Feeds:
Posts
Comments

160924-kajian-pagi-nurim

Catatan kajian Islam di Masjid Nurul Iman, Sabtu 24/09/2016 jam 9:30 – 11:45

Pada dasarnya kajian ini berdasarkan sebuah buku bertajuk Surga Newara & Calon Penghuninya karya Syaikh Ali Hasan Al Halabi Al Atsari. Pak ustadz pada awalnya menyinggung mengenai pentingnya kita selalu mengurangi mengerjakan hal-hal yang tak bermanfaat misalnya musik. Bahkan, orang Indonesia sudah benar menerjemahkannya dalam kata lagu yang aslinya dari bahasa Arab dengan makna “sesuatu yang tak ada manfaatnya”. Memang lagu tak ada manfaatnya.

surga-neraka-calon-penghuninya

Sifat Penghuni Surga

1.) Tidak buang hajat meski makan dan minum. Hal ini bila terjadi di dunia, merupakan penyakit karena apa yang dimakan pada akhirnya keluar yang tak berguna. Penghuni surga keluarnya dalam bentuk tetesan keringat wangi seperti bau kesturi, sangat wangi.

2.) Pintu surga ada 8 termasuk pintau Ar Royan, Pintu Puasa, Pintu sodaqoh dsb. Tidak ada penghuni surga yg sakit, dan tidak akan pernah mati. Yang di surga maupun yg di neraka semuanya tak akan pernah mati, kekal selamanya. Selalu sehat, masa muda terus, selalu senang tanpa kesusahan, tidak ada pikun, tidak ada resah dan hidup terus.

3.) Riwayat Annas bin Malik, Rasul bersabda yang intinya: Sungguh tempat di surga lebih baik dari dunia dan isinya. Wanita surga andai turun akan mampu menerangi yg ada di langit dan bumi. Wanginya luar biasa

4.) Di surga ada pasar yg akan didatangi penghuni surga setiap Jumat dimana selalu ada angin yang berhembus, membuat wajah semakin tampan sehingga saat pulang ke rumah istri semakin takjub, semakin heran akan ketampanan suami yang baru pulang dari pasar. Demikian halnya istri semakin cantik setelah suami pulang dari pasar karena ada angin berhembus di pasar pada hari Jumat.

5.) Kenikmatan paling agung. Rasul: Ketika penghuni surga masuk surga, mereka merasa sudah mencapai puncak kenikmatan. Allah akan tunjukkan janjinya. Apa itu?  Kata penghuni surga yang sudah cukup nikmatnya: “Bukankah Allah sdh memasukkan kami ke surga? Wajah sdh diputihkan. Nikmatnya fasilitas surga.” Terbukalah sitar atau hijab sehingga melihat wajah Allah. Demi Allah, tdk ada satupun hal yang lebih indah dan agung selain bisa melihat wajah Allah.  Itulah puncak kenikmatan sesungguhnya. Tidakkah kita ada keinginan di hati kita?  Bayangkan, setiap hari ada lembaran uang  yang banyak di depan pintu rumah. Bukankah kita penasaran pengen tahu siapa gerangan yang berbaik hati menaruh rezeki uang di depan pintu rumah kita setiap hari. Siapa sih? Bagaimana wajahnya? Demikian halnya Allah yang telah memberi kenikmatan kepada kita tiada tara: nimat sehat, nikmat diberi penglihatan, persendian yang bisa menyebabkan kita berjalan, menoleh kiri kanan dan atas bawah. Bukankah Allah telah memeberi nikmat tak terhingga kepada kita? Masak kita tak ingin melihat wajah Allah? Sudah pasti!!!

Orang yg rugi bila masuknya ke surga telat. Semua orang sudah masuk surga. Apa masih ada tempat? Maukah mendapat kenikmatan tak terhingga? Atau seperti raja dari raja2 dunia. Penghuni surga kelasnya adalah raja dari raja2 dunia. Tak hanya itu, mendapatkan 10 kali lipat pahala, kenikmatan dan kehormatan, mendapatkan apa yg diinginkan jiwa kamu. Puncak kejayaan manusia adalah bila masuk surga. Surah Ali Imron: Barangsiapa dijauhkan dari api neraka…. Sungguh ia orang yg sukses. Dunia kenikmatan semu.

Bagaimana caranya masuk surga?

1.) Iman dan Tauhid. Tanpa iman gak mungkin masuk surga. Murnikan iman, murnikan tauhid. Kalau syirik tak diampuni. Al maidah 72. Tak ada penolong bagi oramg2 dholim. Jangan sedikitpun berpaling dari ayat Allah. Pintu langit tak akan bisa dibuka sampai ada onta masuk lubang jarum. Ruh muslim dibukakan pintu surga. Kafir tak akan dibukakan pintu surga sampai onta bisa masuk lubang jarum.

2.) Taat kepada Rasul. Umatku akan masuk surga kecuali yang membangkang.

3.) Thalabul ilmi, menuntut ilmu. Mencari ilmu syarii. Mencari ketinggian ilmu Allah adalah jalan menuju surga.

4.) Bertakwa dan berakhlak baik (khusnul khuluq) . Apa faktor yg menyebabkan masuk surga? Takwa dan khusnul khuluq (Rasul) . Tidak ikut2an, melakukan semuanya karena Allah. Juga meninggalkan maksiat. Tak mau mengurangi timbangan saat berdagang karena takut Allah. Laki2 kaya raya, takut dosa: indikasi ketakwaan. Khusnul khuluq…

Nabi tak hanya membawa berita baik tapi juga berita ancaman. Tak boleh merasa aman dari azab Allah. Rasa takut dan rasa aman keduanya ada di manusia.

Harus ada rasa takut dan tak aman di dunia

Khauf dan Rodja
Takut dan harap
Keduany seperti sayap burung utk terbang.

NERAKA

1.) keberadaan neraka –> memag neraka ada, seperti difirmankan Allah di Quran:
Al Baqarah 24
Allah suruh kita takut kpd neraka
Al Kahfi 29
Al Fatah 6
Al Furqon 11
An Nisa 66
Miraj, rasul melihat banyak penghuni neraka: wanita, kufur kpd suami. Untuk itu wanita banyak bersedekah agar ringan. Banyak melaknat : suami berbuat baik sepanjang hidup, istri bilang tak pernah berbuat baik. Harus diwaspadai bagi wanita.

2.) Bagaimana agar terselamatkan dari Neraka

1. Berdoa, minta dijauhkan dari Neraka. Semakin banyak meminta, neraka mengamini doa yang minta.

2. Puasa karena maknanya sam dengan 70 tahun perjalanan per hari puasa

3. Sodaqoh. Sebutir biji kurmapun lakukan. Membuat tameng.

4. Menjaga lisan. Lisan banyak celakanya. Ghibah. Nabi ke Muadz Bin Jabbal:
Tahan dari mu ini (mulut) . Ucapan mulut akan diminta pertanggungjawabannya kelak. Jangan anggap biasa, bisa menyeret ke neraka 70 tahun perjalanan. Banyak puasa harus hati2. Jaga mulut.

5. Dzikir. Tdk ada amalan yg menyelamatkan anak Adam dari api Neraka selain dzikir.

6. Shalat 5 waktu, konsisten sehat atau sakit. Kewajiban shalat tak pernah gugur. Yg gugur rukunnya saja, misal tak bisa berdiri, ya silakan duduk.Dalam keadaan perang sekalipun tetap wajib shalat. Shalat menjadi cahaya.

Sifat Neraka

1.) Luasnya (hal. 93) 70 ribu malaikat. Sedemikian besarnya.

2.) Kedalamannya luar biasa. Batu dilemparkan 70 tahun perjalanan baru sampe dasarnya padahal berat batu sebesar 7 onta bunting. Jangan menganggap Neraka sudah penuh meski orang kafir banyak. Tidak ada yg terlewat dari ancaman neraka.

3.) Panasnya 70 kali dari api dunia, otak mendidih, matahari dan rembulan dilemparkan ke neraka.

4.) Makanan, zakum (kepala2 Setan) . Setes zakum memporakporandakan dunia. Bagaimana itu masuk di perut manusia. Makanan hanya sampai di kerongkongan penghuni neraka. Minumannya darah dan nanah dari penghuni neraka lainnya.

5.) Menangis sampe darah keluar dari Mata merekA. Tereak. Nangis hizteris. Allahu Akbar.

Beberapa org yg terancam mazuk neraka

1.) Sombong
Bukan yg suka pake hal bagus
Menolak kebenaran dan merendahkan orang lain
Kaya tak tercela, jangan merendahkan orang lain

2.) Terkenal dengan kejelekan
Sampah masyarakat
Suka mencuri, Suka menghujat

3.) Pemimpin dholim dan wanita yang menunjukkan aurat
Kaum yg selalu membawa pecut, penguasa dholim
Wanita yang berpakaian tapi telanjang
Ajarkan menutup aurat

4.) Tiga orang yg salah niat (sum’ah)
1. Berjihad
2. Pengajar Quran
3. Infaq

5.) Tidak membayar zakat (hal 98)
Dari harta yg ditimbun
Simpanan emas, tabungan 85 gram emas

6.) Tidak melakukan apa yg diucapkan. Ini teguran untuk ustadz, dai atau kyai.
Lidah dipotong gunting api
Kembali lagi jadi lidah
Dipotong lagi
Jangan bilang ustadz masuk surga

Ancaman:

A. Menyampaikan yg tak benar (An Naam ayat 17)
Halal Haram berdusta atas Nama Allah
Diabu-abukan
Haram menjadi halal
Menuruti kemauan banyak orang
As Shaff ayat 3

B. Tidak mengamalkan
Besar kemurkaan Allah

Jangan merasa aman
Khauf dan rodja

Jangan memvonis
Bisa mengatakan terancam

Rahmat Allah mendahului kemurkaannya
Kisah orang membunuh 100 nyawa
Rahmat Allah
Jangan memvonis
Baik neraka atau surga

Wanita rajin ibadah tapi jahat kpd seekor kucing, masuk neraka.

Mendustakan Qadar

Kajian Rabu malam bada Maghrib di Masjid Nurul Iman,  Blok M Square oleh ustad Khalid Basalamah (21/09/2016)

Masya Allah…  Ini adalah kali kedua bagi saya dan istri mengikuti kajian 76 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa oleh ustad Khalid Basalamah.  Alhamdulillah saya bisa hadir lebih awal,  pukul 17:15, sehingga bisa mendapatkan front row (shaf pertama).  Tema bahasan kali ini Dosa ke 37: Mendustakan Qadar (halaman 105 sd 111 dari buku).


Secara sederhana qada adalah keputusan Allah, misalnya ada hidup, ada pagi dan siang, ada lapar serta haus. Untuk setiap qada ada qadarnya. Misalnya saat perut kita lapar, itu berarti saatnya kita perlu mengisi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Ada orang yang qadarnya baru merasa lapar 4 jam, tapi ada juga yang qadarnya 3 jam. Qadara setiap orang berbeda-beda meski semuanya masuk dalam qada ada lapar dan ada kenyang.

Kita wajib beriman kepada qada dan qadar. Semua yang ada di dunia ini penentuannya dari Allah subhanahu wa taala dan telah ditulisan di Lauhul Mahfuz (LM). Kekuasaan Alla menciptakan segalanya baik yang baik dan buruk, meski tak ada satupun sifat Allah yang buruk dan Allah selalu memerintahkan kebaikan, menghindari keburukan.

Lalu buat apa Allah menciptakan keburukan?

1. )Kemahabesaran Allah. Ada ikan yang diciptakan Allah buruk sekali seperti batu dan kita tak usah mempertanyakan mengapa ikan buruk tersebut diciptakan. Ini semuanya menunjukkan kemahabesaran Allah subhanahu wa taala. Manusia ada yang tampan, cantik dan ada juga yang buruk. Perbuatan juga ada yang baik dan ada pula yang buruk.

2.) Untuk menguji hambaNya. Allah tak pernah ada sifat buruk, misalnya pelit. Makanya Allah perintahkan jangan pelit,  harus dermawan. Ghibah,  zina semua Allah ciptakan sebagai keburukan. Itu sudah qada nya Allah. Makanya Rasul pernah mengatakan: “Wajib kalian patuh kpd pemimpin walaupun ia berkulit hitam dari Etiopia.

Kedholiman sebagai keburukan juga ada qadarnya, paling tidak ya mati seperti Firaun.

Mendustakan qada dan qadar termasuk dosa besar. Tidak boleh mengkufuri sebagian kitab Allah dan mengimani lainnya. Beriman harus meyakini. Mendustakan qadar menjadi dosa besar bila meragukan qadar. Sementara itu kalau mendustakan qadar berarti dia telah kufur karena menganggap semua hal terjadi atas kendalinya atau kendali manusia lainnya.

Banyak ayat Al Quran terkait qadar ini antara lain Al Qamar 49, Al Shaffat 96. Allah, atas keluasan ilmuNya, bisa menyesatkan siapa yg diinginkan dan tak ada yang kuasa merubahnya. Firaun sekalian Allah sesatkan setelah tak mau terima peringatan.

Kisah nabi Musa ketika merasa sudah yang paling pintar kemudian Jibril membisikkan perintah Allah untuk menyusuri panati dan bertemu dengan nabi Khidir. Nabi Musa berguru kepada nabi Khidir dengan syarat nabi Musa tak boleh bertanya apapun atas apa yang dilakukan nabi Khidir. Allah telah menetapkan qadar untuk nabi Khidr melakukan tiga hal:

a.) Nabi Khidr melobangi perahu nelayan. Nabi Musa bertanya, tapi Nabi KHidr menjawab bahwa Musa tak boleh bertanya.

b.) Nabi Khidr mmbunuh anak kecil (5 tahun), nabi Musa bertanya tapi Nabi Khird mengingatkan bahwa dia tak boleh bertanya.

c.) Pada saat mereka berjalan dan kelaparan, mereka masuk dalam sebuah kampung untuk minta makan. Sayangnya penduduk kampung tak ada yang sudi memberi makan. Kemudian mereka menjumpai sebuah tembok yang akan runtuh. Atas ijin Allah nabi Khidr berhasil membuat tembok tersebut tak jadi roboh. Nabi Musa mengusulkan kepada nabi Khidr bahwa atas jasa ini seharusnya mereka bisa mendapatkan imbal jasa dari penduduk kampung berupa makan kepada mereka. Nabi Khidr tak setuju.

Kemudian Nabi Khidr menjelaskan hikmah dari semua yang ia lakukan atas perintah Allah:

Perahu nelayan dilobangi karena di depan akan ketemu perompak yang akan merampas setiap perahu yang melewati laut tersebut. Allah menghendaki perahu nelayan tersebut dilobangji agar terlihat cacat sehingga perompak laut tak tertarik mengambil perahu nelayan ini. Allah Maha Tahu segala yang ghaib termasuk apa yang akan terjadi di depan. manusia tak tahu apa-apa.

Anak kecil dibunuh oleh nabi Khidr padahal membunuh itu dilarang Allah. Namun karena ini perintah dari Allah maka anak kecil tersebut dibunuh. Ternyata orang tua anak ini orang yang soleh dan dikhawatirkan nanti kalau anak ini dewasa bisa membuat orang tua anak ini menjadi kafir padahal sebelumnya soleh. Allah mengetahui semuanya dan akan mengganti anak kecil tersebut dengan anak lain yang lebih baik kelak.

Tembok ditegakkan karena di bawah tembok tersebut ada harta anak yatim yang masih belum dewasa. Dikhawatirkan kalau tembok roboh maka harta tersebut akan kelihatan dan diambil oleh orang-orang tamak di kampung itu. Untuk itu Allah menghendaki tembok tersebut terus berdiri kokoh agar pada saat anak-anak yatim nanti sudah dewasa, mereka bisa mengambil harta tersebut.

Dalam kisah nabi Khidr ini Allah menunjukkan kekuasaannya bahwa Dia maha mengetahui apa yang akan terjadi sehingga Dia membuat skenario tiga hal yang membuat nabi Musa bertanya-tanya tersebut: perahu nelayan, anak kecil 5 tahun dibunuh dan tembok pembatas kampung ditegakkan. Semua hikmah ada dalam penentuan Allah subhanahu wa taala.

Semua itu pada dasarnya adalah keluasan ilmu Allah yang kita sama sekali tak bisa pahami dengan kemampuan kita. Ada orang yang bisa menikmati perzinaan (naudzubillah) dengan ijin Allah, atau perbuatan-perbuatan maksiat tanpa mereka menyadari bahwa itu dilarang Allah. Dalam diri kita ada potensi kejahatan dan kebaikan yang Allah berikan ke manusia dan jin.

Ada 6 golongan yang dilaknat Allah dan Rasul. Dalam sebuah hadits Rasul bersabda:

1.) orang mendustakan qadar

2.) orang yang manambah Kitab Allah

3.) orang yang berkuasa dengan bengis

4.) orang yang menghalalkan sesuatu yang Allah haramkan

5.) orang yang menghalalkan atas keluargaku (istri2ku) sesuatu yanga Allah haramkan

6.) orang yang meninggalkan sunnahku.

Makna sunnah:
1.) Berpegang pada sunnahku dan kulafaur rasyidin
2.) sunnah dari segi fiqih (hukum syarii): wajib – sunnah – mubah – makruh – haram yang merupakan bagian kecil dari yang induk (nomer 1). Yang kecil di bawah yg induk.

Yang dimaksud dengan “meninggalkan sunnahku” dalam hadis tersebut adalah semua ajaran-ajaran yang Rasul sampaikan kepada kita, baik yang hukumnya wajib maupun sunnah tanpa kecuali. Sikap mentalnya jangan “ah itu kan sunnah, bukan wajib. Tak mengerjakan tak apa-apa”. Pemikiran ini keliru, semua ajaran Rasul wajib kita ikuti kecuali yang khusus hanya berlaku pada Rasul, misalnya janda-jandanya tak boleh dinikahi siapapun atas perintah Allah.

Sinyal Allah selalu datang ke kita. Tinggal tergantung kepada kita apakah kita merasakannya atau tidak. Hidayah selalu menghadiri kita hanya saja apakah kita menyadari bahwa itu sebuah hidayah?

Qadar itu ada yang sifatnya mutlak (tak ada campur tangan kita) maupun ikhtiar (ada campur tangan kita). Kita dilahirkan sebagai laki atau perempuan sifatnya mutlak. Namun sifat baik atau buruk adalah ikhtiar; Allah memberi kesempatan kepada kita (manusia) untuk memilih.

76-dosa-besar-buku

img20160922160353


Catatan Tanya Jawab (bada Isya)

(T): Kenapa anak saya selalu bilang bahwa saya kolot karena merujuk kepada jaman nabi yang sudah usang. Bagaimana ustad?

(J): Setiap ada pertanyaan dari anak coba telusuri apa sebabnya. Kalau sebabnya karena kolot, coba berikan penjelasan. Bisa jadi karena tayangan TV dia melihat iklan orang mencukur jenggot, kenapa ayahnya malah memelihara jenggot kemudian dibilang kolot.

(T) Terkait tarbiyah …

(J):

Jangan paksakan anak seperti kita yang sudah rajin hadir di taklim. Jadikan majelis ilmu hiburan. Niatkan hiburan nikmat. Ibadah itu kenikmatan. Jangan campurkan hal-hal yang sifatnya ibadah dengan kecintaan dunia yang penuh potensi dosa. Keran dosa ditutup. Baca kisah satu sahabat yg ringkas. Cek apa masih ada keran dosa yg  terbuka?  Ini tak bisa disatukan, seperti minyak dan air. Gak mungkin dosa dan ibadah nyampur.

Cara kerja iblis dan setan effetif. Dia akan mencek paling hulu terlebih dahulu yaitu tentang sumber pendapatan manusia: halal atau haram? Kalau sudah jelas haram, misalnya dari korupsi, menipu atau riba, maka iblis senang dan tak perlu menggoda lainnya lagi. Mengapa? Karena Allah tak akan menerima amalan orang yang sumber penghasilannya haram. Semuanya tertolak. Misalnya menghajikan orang dengan uang korupsi, kemudian yang diberangkatkan haji mendoakan kebaikan untuk yang membiayai maka doanya itu justru akan mempercepat jalannya menuju neraka. Hati-hati dengan harta yang haram.

Kita tak perlu memikirkan hal-hal yang tak perlu yang sudah menjadi qada Allah misalnya mengapa saya pesek, alis jarang, jenggot tak ada. Demikian halnya kita tak perlu tahu dimana kuburan nabi2 sebelu nabi Muhammad. Semua kisah di alam semesta ini sudah ada di Lauh mahfuz. “Inilah Akibat Perbuatanmu” – youtube Makassar oleh ustad Khalid akan ditayangkan sebentar lagi. Sebaiknya ditonton.

(T) Apa doa bisa merubah takdir?

(J) Allah sdh tahu bhw kita akan berdoa untuk merubah takdir dan telah mencatat hasilnya di LM

(T): Bagaimana dengan rezeki?

(J): Pengalaman masa kecil saat jalan-jalan di pantai dengan ayah di Makasar,  pantai Losari. Banyak sekali yang berjualan emas dan ayah menceritakan bahwa Allah memberi rezeki kepada mereka semua terlepas ia kafir atau tidak. Dan pedagang2 di Losari tak pernah ketakutan bila ada toko emas baru buka. Bagi mereka malah seneng karena semuanya terpusat di Losari. Orang jualan emas tak takut toko nambah. Takut tersaingi,  salah!

(T): Mohon doa ibu saya yang sakit sudah lama tak sembuh-sembuh dan sering mengatakan perasaan mau mati.

(J): Perasaan akan mati merupakan  tanda2 keimanan. Makanya orang yang suka berpesta pora mereka tak merasa akan mati sehingga keimanannya rendah. Padahal ulama justru menggali liang lahat di belakang rumahnya,  diresapi sebagai tempatnya kelak bisa saatnya tiba. Mati bukanlah akhir segala-galanya. Mati adalah awal segala gala nya, karena kita akan melihat hasilnya, hasil perbuatan kita selama di dunia. Jaman sahabat dulu orang yang akan mati malah diberi ucapan selamat: ” Sebentar lagi engkau akan melihat hasil dari perbuatan baikmu”. Kafir takut kematian. Org beriman tak perlu khawatir. Mati hanya pindah alam.

(T) Adakah hari baik dan buruk?

(J): Tidak ada hari buruk. Yang ada hari lebih baik hari lain: Jumat. Jangan pernah mencaci maki waktu karena ciptaan Allah. Gak ada hari sial.

(T):  Syubuhat terkait Khidir.

(J): Tak ada riwayat pertemuan dg Khidir. Hanya ada kisah Isra Miraj saja dan itu Rasul melihatnya bukan di dunia. Ruh tidak akan pernah kembali ke dunia. Para syuhada yang gugur di medan perang memohon kepada Allah agar dihidupkan lagi karena ingin membantu msulimin berperang. Allah tak pernah kabulkan. Tak ada cerita orang sudah mati hidup lagi. Jelas!

Suatu ketika ustadz mengadakan pengajian di rumah seorang kaya di Makassar. Pada saat maghrib dan pengajian sedang dimulai ada anak perem[uan yang jalan-jalan di samping kolam renang. Ustadz menanyakan ke Bapak pemilik rumah, siapa perempuan itu. Ternyata anaknya.

Mengapa tak ikut pengajian?

Wah dia lain ustadz …

Maksudnya?

Setiap Maghrib dia bertemu dengan arwah kakeknya dan membuatkan kopi kesukaan kakeknya …

Sudah, tak usah diteruskan ceritanya, saya yang lanjutkan. Setelah itu dia bisa mendapat informasi dari arawah kakeknya tentang rezekinya si Fulan, si badu dan lain-lain bukan?

Benar ustadz, dia tahu dari arwah kakeknya….

Bukan, itu di anak perempuan Bapak ada jin dan harus segera diobati ruqyah.

Take home message untuk jamaah:

“Coba bikin komitmen setiap hari sebelum tidur baca satu saja kisah sahabat. Kalau ini rutin teman-teman lakukan, hasilnya akan sangat bagus sekali.”

Siap ustadz! Insya Allah ….

Hari ini (16/09/2016) janjian ketemu Fay dan Dian di Pejaten Village sejak Maghrib hingga 21:30. Mushalla di lantai Basement bagus dan bersih. Makan malam di Gokana.  Enak ternyata. 

Sebelumnya bekerja di Es Teler 77 Adityawarman… 

Sungguh hari yang menyenangkan. 

Hari ini rencana mau ikut liqo di KPPTI tapi pas Ashar liat ban sepeda kempes.  Terpaksa dibawa ke Roda Link Bintaro. Ternyata ban dalam bocor disebabkan bantalan di rim yang menahan ban dalam kena pinggiran jeruji di velg sehingga menyebabkan gesekan dengan ban dalam. Terpaksa ganti schawlbe rp 69 ribu.  Karena ban luar tipis,  diganti juga dengan Kojak Schwalbe 16 x 1.25 (rp.  228 ribu)  plus ongkos servis rp.  20 rb dan tips rp.  20 rb total jadi rp.  337 ribu.  Lumayan….  Brompton memang perawatannya mahal. 

Kenalan sama om Hadi pemilik sepeda Gazelle keren:


Abis itu pulang,  Maghrib di Nurul Ikhlas,  bada Maghrib naik sepeda Bridgestone ke stasiun Pondok Ranji mau ketemuan sama Pras.  Shalat Isya di masjid As Sunnah yg ternyata lokasinya jauh sekali masuk ke dalam. Abis Isya gerimis,  gowes ngebut ke masjid Jami Bintaro karena Pras Isya di sana.  Hujan deras tapi sudah di Pigeonhole.  Pras terjebak di masjid. 

Bada Isya di masjid As Sunnah

Long Black nya Pigeonhole

Suasana Pigeonhole tadi

Pulang jam 21:30 gerimis,  dibuatkan jas hujan darurat oleh Andika. 

Karya Ibnu al-Qayyim al-Jauziyah,  dengan judul asli: Thariiqul Hijratain wa Baabus Sa’adatain.

Sebenarnya sudah cukup lama saya diberi tahu sohib saya Herwinto (Koh Win)  tentang maha karya Ibnu Qayyim ini.  Sayangnya saya tidak tahu bahwa judulnya menjadi seperti di atas karena yang saya dapat  adalah judul aslinya.  Atas kebaikan bang Irsan Chandra (Ican)  pemilik toko buku Channel di Blok M Square akhirnya saya mengetahui judul buku terjemahannya. Jazakallahu khairan.

Menurut saya, bila dinikmati dengan benar membaca buku ini sambil diresapi setiap torehan kalimat bahkan kata yang ditulis Ibnu Qayyim, ini merupakan game changer bagi kehidupan seseorang atau paling tidak membuat pikiran kita terpaku dengan makna yang beliau torehkan. Ini semua dengan catatan bahwa terjemahannya akurat sesuai dengan nuansa yang diinginkan oleh Ibnu Qayyim. Betapa tidak! Pada kesempatan pertama membaca saja, yang saya mulai dari Kata Pengantar baik dari Penerbit maupun dari Penulis (Ibnu Qayyim) saya tak henti-hentinya terus membacanya hingga benar-benar berhenti pada halaman 155 ketika masuk bab yang mengulas tentang qadar. Artinya apa? Buku ini berhasil menyirep saya dengan alur untaian kata dan kalimat yang indah menohok ulu ati paling dalam dan terus penasaran pengen mengetahu kelanjuatannya seperti halnya membaca novel. Saya terpaksa hentikan sementara di halaman 155 (dari total 374 halaman) karena sebenarnya saya sudah melaju melebihi halaman 155 bahkan sampai halaman 175. Namun, saya pengen kembali lagi ke halaman 155 karena saya pribadi merasa perlu meresapi dengan baik hal terkait qadar ini.

Secara keseluruhan buku ini terdiri dari 22 bab. Pada 14 bab pertama saya merasakan nikmat luar biasa membaca buku ini seolah mata tak mau berkedip menelusri kata demi kata, kalimat demi kalimat yang tertulis di dalam buku ini. Terjemahannya menurus sya mudah dimengerti dan di beberapa tempat saya musti berhenti untuk meresapi sambil mengulang kalimat untuk memastikan pemahaman saya tentang kandungannya. Pada saat membaca tiga bab pertama saya sungguh terpesona dengan pendefinisian sederhana mengenai hakekat kefakiran yang bagi saya langsung JLEB mengena di ulu ati paling dalam. Ibnu Qayyim menekankan kefakiran ini dalam kaitannya dengan kepemilikan (ownership) dimana makna sesungguhnya bila kita benar mentauhidkan Allah subhanahu wa taala, segala hal yang ada di sekitar kita ini tak ada satupun yang kita miliki karena semuanya adalah milik Allah yang Maha Kaya. Manusia tak memiliki apapun karena pada dasarnya manusia adalah budak dari Allah yang tak berhak sedikitpun mengklaim bahwa yang baju yang dia pakai, rumah yang dia tempati termasuk semua harta yang ada pada dirinya semuanya – tak sedikitpun – bukan mliknya. Semua yang menempel pada dirinya bahkan tubuh dan jiwanya adalah milik Allah subhanahu wa taala. Ini mungkin sungguh berat dipahami oleh sebagian besar dari kita apalagi di jaman yang semuanya serba materialistis ini. Kita disibukkan dengan sertifikat hak milik, atau sertifikat kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB) tapi kita banyak yang lupa bahwa itu semua adalah milik Yang Maha Kaya, Allah Tabaroka Wa Taala.

Menarik diresapi di sini uraian dari Ibnu Qayyim bahwa orang yang merasa dirinya fakir, melepaskan diri dari ketergantungan atau keterikatan terhadap dunia. Artinya, dia tak akan pernah memuji atau mencela dunia. Dia hanya fokus bahwa hanya ada Allah dan dirinya.  Pada hakekatnya kefakiran adalah bagaimana seorang hamba Allah fokus sepenuhnya menghadap kepada Allah subhanahu wa taala dengan segala keadaannya. Artinya di sini, ia hanya menganggap Allah sebagai pusat perhatiannya terlepas bagaimanapun keadaan dirinya apakah ia dalam keadaan miskin harta maupun berharta sekalipun. Artinya, fakir di sini bisa jadi orang yang kaya raya dalam hal harta di dunia namun ia tak merasa bangga dengan kekayaan hartanya itu karena bagi dirinya yang terpenting adalah bagaimana hubungan dirinya dengan Allah. Dia berlepas diri dari semua keadaan nya karena yang ada hanyalah Allah subhanahu wa taala. Beda dengan orang yang tak tahu dimana Tuhannya, maka ia menjadi orang yang hilang, kebingungan tak tahu arah, dan hatinya carut marut (hal. 30).

Pada tujuh bab selanjutnya (bab 4 s/d 10) Ibnu Qayyim membawa kita kepada perjalanan jiwa dikaitkan kefakiran dan kekayaan. Ketika kefakiran kepada Allah subhanahu wa taala tidak lain adalah kekayaan  dan kecukupan dengan-Nya itu sendiri, sehingga orang paling fakir kepada Allah subhanahu wa taala adalah sejatinya orang yang paling kaya dan cukup dengan-Nya, orang yang paling merendahkan diri kepada-Nya adalah sejatinya orang yang paling mengetahui tentang-Nya, dan orang yang paling benci kepada dirinya  sendiri adalah sejatinya adalah orang yang paling dekat kepada keridhaan-Nya, maka kekayaan dan kecukupan kepada Allah subhanahu wa taala dan kefakiran kepada-Nya adalah dua hal yang inheren yang tidak bisa terpisahkan antara satu dengan yang lainnya, yang saling bersesuaian dan simetris. (hal. 57). Menarik di sini untuk disimak tiga tingakatan Al Ghina (kekayaan, kecukupan):

Pertama, kekayaan hati, yaitu hati bersih dari sebab, menerima dan pasrah kepada ketentuan, serta terbebas dari perseteruan. Kedua, kekayaan jiwa, yaitu keistiqamahan jiwa di atas al-Maghrub (sesuatu yang dicintai oleh Tuhan), keselamatan jiwa dari al-Maskhuth (sesuatu yang dibenci Tuhan), dan keterbebasan jiwa dari riya. Ketiga, menyadari bahwa Allah mengingat kamu, senantiasa memandang keawalan-Nya dan keberuntungan menggapai wujud-Nya. Pada dasarnya konsep kefakiran adalah gambaran orang yang tak memiliki ambisi dan hasrat. ANdaikan ambisi dan hasrat itu ada, tak melebihi dari kecukupannya. (hal 97).

 

Sa’ad bin Muadz

Tabligh Akbar di Masjid Nurul Iman oleh ustd. Khalid Basalamah, 8 Dzulhijah 1437 H (10/09/2016)

Catatan dari Tabligh Akbar di Masjid Nurul Iman oleh ustd. Khalid Basalamah,  8 Dzulhijah 1437 H (10/09/2016)


 

Perang Badar th. 2 H

Baca di sirah nabawiyah

Kotoran unta keluar biji kurma, menandakan ada pasukan kaum muslimin

Saad bin Muadz dengan semangat motivasi untuk ikut berperang

314 pengikut, 50% adalah Anshor
Saad dari kalangan Anshor
Rasul senang sekali dengan Sa’ad

Abu sofyan jadi pimpinan Quraisy
Gatafan dipimpin orang bodoh tapi dipatuhi
Gatafan mendominasi dari 10ribu pasukan, sekitar 4 ribu. 20 suku lainnya kecil
Suku gatafan sama2 musyrik dengan Sa’ad kala itu
Rasul negosiasi dg Gatafan, strategi perang, mau memberikan sebagian Madinah
Padahal Gatafan gak pernah makan sebutir kurma pun kecuali mereka jadi tamu atau transaksi jual beli (menurut Saad)
Kami tak mau memberi kepada Gatafan kecuali pedang (kata Saad)

Surah Al Azab ttg Allah mendatangkan badai angin dingin
Sangat mencekam
Nabi bukan pengecut saat negosiasi dengan Gatafan, strategi perang
Selama bukan wahyu Saad gak mau memberi Gatafan
Arsy Allah terguncang karena ketegasan Saad bin Muadz
Kalau Rasul bilang Semoga Allah merahmati artinya akan mati syahid

Hari ketiga Madinah diserang
Malam itu ada pimpinan Quraisy masuk Islam
Naim namanya, orang nomer 2 setelah Abu Sofyan
Syahadat
Padahal mau perang dari Mekkah ke Madinah, pake baju perang
Rasul bilang ke Naim: Kacaukan mereka
Berarti Naim harus berbohong (dibolehkan dalam perang, sebagai strategi)
Kembali ke Quraisyah
Quraidoh
Naim datang ke Quraidoh, bilang bahwa Quraisy yang ada di luar Madinah sepertinya akan melarikan diri dan itu artinya Quraidoh yang ada di Madinah akan hancur diserang pasukan muslim

Naim yg sudah muslim datang ke Quraidoh
Kemudian ke Quraisy
Adu domba ttg 10 orang pimpinan Quraisy

Quraidoh khianat kesepakatan dengan Nabi katanya mau membela di Medinah ternyata mengkhianati kesepakatan, membangkang bahkan akan menyerang

Sofia membawa kepala yahudi digelundungkan keluar Benteng shgg musuh ketakutan krn dikira banyak tentara.

Saad bin Muadz nantinya membunuh 700 orang Quraidoh

700 orang dibunuh 10 10

Muslim membantai? Tidak, karena pengkhianatan mereka (Quraidoh) luar biasa. Karena kalau gerbang dibuka, maka habislah muslimin karena pusat muslim di Medinah.
Yg masuk Islam, aman. Atau minta perlindungan.
Banyak yg terbunuh berpikir mati syahid masuk surga, para yahudi ini.

Hal 141 – 144 dari buku

Ayat 26 – 27 al azab

Yang ke 4 dari Saad:
Kemuliaan diri yg sifatnya abadi saat mati arys Allah berguncang

Rasul berkata di jazad Saad:
Jazakallahu khairan…..

Bukhari dan Muslim: arsy allah berguncang

Arsy Allah berguncang

Seperti apa?
1.) sesuai dengan dhahir nya karena bahagia kehadiran arwah Saad
2:74 banyak batu2 …
Tunduk dan takut kpd Allah
Bertasbih
2.) hakekatnya memberi gambaran kepada malaikat. Berguncang para pemikulnya, malaikat
Luar biasanya kematian Saad
Seakan kiamat terjadi
Arsy adalah makhluk yg ditundukkan Allah
Bergetar karena Allah menginginkannya karena rasa cinta ke Saad
Al isra ayat 44
Tdk ada sesuatu kecuali bertasbih

Bukan Allah yg bergetar, tapi arsy yg bergetar

Yg kuat:
Karena Allah mencintai menjumpai Saad
Hadirnya malaikat saat memikul jenazahnya
Aku khawatir kita kedahuluan malaikat memandikan jenazah Saad
70 ribu malaikat mengurus jenazah

Hamdolah perang dalam keadaan junub, dimandikan malaikat

Kuburan bergerak dindingnya

Orang beriman tak akan terhimpit
Kafir dihimpit terus
Saad kuburannya menghimpit, tapi Allah melapangkannya

Tidak ada istirahat bagi mukmin kecuali ia bertemu dengan Robb nya

Menyembah Allah antara khauf dan rodja

Bagaimana meninggalnya Saad

Muslim: jubah dari sutra utk Rasul tapi gak dipakai
Sahabat kagum atas baju tersebut
Sapu tangan Saad di surga lebih lembut dari baju ini

Sutra tak boleh dipake

Shahih Muslim, pakaian Saad di surga lebih baik. Saad masuk surga, syahid

1.) selama islam tak pernah sekalipun bicara pada diriku sendiri saat shalat
2.) kalau mengantar jenazah selalu mengucap la ilaha ilallah buat dirinya, tak pernah bicara sendiri kecuali kebaikan
3.) apapun kata Rasul pasti benar

Jenazah lewat: bicarakan kebaikannya

Pelajaran:

1.) kemuliaan Islam dan Dai
Kemuliaan bagi Dai sedangkan Islam adalah kebenaran
Tugas Dai menggali ilmu

2.) berdakwah ke semua lini, jangan eksklusif
Silakan untuk siapa saja
Penting
Tanpa melihat kedudukan mereka

3.) Dakwah tak boleh ditunda, segera dilakukan
Bahkan ke non-muslim
Tanya ke mereka tentang muslim
Bagaimana pendapat Anda ttg Islam
Tugas kita menyampaikan
Saad memanen pahala semua sukunya

4.) yakin akan janji Allah dan Rasul nya benar.
Targetkan utk kebaikan
Berita gembira buat kamu bila akan mati
Memotivasi
Jangan ragu sama kebenaran Agama
Kehidupan kita bukan di sini tapi di surga
Agar kita paham, bahwa dulu sahabat yakin ada dakwah masuk surga
Jangan mencukupi apa yg dikaji di sini
Kita harus bahas sendiri di rumah
Ini adalah batu lincatan, garis besarnya

5.) cinta kematian dan merindukannya
Kalau masih ada upaya quraisy menyerang rasul, panjangkan hidupku
Matikan saya swtelah saya menundukkan suku quraidoh
Yakinkan terhadap Allah
Perbedaan keimanan kita adalah pada keyakinannya
Isi dengan hal2 yang Allah ridhlai

6.) tak boleh mwrendahkan islam

7.) arsy berguncang

8.) perawat wanita. Boleh lawan jenisnya hal 149

9.)

10.) malaikat hadir di mayit mukmin

11.) Nabi membwri kwsaksian atas kesolehan Saad. Ikuti Saad!
Saputangan lebih baik

Takbir mukayyat
Mulai Subuh besok hingga 13 Dzulhijah?

Persiapan Hari Arafah

Barusan saya mendapatkan postingan dari sahabat saya Pras di sebuah WA grup liqo yang tidak jelas siapa penulis aslinya.  Setelah saya baca,  isinya sangat bagus dan momentumnya tepat karena besok adalah 9 Dzulhijah yang kita tunggu kedatangannya,  hari wukuf bagi jemaah haji di Arafah.  Saya posting di sini karena saya rasa manfaatnya luar biasa,  setidaknya bagi saya.  Saya telah edit tanpa mengurangi esensinya.  Semoga bermanfaat.  GW.

Copas….. 📖 Tips Menyongsong Hari Arafah

Ahad. 9 Dzulhijjah 1437H / 11 September 2016

Selami jadwal berikut, lalu praktekkan pada hari ‘H’ nya.

  1. Tidurlah lebih awal di malam Arafah untuk saving energy, persiapan ibadah penuh pada Allah SWT.
  2. Bangun sebelum Shubuh. Makan sahur secukupnya sambil berniat puasa Arafah.
  3. Ambil wudhu dan rasakan ketika itu dosa-dosa mu gugur satu per satu bersama tetesan akhir air wudhumu.
  4. Jangan lupa baca doa setelah wudhu.
  5. Lakukan shalat Tahajjud minimal 4 rakaat. Berdoa dikala sujud untuk kebaikanmu dunia-akhirat. Semoga Rahmat & Ampunan Allah SWT turun untuk mu di malam itu. Tutup tahajjudmu dengan shalat witir. Bila ragu bisa punya waktu cukup, lakukan shalat witir pada malam sebelumnya (malam hari ini) sehingga saat keesokan harinya tinggal melaksanakan tahajjud saja tanpa witir lagi.
  6. Jelang Shubuh manfaatkan waktu tersebut dengan beristighfar sehingga engkau termasuk golongan orang yang beristighfar dikala sahur.
  7. (وبالأسحار هم يستغفرون) 5.Siap-siap shalat Shubuh. Menjelang azan, gunakan sejenak untuk muhasabatunnafsi (introspeksi diri).
  8. Setelah adzan Shubuh, bersedekahlah dengan ikhlas dengan memohon rahmat dan hidayah dari Allah subhanahu wa taala.
  9. Dirikanlah shalat qabliah (shalat Fajar) yang lebih baik dari dunia dan seluruh isinya.
  10. Sholat Shubuh BMW (berjama’ah di masjid pada waktunya). Bayangkan jika itu adalah shalat terakhirmu.
  11. Lalu duduk bersila, teruskan dengan berzikir. Awali zikirmu dengan takbir.
  12. Setelah itu lanjutkan dengan tasbih, tahmid, tahlil, istigfar dan seterusnya, juga baca Azkar Pagi hingga masuk waktu syuruq.
  13. Setelah berlalu 15 menit pasca syuruq shalat lah 2 rakaat agar ibadah mu pagi itu tercatat sama pahalanya dengan haji & umrah. Jangan sekali-kali engkau sia-siakan kesempatan itu.
  14. Setelah itu, boleh pilih; istirahat atau gunakan seluruh kesempatan itu untuk berzikir, tilawah qur’an dan berdoa. Atau tidur satu jam dengan niat saving energy untuk ibadah selanjutnya.
  15. Bangun tidur langsung berwudhu dan shalat Dhuha minimal 4 rakaat. Lakukan variasi ibadah untuk menghindari kejenuhan.
  16. Shalat Dzuhur BMW. Lalu bertakbir, bertasbih dan baca Al-Qur’an.
  17. Jika memungkinkan, akses internet, buka program yang menyiarkan live khutbah Arafah. Simak pesan-pesan khutbahnya. Ikrarkan diri tahun ini adalah tahun penerapan pesan-pesan Ilahi seutuhnya dalam kehidupan mu sehari-hari.
  18. Shalat Ashar BMW, sambung dengan takbir dan azkar sore.
  19. Baca Al-Qur’an hingga menjelang satu jam sebelum magrib. Lalu mulailah berdoa dengan khusyu. Coba bayangkan engkau sedang berdiri di hadapan Allah Rabbul ‘izzati wal jalal. Jangan lupa mendoakan saudara-saudari muslim yang teraniaya, terzhalimi diluar sana, diamanapun mereka berada.
  20. Berdoa juga pada Allah agar sebelum matahari terbenam engkau telah terbebas dari siksa neraka. Ingat, doa orang berpuasa tidak pernah ditolak oleh Allah subhanahu wa taala.
  21. Ketika adzan Maghrib berkumandang, pastikan engkau langsung ta’jil buka puasa dengan makan buah kurma berjumlah ganjil, bisa satu, tiga, lima dst. diikuti minum air putih.
  22. Shalat Maghrib BMW.

Semoga engkau mendapat taufik & inayah dari Allah dalam menjalankan tips-tips ibadah & ketaatan ini. Dan mudah-mudahan juga Allah yang Pengasih dan Penyayang menerima segala usaha, amal shaleh dan permohonanmu. Jangan lupa mengajak keluarga & karib-kerabat serta orang-orang yang engkau cintai dengan amalan agung ini. Syurga terlalu luas kalau hanya kita masuki seorang diri. Insya Allah surga Firdaus dengan segala kenikmatannya akan menanti mu. Don’t say I can’t do it, but try! May Allah make it easy for you~ 🌻 Hanya sekali dalam setahun. 👉 Ibadah ini juga rutin dilakukan para sahabat yang tidak mampu atau berhalangan pergi haji.

Catatan Tambahan:
Akan jauh lebih baik setelah berdoa setelah wudhu, dirikan shalat sunnah 2 rakaat seperti yang dilakukan Bilal, hingga terompahnya di surga terdengar suaranya. (jazakallahu khairan mas Sandi Mustopa)

Masya Allah …

Wallahua’lam bishawab