Jangan merasa aman
Khauf dan rodja

Jangan memvonis
Bisa mengatakan terancam

Rahmat Allah mendahului kemurkaannya
Kisah orang membunuh 100 nyawa
Rahmat Allah
Jangan memvonis
Baik neraka atau surga

Wanita rajin ibadah tapi jahat kpd seekor kucing, masuk neraka.

Tasbih atau Istighfar?

Ibnu Taimiyah ditanya, mana yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba, istighfar atau tasbih? Beliau menjawab, “Jika pakaian bersih, maka parfum dan air bunga lebih bermanfaat. Jika pakaian kotor, maka sabun dan air lebih berguna. Tasbih adalah parfum orang-orang yang bersih dan istighfar adalah sabun bagi orang-orang yang berdosa.” (dari status FB tahun lalu)

tasbih-atau-istighfar

 

Mendustakan Qadar

Kajian Rabu malam bada Maghrib di Masjid Nurul Iman,  Blok M Square oleh ustad Khalid Basalamah (21/09/2016)

Masya Allah…  Ini adalah kali kedua bagi saya dan istri mengikuti kajian 76 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa oleh ustad Khalid Basalamah.  Alhamdulillah saya bisa hadir lebih awal,  pukul 17:15, sehingga bisa mendapatkan front row (shaf pertama).  Tema bahasan kali ini Dosa ke 37: Mendustakan Qadar (halaman 105 sd 111 dari buku).


Secara sederhana qada adalah keputusan Allah, misalnya ada hidup, ada pagi dan siang, ada lapar serta haus. Untuk setiap qada ada qadarnya. Misalnya saat perut kita lapar, itu berarti saatnya kita perlu mengisi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Ada orang yang qadarnya baru merasa lapar 4 jam, tapi ada juga yang qadarnya 3 jam. Qadara setiap orang berbeda-beda meski semuanya masuk dalam qada ada lapar dan ada kenyang.

Kita wajib beriman kepada qada dan qadar. Semua yang ada di dunia ini penentuannya dari Allah subhanahu wa taala dan telah ditulisan di Lauhul Mahfuz (LM). Kekuasaan Alla menciptakan segalanya baik yang baik dan buruk, meski tak ada satupun sifat Allah yang buruk dan Allah selalu memerintahkan kebaikan, menghindari keburukan.

Lalu buat apa Allah menciptakan keburukan?

1. )Kemahabesaran Allah. Ada ikan yang diciptakan Allah buruk sekali seperti batu dan kita tak usah mempertanyakan mengapa ikan buruk tersebut diciptakan. Ini semuanya menunjukkan kemahabesaran Allah subhanahu wa taala. Manusia ada yang tampan, cantik dan ada juga yang buruk. Perbuatan juga ada yang baik dan ada pula yang buruk.

2.) Untuk menguji hambaNya. Allah tak pernah ada sifat buruk, misalnya pelit. Makanya Allah perintahkan jangan pelit,  harus dermawan. Ghibah,  zina semua Allah ciptakan sebagai keburukan. Itu sudah qada nya Allah. Makanya Rasul pernah mengatakan: “Wajib kalian patuh kpd pemimpin walaupun ia berkulit hitam dari Etiopia.

Kedholiman sebagai keburukan juga ada qadarnya, paling tidak ya mati seperti Firaun.

Mendustakan qada dan qadar termasuk dosa besar. Tidak boleh mengkufuri sebagian kitab Allah dan mengimani lainnya. Beriman harus meyakini. Mendustakan qadar menjadi dosa besar bila meragukan qadar. Sementara itu kalau mendustakan qadar berarti dia telah kufur karena menganggap semua hal terjadi atas kendalinya atau kendali manusia lainnya.

Banyak ayat Al Quran terkait qadar ini antara lain Al Qamar 49, Al Shaffat 96. Allah, atas keluasan ilmuNya, bisa menyesatkan siapa yg diinginkan dan tak ada yang kuasa merubahnya. Firaun sekalian Allah sesatkan setelah tak mau terima peringatan.

Kisah nabi Musa ketika merasa sudah yang paling pintar kemudian Jibril membisikkan perintah Allah untuk menyusuri panati dan bertemu dengan nabi Khidir. Nabi Musa berguru kepada nabi Khidir dengan syarat nabi Musa tak boleh bertanya apapun atas apa yang dilakukan nabi Khidir. Allah telah menetapkan qadar untuk nabi Khidr melakukan tiga hal:

a.) Nabi Khidr melobangi perahu nelayan. Nabi Musa bertanya, tapi Nabi KHidr menjawab bahwa Musa tak boleh bertanya.

b.) Nabi Khidr mmbunuh anak kecil (5 tahun), nabi Musa bertanya tapi Nabi Khird mengingatkan bahwa dia tak boleh bertanya.

c.) Pada saat mereka berjalan dan kelaparan, mereka masuk dalam sebuah kampung untuk minta makan. Sayangnya penduduk kampung tak ada yang sudi memberi makan. Kemudian mereka menjumpai sebuah tembok yang akan runtuh. Atas ijin Allah nabi Khidr berhasil membuat tembok tersebut tak jadi roboh. Nabi Musa mengusulkan kepada nabi Khidr bahwa atas jasa ini seharusnya mereka bisa mendapatkan imbal jasa dari penduduk kampung berupa makan kepada mereka. Nabi Khidr tak setuju.

Kemudian Nabi Khidr menjelaskan hikmah dari semua yang ia lakukan atas perintah Allah:

Perahu nelayan dilobangi karena di depan akan ketemu perompak yang akan merampas setiap perahu yang melewati laut tersebut. Allah menghendaki perahu nelayan tersebut dilobangji agar terlihat cacat sehingga perompak laut tak tertarik mengambil perahu nelayan ini. Allah Maha Tahu segala yang ghaib termasuk apa yang akan terjadi di depan. manusia tak tahu apa-apa.

Anak kecil dibunuh oleh nabi Khidr padahal membunuh itu dilarang Allah. Namun karena ini perintah dari Allah maka anak kecil tersebut dibunuh. Ternyata orang tua anak ini orang yang soleh dan dikhawatirkan nanti kalau anak ini dewasa bisa membuat orang tua anak ini menjadi kafir padahal sebelumnya soleh. Allah mengetahui semuanya dan akan mengganti anak kecil tersebut dengan anak lain yang lebih baik kelak.

Tembok ditegakkan karena di bawah tembok tersebut ada harta anak yatim yang masih belum dewasa. Dikhawatirkan kalau tembok roboh maka harta tersebut akan kelihatan dan diambil oleh orang-orang tamak di kampung itu. Untuk itu Allah menghendaki tembok tersebut terus berdiri kokoh agar pada saat anak-anak yatim nanti sudah dewasa, mereka bisa mengambil harta tersebut.

Dalam kisah nabi Khidr ini Allah menunjukkan kekuasaannya bahwa Dia maha mengetahui apa yang akan terjadi sehingga Dia membuat skenario tiga hal yang membuat nabi Musa bertanya-tanya tersebut: perahu nelayan, anak kecil 5 tahun dibunuh dan tembok pembatas kampung ditegakkan. Semua hikmah ada dalam penentuan Allah subhanahu wa taala.

Semua itu pada dasarnya adalah keluasan ilmu Allah yang kita sama sekali tak bisa pahami dengan kemampuan kita. Ada orang yang bisa menikmati perzinaan (naudzubillah) dengan ijin Allah, atau perbuatan-perbuatan maksiat tanpa mereka menyadari bahwa itu dilarang Allah. Dalam diri kita ada potensi kejahatan dan kebaikan yang Allah berikan ke manusia dan jin.

Ada 6 golongan yang dilaknat Allah dan Rasul. Dalam sebuah hadits Rasul bersabda:

1.) orang mendustakan qadar

2.) orang yang manambah Kitab Allah

3.) orang yang berkuasa dengan bengis

4.) orang yang menghalalkan sesuatu yang Allah haramkan

5.) orang yang menghalalkan atas keluargaku (istri2ku) sesuatu yanga Allah haramkan

6.) orang yang meninggalkan sunnahku.

Makna sunnah:
1.) Berpegang pada sunnahku dan kulafaur rasyidin
2.) sunnah dari segi fiqih (hukum syarii): wajib – sunnah – mubah – makruh – haram yang merupakan bagian kecil dari yang induk (nomer 1). Yang kecil di bawah yg induk.

Yang dimaksud dengan “meninggalkan sunnahku” dalam hadis tersebut adalah semua ajaran-ajaran yang Rasul sampaikan kepada kita, baik yang hukumnya wajib maupun sunnah tanpa kecuali. Sikap mentalnya jangan “ah itu kan sunnah, bukan wajib. Tak mengerjakan tak apa-apa”. Pemikiran ini keliru, semua ajaran Rasul wajib kita ikuti kecuali yang khusus hanya berlaku pada Rasul, misalnya janda-jandanya tak boleh dinikahi siapapun atas perintah Allah.

Sinyal Allah selalu datang ke kita. Tinggal tergantung kepada kita apakah kita merasakannya atau tidak. Hidayah selalu menghadiri kita hanya saja apakah kita menyadari bahwa itu sebuah hidayah?

Qadar itu ada yang sifatnya mutlak (tak ada campur tangan kita) maupun ikhtiar (ada campur tangan kita). Kita dilahirkan sebagai laki atau perempuan sifatnya mutlak. Namun sifat baik atau buruk adalah ikhtiar; Allah memberi kesempatan kepada kita (manusia) untuk memilih.

76-dosa-besar-buku

img20160922160353


Catatan Tanya Jawab (bada Isya)

(T): Kenapa anak saya selalu bilang bahwa saya kolot karena merujuk kepada jaman nabi yang sudah usang. Bagaimana ustad?

(J): Setiap ada pertanyaan dari anak coba telusuri apa sebabnya. Kalau sebabnya karena kolot, coba berikan penjelasan. Bisa jadi karena tayangan TV dia melihat iklan orang mencukur jenggot, kenapa ayahnya malah memelihara jenggot kemudian dibilang kolot.

(T) Terkait tarbiyah …

(J):

Jangan paksakan anak seperti kita yang sudah rajin hadir di taklim. Jadikan majelis ilmu hiburan. Niatkan hiburan nikmat. Ibadah itu kenikmatan. Jangan campurkan hal-hal yang sifatnya ibadah dengan kecintaan dunia yang penuh potensi dosa. Keran dosa ditutup. Baca kisah satu sahabat yg ringkas. Cek apa masih ada keran dosa yg  terbuka?  Ini tak bisa disatukan, seperti minyak dan air. Gak mungkin dosa dan ibadah nyampur.

Cara kerja iblis dan setan effetif. Dia akan mencek paling hulu terlebih dahulu yaitu tentang sumber pendapatan manusia: halal atau haram? Kalau sudah jelas haram, misalnya dari korupsi, menipu atau riba, maka iblis senang dan tak perlu menggoda lainnya lagi. Mengapa? Karena Allah tak akan menerima amalan orang yang sumber penghasilannya haram. Semuanya tertolak. Misalnya menghajikan orang dengan uang korupsi, kemudian yang diberangkatkan haji mendoakan kebaikan untuk yang membiayai maka doanya itu justru akan mempercepat jalannya menuju neraka. Hati-hati dengan harta yang haram.

Kita tak perlu memikirkan hal-hal yang tak perlu yang sudah menjadi qada Allah misalnya mengapa saya pesek, alis jarang, jenggot tak ada. Demikian halnya kita tak perlu tahu dimana kuburan nabi2 sebelu nabi Muhammad. Semua kisah di alam semesta ini sudah ada di Lauh mahfuz. “Inilah Akibat Perbuatanmu” – youtube Makassar oleh ustad Khalid akan ditayangkan sebentar lagi. Sebaiknya ditonton.

(T) Apa doa bisa merubah takdir?

(J) Allah sdh tahu bhw kita akan berdoa untuk merubah takdir dan telah mencatat hasilnya di LM

(T): Bagaimana dengan rezeki?

(J): Pengalaman masa kecil saat jalan-jalan di pantai dengan ayah di Makasar,  pantai Losari. Banyak sekali yang berjualan emas dan ayah menceritakan bahwa Allah memberi rezeki kepada mereka semua terlepas ia kafir atau tidak. Dan pedagang2 di Losari tak pernah ketakutan bila ada toko emas baru buka. Bagi mereka malah seneng karena semuanya terpusat di Losari. Orang jualan emas tak takut toko nambah. Takut tersaingi,  salah!

(T): Mohon doa ibu saya yang sakit sudah lama tak sembuh-sembuh dan sering mengatakan perasaan mau mati.

(J): Perasaan akan mati merupakan  tanda2 keimanan. Makanya orang yang suka berpesta pora mereka tak merasa akan mati sehingga keimanannya rendah. Padahal ulama justru menggali liang lahat di belakang rumahnya,  diresapi sebagai tempatnya kelak bisa saatnya tiba. Mati bukanlah akhir segala-galanya. Mati adalah awal segala gala nya, karena kita akan melihat hasilnya, hasil perbuatan kita selama di dunia. Jaman sahabat dulu orang yang akan mati malah diberi ucapan selamat: ” Sebentar lagi engkau akan melihat hasil dari perbuatan baikmu”. Kafir takut kematian. Org beriman tak perlu khawatir. Mati hanya pindah alam.

(T) Adakah hari baik dan buruk?

(J): Tidak ada hari buruk. Yang ada hari lebih baik hari lain: Jumat. Jangan pernah mencaci maki waktu karena ciptaan Allah. Gak ada hari sial.

(T):  Syubuhat terkait Khidir.

(J): Tak ada riwayat pertemuan dg Khidir. Hanya ada kisah Isra Miraj saja dan itu Rasul melihatnya bukan di dunia. Ruh tidak akan pernah kembali ke dunia. Para syuhada yang gugur di medan perang memohon kepada Allah agar dihidupkan lagi karena ingin membantu msulimin berperang. Allah tak pernah kabulkan. Tak ada cerita orang sudah mati hidup lagi. Jelas!

Suatu ketika ustadz mengadakan pengajian di rumah seorang kaya di Makassar. Pada saat maghrib dan pengajian sedang dimulai ada anak perem[uan yang jalan-jalan di samping kolam renang. Ustadz menanyakan ke Bapak pemilik rumah, siapa perempuan itu. Ternyata anaknya.

Mengapa tak ikut pengajian?

Wah dia lain ustadz …

Maksudnya?

Setiap Maghrib dia bertemu dengan arwah kakeknya dan membuatkan kopi kesukaan kakeknya …

Sudah, tak usah diteruskan ceritanya, saya yang lanjutkan. Setelah itu dia bisa mendapat informasi dari arawah kakeknya tentang rezekinya si Fulan, si badu dan lain-lain bukan?

Benar ustadz, dia tahu dari arwah kakeknya….

Bukan, itu di anak perempuan Bapak ada jin dan harus segera diobati ruqyah.

Take home message untuk jamaah:

“Coba bikin komitmen setiap hari sebelum tidur baca satu saja kisah sahabat. Kalau ini rutin teman-teman lakukan, hasilnya akan sangat bagus sekali.”

Siap ustadz! Insya Allah ….