Karena saya ada proyek di Indosat, saya sering shalat di masjid Bank Indonesia karena cukup dengan jalan kaki sudah nyampe. Selain lokasi dekat, saya juga suka mesjid ini dari segi fisik dan penyelenggaraan shalat berjamaah. Mesjid ini cukup teduh di dalamnya dan terasa nuansa masjid Nabawi nya. Salah satu aspek fisk yang saya suka adalah tempat wudhunya enak banget dan bisa berwudhu dengan nyaman. Adanya undakan terbuat dari stainless steel membuat kita mudah mencuci kaki hingga jari2 kaki bersih:

Setelah berwudhu, ada cekungan khusus yang digunakan buat membasuh telapak kaki karena di cekungan ini selalu ada air yang mengalir, sehingga telapak kaki dijamin tetap bersih saat berjalan menuju area shalat:

Tidak hanya itu, ternyata desainer masjid ini juga masih menjaga kaki kita supaya tetap aman sampe masuk ke dalam masjid dengan kaki yang terjaga bersih sekaligus kering dengan hamparan karpet karet (bukan kain) seperti ini:

Wah .. rasanya kita “dimanjakan” betul di masjid ini. Bagi saya pribadi, desain seperti ini sangat bagus dan memastikan jamaah selalu dalam keadaan suci terbebas dari kotoran. Di masjid At Tin misalnya .. jarak anatara tempat wudhu dan area shalat di lantai 2 cukup jauh dan melewati area yang banyak debu dan tanah, gak ada karpetnya lagi ….
Meski di masjid BI mungkin kurang begitu friendly bagi pengendara mobil dikarenakan tidak ada area parkir di seputar masjid, sehingga harus diparkir di badan jalan. Bila diparkir di gedung BI, jalan kakinya cukup jauh dan Satpam nya terlalu berlebihan menjaganya. Lho? Iya, kalao saya jalan kaki dari luar, masuk di pelataran gedung dengan tujuan masjid, saya “diusir” lho .. katanya mesti dari pintu depan masjid. Keterlaluan sih… mosok orang mau beribadah musti disikas suruh jalan lebih jauh lagi? Belakangan saya ndak diusir lagi karena saya “tipu” dengan memakai tanda pengenal Indosat .. (mungkin dikira saya orang BI). Ya Allah .. berilah pencerahan kepada saudara2ku Satpam agar memberi kelapangan dada kepada jamaah yang ingin memenuhi panggilanMu untuk shalat … AMiien….
Kembali ke masalah desain, sebaiknya masjid lain mencontoh masjid BI ini. Tidak harus dengan biaya mahal kok, asal direncanakan dengan baik dan “mau” memikirkan cara terbaik membuat jamaah nyaman shalat.
Selain fisik, saya juga suka di masjid ini setelah shalat tidak ada imam yang melantunkan doa secara keras. Setiap jamaah diberi keleluasaan (space) bagi dirinya masing2 untuk bermunajat kepada Allah SWT setelah shalat fardhu. Di beberapa masjid lain … aduuhhh .. imam memlantunkan doa dengan loudspeaker keras sekali.. sampe mengganggu jamaah yang ingin berdoa secara solo karir ….
Salam,
G
Kepada Yth:
MASJID BANK INDONESIA
U.P Gatot Widayanto
Assalamualaikum wr.wb.
Teriring doa semoga hidayah dan inayah Allah SWT, senantiasa dilimpahkan kepada kita semua. Amin.
Sebelumnya kami ingin memperkenalkan diri. Kami dari Mizan Media Utama yang merupakan bagian dari kelompok Mizan.
Guna upaya meningkatkan kreativitas, minat baca tulis, peningkatan kegiatan belajar mengajar untuk masyarakat. Masjid dan Mizan, kami yakin, mempunyai peranan penting dalam upaya mentransformasikan pengetahuan serta informasi mutakhir dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, teknik pengajaran, per-bukuan dan lain sebagainya. Oleh karena itu dalam menunjang minat baca masyarakat ini kami menawarkan kegiatan Ramadhan dengan acara Pesta Buku Mizan dan Talkshow Bedah buku mizan.
Demikianlah penawaran kerjasama ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih untuk Konfirmasi lebih lanjut hub. Ajid 0815 199 12678 atau 7661724
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
A Ajid Hidayat
Mizan Media Utama
Assalamualaikum wr wb.
Bapak A Ajid Hidayat yang dirahmati Allah SWT
Terima kasih atas postingan di blog ini. Pertama ingin saya jelaskan bahwa saya bukan pengurus Masjid Bank Indonesia, namun saya merupakan salah satu jamaah yang cukup sering mengikuti shalat maupun tausiyah di masjid BI.
Karena ini tujuannya baik sekali, saya akan usahakan menyampaikan pesan ini ke pengurus masjid BI, insya Allah. Mungkin hari Kamis saya shalat di sana. Postingan ini saya print dan sampaikan ke pengurusnya.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr wb.
Gatot Widayanto
Assalamualaikum.
Pak Gatot, salam kenal. saya Hilal. soal masjid BI, kebetulan ada teman saya yang menanyakan no telp BPH/pengurus masjid BI. saya juga tertarik dengan masjid ini. saat ini masih pikir pikir untuk tempat itikaf ramadhan tahun ini. masih lihat2 alternatif tempat.
klo bpk punya dan tidak keberatan, mohon informasinya. terimakasih.
Jazakallah Khair.
Wassalam
Alaikumsalam wr wb.
Pak Hilal, salam kenal. Terima kasih telah mengunjungi.
Ini kontak masjid BI: Bpk. Agung di telp no. 381-8457
Terima kasih.
Wass,
Gatot
terima kasih infonya…
Setelah membaca tulisan sampean, segera pikiran saya melayang….siapa gerangan arsitek-nya ? koq….sedemikian paham mengakomodir dengan nyaman kebutuhan mereka yg mau shalat.
Kalau ke toko buku sering saya melihat berbagai design arsitektur bangunan yg ditulis orang2 Indonesia, tapi tak satupun yg menyinggung design mesjid, langgar, mushala, dsb……
Djan..eman2 banget, kadang material bangunan yg digunakan sudah mahal2 tapi tata letak ruang/pekerjaan detail tidak terencana dg baik yang pada akhirnya tidak memberikan kenyamanan.
Atau mungkin orang lebih menaruh perhatian pada tampilan luar, dibuat sedemikian…wah, terus tidak begitu perhatian terhadap detail2 didalamnya…….pokok-e enek banyu + bakiak…cukup !
aslm. saya mau menanyakan nama masjid bank indonesia, alamat lengkap,dan nama ketua DKM nya
Assalamualaikum wr wb,
Bisa mohon info jadwal kegiatan pengajian di masjid bank Indonesia ? Ada ga jadwal yang akhir minggu : sabtu – minggu, supaya bisa ajak anak juga. karna jika pulang kantor sudah macet banget..
Terima kasih
Wassalam wrwb
Siti Nurdjanah
Wa’alaikumsalam wr wb.
Masjid Baitul Ihsan memiliki situs di: http://www.baitul-ihsan.org. Silakan dikunjungi.
Bisa juga dihubungi di telp / fax 021-3818457 386-6374 atau email di MMBIBuletin@bi.go.id
Semoga info di atas membantu.
Wass,
Gatot
Terima kasih banyak Pak Gatot…infonya sangat membantu
Assalamualaikum wr wb,