Feeds:
Posts
Comments

Saat timbul keinginan bermaksiat..

Cobalah nyalakan api di lilin..

Tunggu 5 menit..

Lalu letakkan telapak tangan di atas api lilin 1 menit saja..

Belum perlu berlama-lama..

Rasakan.. Dan bayangkan..

A. Api Peringatan.

Allah ta’ala berfirman,

نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِلْمُقْوِينَ

“Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir..” (QS Al-Waqi’ah: 73)

Yakni api di dunia sebagai peringatan atas panasnya api neraka yang berkali-kali lipat..

B. Panas Berlipat.

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إنها فضلت عليها بتسعة وستين جزءا كلهن مثل حرها

“Sesungguhnya api neraka itu dilipatgandakan 69 (enam puluh sembilan) kali lebih panas dari api dunia..

Setiap bagian panasnya semua sama..”

(HR. Al-Bukhari: 3265, Muslim: 2843)

Kala terbetik keinginan bermaksiat..

Cobalah nyalakan api dunia,

dan rasakan panasnya sejenak saja..

Adalah Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu terkadang menghidupkan api di malam hari..

Lalu mendekatkan tangannya ke api seraya berkata (kepada diri sendiri):

“Wahai Ibnu Al-Khattab, mampukah engkau bersabar atas panas api ini..?”

#sahabatilmu

repost @kajianislamchannel

image

GOSIL (gowès silaturahim) dengan temen-temen kuliah yang baik-baik dan lucu-lucu. We have been friends for 36 years already. Alhamdulillah pada suka gowès, maka kita bertemu dan berkumpul bersama. Barangsiapa punya selera dab kesukaan yang sama, maka berkumpullah kalian! Pererat silarurahim. Sebenarnya silaturahim itu memanjangkan umur. Insya Allah.
Berangkat dari rumah 6:20 menuju McD sektor 9 Bintaro, ketemu sama Chairul Hakim dan Setijo Awibowo. Kemudian jam 7:03 kami meluncur ke McD Emerald dimana  Sis Indra Cahyono dan Hanan Nugroho telah menunggu kami. Jebrèèt….! ….

AND THEN THERE WERE FIVE!!!

Yup! The five of us then started pedaling down to Graha Raya with all of us feeling fresh and happy. Sis Indra was our captain to show us the new way to Alam Sutera which this time is completely different from our normal path. It’s great new route and all of us were very excited. We then entered the housing complex which has two-way bicycle track and it’s basically around 3 KM to go to Living World mall.

Capek ah ngomong Inggris muluk, lagian siapa yang mau baca coba? Wong Mediun waé kok keminggris to lé lé …. Giyaya men kowé! Wis, balik ngomong Jow

image

o waé!

Pas di BSD ternyata ban belakang sepeda Chairul kempes. Wah. Terpaksa dievakuasi ke Roda Link yang hanya 2 KM lagi di depan kami. Setelah ban bocor diganti baru, gowes kami lanjutkan ke bubur ayam sedap tenan, sledut senut nggawé ngguweblak saking enaké. Setelah isi BBM bubur ayam manteb, perjalanan dilanjut ke Bintaro via JPG (jalur pipa gas). Enak banget tanjakannya. Kemudian kami berhenti juga di masjid Bani Umar. Dari sini kami lanjut ke McD Emerald. Di sinilah kami berpisah sambil merencanakan lagi jadwal gosil yang akan datang. Insya Allah 8 Mei nanti. Next route: Kota Tua – Ancol, menyusuri pantai Ancol.

Edomondo:
Distance: 44.8 KM
Calories : 1436

KEJAMNYA WAKTU SUBUH

PADA KENYATAANNYA BANYAK YANG MENARIK SELIMUT DAN TIDUR KEMBALI SAAT MUSIM HUJAN.
INI KEJAMNYA WAKTU SUBUH

Allah bersumpah dalam Al Fajr :
“Demi fajar (waktu Subuh)”.
Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan:
“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”.

Ada apa sebenarnya di balik waktu Subuh?
Mengapa Allah sampai bersumpah demi waktu Subuh? 
Dan mengapa pula kita harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh? 
Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?

Ya, ternyata waktu Subuh memang benar-benar sangat berbahaya!
Waktu Subuh itu lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api.
Waktu Subuh bisa lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan.
Waktu Subuh bahkan lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin!

Jika ada sekawanan perampok menyatroni rumah kita, dan mengambil paksa semua barang yang kita miliki.
Emas dan semua perhiasan dirampas.
Uang cash puluhan juta dirampas.
Laptop yang berisi data-data penting dirampas. Mobil yang belum lunas cicilan-nya juga dirampas.
Nah,bisa dibayangkan bagaimana pedihnya hati kita menerima kenyataan itu?

Tapi ketahuilah, sebenarnya waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu.
Sebab jika kita ‘tergilas waktu Subuh’, sehingga melalaikan shalat fajar, maka kita akan menderita kerugian yang jauh lebih besar dari sekadar kehilangan laptop dan mobil.
Kita bahkan akan kehilangan dunia dan segala isinya. 

Ingat,!!
“Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya,” (HR Muslim).

Waktu Subuh juga bisa lebih menyengsarakan dari sekadar kemiskinan di dunia.
Sebab bagi orang-orang yang ‘tergilas waktu Subuh’, sehingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid, maka pada hakikatnya, merekalah orang-orang miskin sejati yang hanya mendapatkan upah 1/150 (0,7%) saja dari pahala shalatnya.
“… dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan sholat semalam suntuk”
(HR Muslim)

Shalat semalam suntuk adalah shalat yang dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar.
Fantastis!
Shalat selama sepuluh jam, atau kurang lebih, sama dengan 150 kali shalat!
Jadi, betapa agungnya fadilah shalat Subuh berjamaah ini, khususnya bagi Kaum Adam.
Dan betapa malangnya orang yang ‘tergilas waktu Subuh’, orang-orang yang mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid.

Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin.
Mengapa demikian?
Karena Rasulullah telah bersabda:
Bahwa orang yang tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah, kedudukan-nya setara dengan orang munafik.
“Sesungguhnya tiada yang dirasa berat oleh seorang munafik, kecuali melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh.
Sekiranya mereka tahu akan keagungan pahalanya, niscaya mereka bakal mendatanginya (ke masjid, shalat berjamaah) sekalipun harus berjalan merangkak-rangkak”
(HR Bukhari Muslim).

Semoga bermanfaat

Blind Spot

Semua peninju profesional memiliki JURULATIH.
Bahkan, petinju legenda sehebat MOHAMAD ALI sekali pun juga memiliki JURULATIH.
Yaitu ANGELO DUNDEE yang membantu ALI menjadi JUARA dunia sebanyak 3 kali.

Padahal jika mereka BERDUA BERADU BERTANDING, sangat JELAS Angelo Dundee tidak mungkin akan MENANG.

Mungkin kita tertanya tanya, mengapa org sehebat MOHAMAD ALI masih memerlukan JURULATIH kalau sudah JELAS dia pasti MENANG melawan jurulatihnya?

KETAHUILAH…
Bahawa MOHAMAD ALI perlukan JURULATIH bukan kerana jurulatihnya lebih HEBAT tapi kerana ia memerlukan seseorang untuk MELIHAT hal-hal yang “TIDAK DAPAT DIA LIHAT SENDIRI”

Hal yang tidak dapat kita LIHAT dengan MATA sendiri itu yang disebut : “BLIND SPOT” atau “TITIK BUTA”.

Kita hanya boleh melihat “BLIND SPOT” dari bantuan orang lain.

Dalam hidup,  kita perlukan seseorang untuk mengawasi kehidupan kita, SEKALIGUS untuk MENGINGATKAN kita seandainya keutamaan hidup kita mulai keluar dari landasan.

Kita perlukan orang lain YANG :
×. MENASIHATI
×. MENGINGATKAN
×. MENEGUR

Jika kita MULAI melakukan SESUATUkesilapan yang MUNGKIN tidak kita sedari.

Kita perlukan KERENDAHAN HATI untuk :
×. Menerima KRITIKAN
×. Menerima NASIHAT
×. Menerima TEGURAN

Itulah yang  MENYELAMATKAN kita terpesong dari landasan matlamat..

Kita bukan manusia SEMPURNA. Jadi, biarkan orang lain menjadi “MATA” kita di area ‘BLIND SPOT’ kita, sehingga kita boleh MELIHAT apa yang tidak boleh kita LIHAT dengan ‘PANDANGAN’ kita SENDIRI.

Mari kita saling nasihat- menasihati dalam KEBAIKAN dan KESABARAN………

”Sahabat-Sahabatku…

”Pernakah terlintas dalam benak kita sebuah pertanyaan, “Bila nanti ajal menjemput, dengan hati apa kita akan menemui Allah…???”

Seringkali kita bertemu dengan saudara, kerabat atau teman dekat, pertanyaan mereka selalu sama.
Bagaimana kabar kesehatan anda..?
Bagaimana kabar keluarga anda..?
Bagaimana kabar pekerjaan anda..?

Sangat jarang atau bahkan tak pernah kita mendengar mereka bertanya, “Bagaimana kondisi hati anda..?”

Bagi sebagian orang pertanyaan ini bahkan terasa aneh.
Tapi… Bagaimanapun juga kita perlu bertanya, paling tidak terhadap diri kita sendiri.

Abu Hurairah -radhiallahu anhu- berkata:
“Hati adalah raja, sedangkan anggota tubuh adalah tentara. Jika raja  itu baik, niscaya baik pula tentaranya. Jika raja itu buruk, maka akan buruk pula tentaranya”.

Iya, Segumpal darah yang bernama hati itu harus selalu terjaga, karena dengan hati kita mengenal Allah, dengan hati kita mendekat kepada-Nya, dengan hati kita menyusuri jalan menuju-Nya dan dengan hati pula kita akan kembali menemui-Nya.

Allah Azza Wajalla Berfirman:

يَوْمَ لا يَنْفَعُ مَالٌ وَلا بَنُونَ إِلا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

“(Yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tiada lagi berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (Asy-Syu’ara’: 88-89).

Lalu dimanakah hati yang bersih itu…?

Ibnul Qayyim Al Jauziyah mengatakan:
“Carilah (kedamaian) hatimu ditiga tempat, saat mendengarkan Al-Qur’an, saat menghadiri majelis ilmu, atau saat bersepi sendiri (dalam Ibadah). Jika engkau tidak mendapatkannya, maka memohonlah kepada Allah agar Dia memberimu hati yang lain. Karena (pada hakekatnya) engkau tak lagi memiliki hati.”
(Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah dalam kitab fawaaid: 1/149)
Wallahu a’lam…

Di awal kajian ustd Syafiq Riza Basalamah ada tiga pertanyaan tentang harta paling mulia yang seharusnya dikejar oleh setiap muslim:

  1. Lisan yang selalu berdzikir kepada Allah
  2. Hati yang selalu bersyukur atas nikmatNya
  3. Istri beriman yang membantu suaminya beriman

Karena belum pernah dengar ini, kemudian saya googling dengan keywords “lisan yang pandai berdzikir” dan memperoleh artikel ini: https://www.islampos.com/empat-harta-seorang-muslim-59823/

Empat Harta Seorang Muslim

Di antara kesuksesan yang paling banyak diinginkan oleh manusia adalah melimpahnya penghasilan (uang). Karena uang dapat memenuhi kebutuhan manusia dan merealisasikan apa yang ia inginkan. Semenjak ditemukannya alat tukar bernama uang, hidup manusia semakin bergantung padanya. Kalau dulu tanpa uang manusia masih bisa makan, berpakaian dan memiliki rumah, maka sekarang sudah tidak memungkinkan lagi.

Saking pentingnya uang di zaman sekarang. Anak-anak disekolahkan dan diberikan berbagai macam kursus tambahan agar ketika dewasa nanti mudah mencari uang. Para suami bekerja siang dan malam pun untuk mendapatkan uang. Hampir sebagian besar aktivitas manusia terpusat pada perputaran uang.

Sedemikian gigihnya usaha manusia dalam mengejar uang. Bahkan, ada sebagian umat Islam yang shedekahnya, sholat dhuhanya dan do’a-do’a yang dipanjatkanya adalah agar Allah Swt memudahkan dirinya mendapatkan uang yang melimpah.

Namun, teramat disayangkan. Ada perkataan Rasulullah Saw berkenaan dengan harta yang entah sebagian dari kita belum mengetahui atau mungkin lupa. Bahwasannya  Rasulullah Saw pernah bersabda “Ada empat hal yang barangsiapa diberi oleh Allah keempatnya, sungguh ia telah diberikan kebaikan dunia dan akhirat. Lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur, tubuh yang selalu shabar saat menerima musibah, dan istri shalihah yang tidak pernah berpikir untuk mengkhianati suaminya dan selalu membantu suaminya dalam agama.” (HR. Thabrani)

Dalam hadits lain Rasulullah Saw bersabda Harta yang paling utama adalah lisan yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur, dan istri yang beriman yang selalu membantunya menjaga imannya.” (HR. Tirmidzi).

Para ulama menjelaskan bahwasannya keempat karunia tersebut  bersifat kasabi. Artinya harus ada usaha yang dilakukan oleh manusia jika ingin mendapatkannya. Seperti halnya ni’mat iman, ia membutuhkan ilmu dan amal yang terus menerus agar dapat melekat dalam hati. Begitu juga dengan lisan yang selalu berdzikir. Tidak ada orang yang tiba-tiba menjadi ahli dzikir, tanpa terlebih dahulu ia ketahui keutamaan-keutamaan dzikir dan manfaat apa yang akan didapatkan ketika ia rajin berdzikir.

Hati yang pandai bersyukur pun tidak datang dengan sendirinya. Selain harus diketahui terlebih dahulu manfaat bersyukur kepada Allah Swt, kita juga dituntut untuk terus melatih hati kita agar terbiasa bersyukur. Salah satu contoh latihannya yaitu dengan membiasakan melihat orang yang lebih rendah dari kita. Seperti orang yang lebih miskin, orang cacat atau orang yang sedang sakit.

Contoh latihan lain yang dapat membuat hati kita pandai bersyukur adalah setiap bangun pagi setelah membaca do’a, alangkah baiknya jika dilanjutkan dengan kebiasaan berfikir mendalam. Maksudnya memikirkan berbagai macam karunia yang telah Allah Swt anugerahkan kepada kita, mulai dari sehatnya mata, lengkapnya alat pengindera dan ni’mat-ni’mat lain yang tak terhitung jumlahnya.

Jika rasa syukur ada dalam hati maka sifat shabar melekat pada anggota badan. Betapa beruntungnya orang yang meiliki anggota badan yang penyabar. Ia tidak mudah digoda oleh syahwat birahi, tidak marah-marah ketika perut sedang lapar, dan tidak langsung naik pitam ketika ada yang melukai dirinya. Latihan yang paling ampuh untuk membentuk karakter penyabar adalah shoum sunnah.

Istri yang shalihah adalah perhiasan terindah dunia. Dengannya rumah tangga menjadi sejuk dan sakinah. Masa depan anak-anak menjadi cerah ketika dibina oleh seorang ibu yang shalihah. Namun demikian, janganlah lupa istri yang shalihah pun manusia. Ia butuh makan dan nasehat. Maka kewajiban kita memenuhi kebutuhannya dan senantiasa memberinya nasehat baik dengan perkataan maupun dengan keteladanan. Agar ia lebih ringan menjaga keshalihannya.

Jadi, Jika uang hanya bisa memenuhi keinginan-keinginan kita di dunia (kecuali uang yang disedekahkan). Maka keempat harta tersebut dapat memberi kita kepuasan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Mari tingkatkan kesungguhan kita dalam mengejar keempat harta tersebut melebihi kesungguhan kita dalam mengejar uang. [Azam/Islampos]

 

Fiqih Perjudian

Tadinya saya heran mengapa ustadz Ahmad Sarwat, Lc. membahas topik FIQIH PERJUDIAN. Ternyata, subhanAllah, begitu banyak yang saya kurang faham dengan pengertian judi ini karena banyak hal yang sebenarnya sudah biasa kita lakukan bila dikaji dengan EMPAT KRITERIA maka tergolong perjudian. (Kajian Dzuhur, Selasa, 26/04/16).

13092045_10154197681968809_2408459075259335980_n

13094109_10154197682298809_2169558899862191442_n

Empat kriteria tersebut adalah:

  1. Pertaruhan antara 2 pihak, apabila hanya 1 pihak saja maka bukan judi.
  2. Yang dipertaruhkan berupa harta di dunia yakni: uang, benda atau jasa.
  3. Ada menang dan ada kalah, seperti perlombaan dan undian.
  4. Ada perpindahan harta dari yang kalah kepada yang menang.

Contoh judi:

Misalnya penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran

  • Misalnya masing-masing peserta ada uang pendaftaran sebesar Rp. 100 ribu
  • Katakan yang ikut MTQ ada 1000 orang, alias terkumpul uang Rp. 100 juta
  • Misalnya pemenang pertama mendapatkan Rp. 50 juta, kedua Rp. 30 juta dan ketiga Rp. 20 juta (total Rp. 100 juta)
  • Bila hadiah pemenang diambil sepenuhnya maupun sebagian dari uang pendaftaran, maka ini tergolong judi karena para pendaftar yang tidak menang kehilangan uang Rp. 100 ribu yang diserahkan kepada pemenang. Empat kriteria di atas terpenuhi.
  • Bagaimana agar tidak judi dalam MTQ ini?
    • Uang pendaftaran peserta untuk biaya penyelenggaraan, atau tanpa uang pendaftaran sama sekali, pembiayaan dari sponsor
    • Hadiah buat pemenang diambilkan dari sponsor sepenuhnya. Artinya harus ada pemisahan yang jelas antara uang pendaftaran peserta (yang tak boleh digunakan sebagai hadiah bagi pemenang walaupun sedikit sekalipun) dan uang untuk hadiah kepada pemenang yang murni hanya dari sponsor.

Misalnya main gundu

  • Si Otong main gundu sama si Aceng, masing-masing punya modal 10 kelereng.
  • Pada akhir permainan si Otong menang sehingga ia membawa pulang 20 kelereng, sedangkan si Aceng ludes tak punya lagi kelereng.
  • Aceng pulang ke rumah, nangis ke Abah, bilang bahwa kalah main gundu. Aceng sedih.
  • Dalam hal ini ada pemenuhan 4 kriteria di atas.
  • Bagaimana supaya tidak judi? Otong harus mengembalikan 10 kelereng Aceng.

Undian kopi ABC

  • Misalnya kopi ABC selalu memasukkan nimer undian di setiap sachet kopi yang dijualnya.
  • Setiap hari dilakukan undian dengan hadiah sat buah motor. Bila sesorang memegang nomor (dari sachet yang ia beli) dan keluar dalam undian, maka ia mendapatkan motor.
  • Apakah tergolong judi? Terantung. Kalau misalnya harga kopi tak berubah (katakanlah Rp. 3000 per sachet) kerika ada promo ini, maka ini bukan judi. Namun bila ABC menaikkan harga jualnya menjadi Rp. 3.5000,- dengan tujuan yang Rp. 500 untuk modal beli motor yang diundi, maka menjadi judi, karena yang tak mendapatkan undian dirugikan dengan harga yang naik itu.

Main pancho

  • Misal si Fulan menantang temen2nya adu pancho dengan imbalan: bagi yang menang maka ia akan mendapatkan traktiran bakso, namun kalau kalah, mereka gak bayar apa2, gak ada sangsi. Maka ini bukan judi, karena yang kalah tak dirugikan sama sekali.
  • Namun bila si Fulan mensyaratkan bahwa yang kalah juga harus mentraktirnya bakso juga, maka jatuhnya menjadi judi, karena sekarang yang bertaruh menjadi dua pihak.

Arisan

  • Tak tergolong judi, karena yang sudah menang harus (wajib) ikut di putaran selanjutnya.
  • Tergolong judi bila nilai iurannya berubah-ubah dengan berjalannya waktu.

Wallahu’alam bishawab

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 112 other followers