July 5, 2009 by Gatot Widayanto
Di hari ahad yang cerah ini, betapa sejuk membaca lagi hadits di bawah ini. Bagi saya pribadi, hadits ini perlu dibaca
setiap hari dan direnungi kembali. Sudahkah saya benar2 Islam? Bagaimana tingkat keimanan saya? Bila bunyi adzan tiba, masihkah ada hal lain duniawi yang saya kerjakan dan menomor-duakan panggilan adzan yang sesungguhnya panggilan Allah swt untuk berjumpa denganNya di masjid? Pantas kah Allah dinomor-duakan? Kalau iya, apa makna sesungguhnya ‘La ilaha ilallah’ (Tiada Tuhan selain Allah) bagi saya? Pantaskah saya mengucapkannya kalau di saat adzan saya masih ‘nekad’ melakukan hal lain yang tak mendesak dari segi kepentingan meninggikan kalimatullah?
Semakin banyak bertanya kepada diri saya, saya semakin mempertanyakan keimanan saya …
——
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Pada suatu hari, Rasulullah saw. muncul di antara kaum muslimin. Lalu datang seorang laki-laki dan bertanya: Wahai Rasulullah, apakah Iman itu? Rasulullah saw. menjawab: Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-
kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, rasul-rasul-Nya dan kepada hari berbangkit. Orang itu bertanya lagi: Wahai Rasulullah, apakah Islam itu? Rasulullah saw. menjawab: Islam adalah engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun, mendirikan salat fardu, menunaikan zakat wajib dan berpuasa di bulan Ramadan. Orang itu kembali bertanya: Wahai Rasulullah, apakah Ihsan itu? Rasulullah saw. menjawab: Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Dan jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia selalu melihatmu. Orang itu bertanya lagi: Wahai Rasulullah, kapankah hari kiamat itu? Rasulullah saw. menjawab: Orang yang ditanya mengenai masalah ini tidak lebih tahu dari orang yang bertanya. Tetapi akan aku ceritakan tanda-tandanya; Apabila budak perempuan melahirkan anak tuannya, maka itulah satu di antara tandanya. Apabila orang yang miskin papa menjadi pemimpin manusia, maka itu tarmasuk di antara tandanya. Apabila para penggembala domba saling bermegah-megahan dengan gedung. Itulah sebagian dari tanda-tandanya yang lima, yang hanya diketahui oleh Allah. Kemudian Rasulullah saw. membaca firman Allah Taala:
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Kemudian orang itu berlalu, maka Rasulullah saw. bersabda: Panggillah ia kembali! Para sahabat beranjak hendak memanggilnya, tetapi mereka tidak melihat seorang pun. Rasulullah saw. bersabda: Ia adalah Jibril, ia datang untuk mengajarkan manusia masalah agama mereka.
Link: Al-Islam
Posted in Hadits | Leave a Comment »
July 2, 2009 by Gatot Widayanto
Assalamualaikum wr wb
Siang ini saya bersyukur bisa mengikuti kajian bulanan yang diselenggarakan SKI Indosat bertema “Ekonomi Syariah – Alternatif atau The Ultimate Solution?” oleh ustd Adiwarman Karim. Bagi saya, mengikuti paparan beliau ini selalu menarik karena selalu disampaikan dalam bahasa yang lugas dan praktis (njejeg bumi) penyampaiannya.
Tanpa berpanjang lebar beliau langsung mengatakan bahwa buku Adam Smith yang sangat fenomenal bertajuk “The Wealth of Nations” terinspirasi oleh buku dengan arti yang sama namun berbahasa Arab yaitu “Al Amwal” karangan Imam ….(maaf gak jelas saya mencatatnya). Di jilid 5 dari “The Wealth of Nations” halaman … (saya lupa) disebutkan bahwa Smith mengagumi kehebatan perekonomian Arab masa dulu pimpinan Rasulullah Muhammad SAW. Subhanallah!
Lebih jauh ustad juga mengatakan bahwa buku Karl Marx bertajuk “Das Kapital” juga terinspirasi ekonomi syariah.
Jadi, jelaslah sudah bahwa sumber kemakmuran rakyat paling hakiki adalah bila perekonomian ini dijalankan dengan menggunakan prinsip ekonomi syariah. Ustad memberikan contoh bahwa di jaman Rasul harga gandum pernah meroket dan seorang sahabat pernah mengusulkan Rasul sebagai pimpinan negara menetapkan harga gandum agar tidak meroket. Jawaban Rasul: “No! Let Allah SWT fix the price….”
Wassalam,
G
Posted in Religion, Thought | Leave a Comment »
July 1, 2009 by Gatot Widayanto
Dari Ibnu Mas’ud ra berkata: Rasulullah saw bersabda; “Aku berjumpa dengan Nabi Ibrahim as pada saat aku di Isra-kan. Nabi Ibrahim berkata, Ya Muhammad sampaikan salamku pada ummatmu. Kabarkan pada mereka bahwa surga itu tanahnya subur, airnya jernih dan sesungguhnya dia adalah tanah datar yang luas dan sesungguhnya tanamannya adalah “Suhanallohu walhamdulillahi wala ilaha illallohu allohu akbar” (HR Turmudzi)
Ibnul Jauzy, memberi nasihat pada putranya Abul Qasim Badrudin: Ingatlah, dalam satu hari terdiri dari beberapa jam. Setiap jam, nafasmu terus berlalu. Setiap hembusan nafas adalah perbendaharaan simpananmu. Jangan sampai waktu berlalu, lalu tak ada yang kau raih sebagai simpananmu. Hari Kiamat nanti akan kau dapati gudang simpananmu kosong tak ada isinya. Engkau akan menyesal.
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
June 12, 2009 by Gatot Widayanto
Tidak ada satu halpun yang bisa diragukan dari kandungan Al Quran. Kita harus yakin itu. Bila dalam pelaksanaannya ada benturan, jangan sedikitpun mundur, karena kebenaran hakiki hanya ada di Al Quran. Kisah-kisah yang terjadi di dunia saat ini dan masa yang akan datang semuanya sudah diuraikan secara rinci oleh Allah swt di dalam Al Quran. Apa lagi yang perlu diragukan?
Setelah kita yakin, kita harus membuat Al Quran bekerja untuk kita karena ini adalah panduan hidup paling sempurna.
(Kutbah Jumat 12 Juni di Masjid Baitul Ihsan)
Posted in Thought | 1 Comment »
June 12, 2009 by Gatot Widayanto
- Untuk hal yang sifatnya tehnis, menyangkut strategi, maka “demokrasi” boleh dijalankan. Namun yang bersifat fundamental mengenai kebenaran dan tauhid, hanya ALLAH SWT yang paling benar, bukan suara terbanyak (voting dan musyawarah). Di perang Uhud, Rasulullah SAW memiliki pendapat berbeda dari suara voting (demokrasi) namun beliau mengikuti suara terbanyak, meski beliau adalah PEMIMPIN, KOMANDAN perang.
- Manusia begitu mudah tergoda dengan godaan duniawi. 46 dari 50 orang yang ditugaskan Rasullullah menjaga bukit tergiur dengan harga pampasan perang dan menyerbu harta. Akhirnya musuh (dipimpin oleh Khalid ibn Walid, yang saat itu masih kafir) menyerang bukit tersebut.
- Mengabaikan perintah atasan (46 orang) mengakibatkan keseluruhan pasukan yaitu 656 orang menderita kekalahan.
Perang Uhud bukannya kekalahan, tapi kemenangan karena malam harinya musuh langsung diserbu sehingga Makkah seperti kota mati selama 3 hari
Posted in Religion | Leave a Comment »
June 12, 2009 by Gatot Widayanto
Smart people learn from their experience. Wise people learn from the experiences of others. But most important of all are “shalih people” …They learn the truth from Allah swt via Rasuulullah saw. Which one do you want? Smart, wise or shalih?? No choice man ….
(mau mandi habis bersepeda nih …menikmati indahnya pagi dan gemobyosnya keringet ….sambil senandung musiknya Styx …he he … adus adus yuk …!)
Posted in Thought | Leave a Comment »
June 9, 2009 by Gatot Widayanto
Umar tergolong pemuda yang gagah perkasa dan pemberani. Ia merupakan pemuda yang sangat menjunjung tinggi persatuan Quraisy sehingga ia begitu murka dengan rasulullah SAW dan berniat membunuhnya. Pada suatu hari ia berniat menjumpai Rasul dengan menghunus pedang tajam di tangannya. Dalam perjalanan mencari rasul Muhammad SAW ia menjumpai seorang burnama Nua’im bin Abdullah. Terjadilah dialog antara Umar dengan Nuaim. Setelah mengetahui maksud Umar untuk membunuh rasul, Nuaim menyarankan supaya Umar mengurus keluarganya sendiri. Mengapa? karena adik Umar yang perempuan sudah menjadi pengikut nabi Muhammad. Maka ia berputar haluan menuju rumah adiknya. Di rumah adiknya ia mendengar di dalam rumah ada yang sedang membaca sebuah bacaan yang ia tidak faham. Mengetahui bahwa adiknya sudah masuk Islam maka Umar berang dan memukul, menghajar suami dari adik perempuannya yang bernama Said bin Zahid. Adiknya berusaha membela tapi secara refleks Umar membela diri yang menyebabkan adiknya terluka di wajahnya. Melihat adiknya beradarah hati Umar luluh. Akhirnya ia meminta adiknya membagi bacaan yang adiknya baca saat ia datang tadi. Adiknya memberi bacaan tersebut yang merupakan sebagian ayat-ayat Al Quran surah Taha ayat 1 sd 16. Setelah membaca keindahan surah Taha, akhirnya Umar menyatakan keinginannya masuk Islam.
Umar kemudian mencari rasul Muhammad untuk kepentingan yang berbeda dari rencana semula. Dihadapan rasulullah Muhammad SAW Umar mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai ikrar masuk Islam. Masuknya Umar ke Islam merupakan suatu perubahn besar bagi muslim karena sejak itu mereka tidak takut lagi beribadah secara terbuka.
Wass,
G
[disaripatikan dari Kajian Ba'da Zhuhur di Masjid BI, Jakarta, 9 Juni 2009]
Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Umar
Posted in Religion | Leave a Comment »
June 1, 2009 by Gatot Widayanto
Assalamualaikum wr wb.
Mohon maaf libur ngeblog dulu karena masih sibuk menjaga ibu yang sedang sakit, dirawat di RSPP. Mohon doanya untuk kesembuhan ibunda tercinta. Banyak materi buat ngeblog tapi belum sempat edit.
Wassalam,
G
Posted in Activity | Leave a Comment »
May 12, 2009 by Gatot Widayanto
Bagaimana rasanya ruh dicabut malaikat saat sakaratul maut?
Bagi orang kufur, rasanya seperti 300 sayatan pedang. Bagi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt rasanya seperti sehelai rambut ditarik dari serbuk tepung. Enteng sekali. Jadi, kenapa kita tidak beriman dan bertaqwa kepada Allah swt?
Pak ustadz juga menceritakan kisah bagaimana malaikat pencabut nyawa menunjukkan mukanya pada dua kondisi itu, dari kisah nabi Ibrahim as :
- Pada saat mencabut ruh orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt, malaikat menunjukkan wajah yang damai, menyejukkan dan membuat suasana hati calon mayit menjadi senang bahagia. Nabi Ibrahim pun tersenyum melihat muka tersebut.
- Kemudian malaikat menyuruh nabi Ibrahim memejamkan mata sejenak karena malaikat akan merubah penampilannya memberi contoh saat ia mengambil ruh dari manusia kufur. Begitu nabi Ibrahim diminta buka matanya oleh malaikat, langsung beliau pingsan. Kejadian ini berulang tiga kali.…
Bayangkan ..nabi Ibrahim as aja pingsan apalagi manusia biasa????
[disampaikan oleh Dr. H. Usman Umar, MA pada Kuliah Dhuha di masjid Nurul Hidayah, Jl. Brawijaya, 10 Mei 2009]
Posted in Activity, Religion | Leave a Comment »
May 12, 2009 by Gatot Widayanto
Ijal>
Orang yg pintar adalah orang yang selalu mengerjakan perintah Allaah SWT dan menjauhi laranganNya dengan mengikuti cara2 Rasuulullaah SAW sebagai bekal untuk kehidupan yang ada awalnya, namun tiada akhirnya
(Khutbah Jum’at, Masjid Nurul Muhajirrin, Jl. Ciragil, Keb Baru).
Posted in Religion | Leave a Comment »