Assalamualaikum wr wb.
Teman-teman sekalian, bersama ini saya mengajak teman-teman untuk bergabung di grup dalam Facebook yang bertajuk SHALAT BMW. Sebagai bentuk ketaatan kita sebagai hamba Allah swt, kita perlu amalkan semua perintahnya dimana salah satunya adalah shalat. Silakan baca deskripsi di bawah dan gabung di FB dengan klik : Shalat BMW.
Wass,
G
————
Assalamualaikum wr wb.

Pada suatu pertemuan, seorang teman bertanya “Apa kamu melakukan shalat selalu tepat waktu?”. Pertanyaan seperti ini sulit untuk dijawab langsung karena bisa menggali sedikit lubang buat setan dan iblis masuk membisikkan kata yang membuat kita riya (pamer). Yang saya lakukan adalah kembali bertanya:
T: “Di rumah punya pembantu?”
J: “Iya”
T: “Pernahkah memanggil pembantu tapi tidak segera datang?”
J: “Ya tentu pernah”
T: “Bagaimana rasanya?”
J: “Jengkel dan kuesel…!!! Lha wong kita sudah bayar gajinya selalu tepat waktu dan setiap tahun ada kenaikan gaji kok hanya dipanggil saja tidak mau datang segera!”
Itulah kira-kira analoginya yang sederhana dalam kaitan hubungan kita dengan sesama manusia. Memang sang majikan yang memanggil merasa memiliki KUASA terhadap pembantu yang digajinya sehingga merasa kesal ketika tidak segera merespons ketika dipanggil.
Bagaimana bila kita dipanggil Allah SWT?
Tiap hari kita mendengar sekurangnya lima kali adzan yang dikumandangkan dari masjid yang bertebar begitu banyak di negeri kita tercinta ini. Bagaimanakah respons kita terhadap adzan itu?
- Ntar aja masih di jalan, waktu masih panjang kok buat Zhuhur
- Tanggung nih pekerjaan lagi numpuk, ntar ajalah
- Allah kan maha pemurah, shalat nanti aja gak pa pa …
- Makan siang dulu, kalau shalat sekarang kan lapar, ntar shalatnya gak khusyu…
- dan lain lain alasan …
Untuk itulah maka grup ini dibuat untuk menyemangati agar kita semua menyegerakan shalat di awal waktu. Allah tidak serta merta murka kalau kita menunda shalat, namun bukankah kita sebaiknya tahu diri bahwa kita ini hanya makhluk kecil yang lemah di hadapan Allah swt? Sedangkan antara majikan dan pembantu saja marah kalau tidak responsif. Padahal majikan tidak bisa menciptakan seorang pembantu, sedangkan Allah adalah sumber dari segala penciptaan di jagad raya ini.
Sebetulnya tidak hanya di awal waktu namun juga berjamaah dan khusus buat kaum Adam dilaksanakannya di masjid. Untuk itu, seorang kerabat dekat saya: Rizal B Prasetijo membuat singkatan yang bagus untuk ini: BMW.
B = Berjamaah
M = dilakukan di Masjid
W = pada awal Waktu setelah adzan
Saya bukan ustadz namun saya ingin sekali menjadi orang yang benar-benar beriman dan benar-benar bertakwa, makanya saya usulkan membuat grup ini supaya kita bisa saling berbagi dan mengingatkan, sekaligus menyemangati buat shalat BMW.
Mengenai dalil-dalil tentang keutamaan shalat, silakan teman-teman berbagi di grup ini.
Mari kita biasakan shalat BMW sebagai kebutuhan hidup.
Semoga Allah swt merahmati langkah kita ini. Amin.
Wass,
G











iman yang kuat. Ini permasalahannya …karena semakin kuat iman kita, setan menggoda semakin hebat lagi. Apalagi hal ini menyangkut iman kepada yang ghaib sehingga tak seperti mengumpulkan reward point dalam dunia kartu kredit atau jasa lainnya dimana kita secara fisik merasakannya. Bagi yang bekerja di kantoran mungkin sulit mengelak atau minta ijin ke masjid bila ada rapat dari jam 14:00 sampai dengan 16:00 karena bertepatan dengan saat Ashar. Namun Allah begitu Pemurah nya …memberikan jaminan bebas dari neraka bila kita lolos dalam ujian ini ….
Niatan menjalankan i’tikaf secara penuh sebenarnya sudah terbesit saat saya i’tikaf (bermalam) di masjid BI ramadhan tahun lalu. Namun saya merasa kurang afdhol karena siangnya masih bekerja. Tahun ini saya ambil cuti total mulai dari 11 September 2009 sehingga tiap hari saya tidak dibebani urusan pekerjaan. tempat i’tikaf pun juga saya pertimbangkan secara masak-masak. Kalau tahun2 sebelumnya saya i’tikaf di masjid agung yang memang melaksanakan program i’tikaf dengan muatan yang terstruktur, baik itu dalam ceramah / kajian, qiyyamul lail (shalat malam) berjamaah maupun tadarus. Namun tahun ini saya bener2 pengen taqqarub lebih personal lagi dengan Allah swt mengingat dosa saya terlalu banyak. Jadi, saya cenderung memilih masjid yang sepi dari program terstruktur.