Feeds:
Posts
Comments

Salah satu yang saya suka dalam shalat Ashar BMW adalah adanya kultum yang dipimpin oleh ustadz yang merangkap imam. Sore ini yang dibahas adalah Fadilah Sodaqoh.

Al Qalam 68:17-33

Ringkasan pemahaman dari riwayat yang tertera pada ayat-ayat tersebut adalah:

Ada seorang yang memiliki kebun anggur yang luas dan selalu memetik secukupnya untuk kebutuhan sendiri selama setahun, selebihnya diberikan kepada kaum miskin. Kaum miskin diperbolehkan memetik langsung buah tersebut di areal kebun tersebut. Anak-anaknya sebetulnya tidak setuju ayahnya melakukan hal ini karena merasa bahwa kebun itu adalah milik keluarga, mengapa musti dibagi-bagikan? Namun sang ayah tak menghiraukan keluhan anakanya dan tetap saja memberi bagian ke kaum miskin.

Setelah sang ayah meninggal, anak-anaknya mulai melarang kaum miskin memasuki areal kebun dan memetik buahnya. Mereka bahkan memetiknya pada malam hari atau dinihari agar tak terlihat oleh kaum miskin yang biasa memetik. Lalu suatu malam tibalah adzab dari Allah swt karena kebun itu mendadak terbakar keseluruhan pada malam hari tak menyisakan satu buah pun.

Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.
(QS. 68:33)

Semoga kita bisa mengambil pelajaran bermakna dari kisah ini. Anyway, semua perintah shalat di Al Quran selalu disertai dengan perintah mengeluarkan zakat. Jadi, percuma juga kalau shalat sampe njengking tapi kagak bayar zakat. Mari, saya mengajak diri saya dan kita semua agar rajin berzakat dan sodaqoh …. Semoga Allah swt merahmati langkah kita …

Seorang hamba, meskipun melakukan perbuatan dosa, maka Allah tetap akan menganugerahinya empat hal:

  • Pertama, Allah tidak menutup jalan rezekinya
  • Kedua, Allah tidak mencabut kesehatan yang diberikan kepadanya
  • Ketiga, Allah tidak memperlihatkan rahasia dosanya di depan umum
  • Keempat, Allah tidak pula menyiksanya dengan segera di dunia (tetapi ditangguhkan agar dia bertaubat)

(Sa’ad bin Bilal Radhiyallahu ‘Anhu)

Dikutip dari kolom Qobasat (Petikan) majalah Tarbawi 19 Nopember 2009)

Assalamualaikum wr wb.

Ini adalah ringkasan dari majelis taklim yang saya ikuti tadi malam di Masjid:

  • Shalat adalah ibadah yang “terlihat” dan sebaiknya ditunjukkan kepada orang lain dengan tujuan mengajak yang lainnya supaya ikut shalat. Hukumnya wajib bagi muslim mengajak muslim lainnya untuk mengerjakan shalat. Makanya shalat di masjid, biar terlihat banyak orang dan orang banyak tersebut mengikutinya. (Gak salah dong hamba sering bekoar ngajakin shalat BMW supaya masjid-masjid yang begitu banyak tersebar di bumi Indonesia ini dipenuhi umat muslim seperti pada hari Jumat. Subhanallah …)
  • Jenis taat kepada Allah yang paling mudah mendapatkan pahala dan nilainya tinggi di sisi Allah adalah silaturahim. Pada saat salaman, nikmatilah prosesnya – semakin panjang maka semakin mengucur dosa-dosa kita berguguran karena mempererat silaturahim.
  • Allah tidak menyukai perbedaan pendapat dibesar-besarkan. Misalnya masalah cepatnya seseorang atau kaum tertentu mengatakan sesuatu amalan itu bid’ah. Contohnya doa qunut saat shalat. Memang hadits nya dhaif namun harus dihargai semangat imam yang shalatnya pakai qunut. Harus diingat kandungan doa Qunut adalah DOA dan PUJIAN .. apa salahnya memanjatkan doa dan pujian ke Allah saat shalat? (mama Dedeh termasuk yang menganjurkan agar Qunut dipakai saat shalat Subuh). Intinya, perbedaan ini gak usah diperdebatkan panjang lebar.

Wass,

G

Mengenal Islam

Assalamualaikum wr wb.

Bagan ini saya ringkas dari buletin Jumat yang diterbitkan oleh Sariyah Dakwah wal I’lam Jamaah Ansharut Tauhid seri 3 bertajuk “Mengenal Islam”.

 

Semoga bermanfaat.

Wass,

G

 

Assalamualaikum wr wb.

Pada tanggal 7 Agustus 2009 saya pernah menulis di blog ini tajuk Renungan Jumat Pagi Di Sebuah Masjid yang pada dasarnya mengulas tentang mengisi kekosongan waktu sambil menunggu rapat, namun dilakukan di masjid. Kemudian saya menerima telpon bahwa usaha yang saya rintis diminta untuk mengajukan penawaran tender proyek.

Subhanallah …akhirnya proyek tersebut akhirnya pada bulan Oktober 2009 kami peroleh juga. Ini jelas sangat bermakna bagi saya karena saat itu saya memilih masjid sebagai tempat persinggahan dan Allah Maha Memberi sehingga saya ditelpon saat di masjid ini. Allah pun meridhloi kami mendapatkan proyek tersebut. ALhamdulillah. Proyek memang amanah karena di dalamnya terikat janji-janji pekerjaan yang harus kami selesaikan sesuai dengan jadwal yang disepakati, dan diselesaikan dengan kualitas prima.

Mohon doanya agar kami bisa menyelesaikannya dengan baik …

Wassalam,

G

Nampaknya ini adalah film nasional yang layak tonton. Baru baca iklannya di majalah Sabili saja saya sudah mbrebes mili baca kisahnya. Idealnya sih mustinya baca novelnya dulu, baru nonton. Tapi sampai sekarang saya belum oernah lihat novelnya. Tidak masalah, nanti langsung aja nonton. Konon akan beredar 12 November 2009 ini.

Betapa keras perjuangan si Emak yang menabung sedikit demi sedikit hasil jualan kuenya buat naik haji. Bagi sebagian orang mungkin mengumpulkan uang 5 juta rupiah tak perlu memakan waktu lama. Namun si emak ini butuh lima tahun untuk mencapai angka segitu. Luar biasa. Keinginannya hanya satu: menunaikan ibadah haji, bukan untuk beli rumah apalagi mobil. Begitu mulia cita-citanya …

Melalui figur emak inilah sebaiknya kita berkaca diri; dari mana uang yang kita peroleh selama ini dan diperuntukkan untuk apa uang tersebut. Karena pada akhirnya di akhirat kita akan ditanya mengenai uang yang kita peroleh dan lita kagak bisa lagi mebgelak karena yang mengadili kita lanbgsung; Allah SWT.

Mari kita tonton film bermutu ini …

Abu Bakar Ash Shidiq mengatakan bahwa ada enam perkara yang mengepung manusia:

  • Pertama adalah iblis yang selalu berdiri di hadapan kita, yang senantiasa mengajak untuk meninggalkan agama.
  • Kedua, hawa nafsu amarah yang mengajak manusia untuk melakukan kemaksiatan.
  • Ketiga, dunia yang mendorongmu untuk meninggalkan keutamaan akhirat.
  • Keempat, ambisi yang mendorong manusia untuk memuaskan keinginannya.
  • Kelima, anggota tubuh yang senantiasa mengajakmu untuk berbuat dosa.
  • Keenam, Allah yang Maha Perkasa ada di atas hamba-Nya dan mengajak manusia untuk meraih syurga dan ampunanNya.

(Dikutip dari majalah Tarbawi edisi 5 November 2009)

Ini adalah email yg saya terima dari ibu Ismiradani Setiawan yg rajin menulis hal-hal positif. Layak untuk disebarkan:

ismillahirrahmaaanirrahiim Subhaanallah                 Subhaanallah                 Subhaanallah Berusaha memenuhi masukan orang tua, agar dibuatkan acara kajian untuk remaja merupakan semangat yang tidak pernah surut. Bekerja sama dengan bunda Fiera dan keluarga besar beliau, merupakan salah satu jalan yang dilapangkan Allah SWT, juga peran serta bunda Devi yang selalu setia, kajian bulanan untuk remaja dan orang tua masih bisa dilaksanakan. Kajian buka puasa yang lalu, rencananya mas Gaw yang akan berbagi ilmu, namun beberapa hari sebelumnya mengirim sms, agar mencari cadangan, khawatir kalau belum bisa meninggalkan daerah gempa di Tasikmalaya, Alhamdulillah ada ustadz Fadzlan dari Papua, suatu anugerah Allah SWT, dan isi kajian sudah dibagikan dengan judul: ku ku ru yuuk – ayam. Kajian bulan ini, Alhamdulillah bisa menghadirkan mas Agus Haryo, seorang geolog lulusan Universitas Trisakti Jakarta. Nama lengkap beliau Ir Agus Haryo Sudarmojo. Sengaja menghadirkan beliau karena bersamaan dengan musibah gempa yang terjadi di Tasikmalaya dan Sumatera Barat, belum lagi isu kejadian apalah di tahun 2012, Astaghfirullah. Diperlukan ilmu yang memadai untuk memahamkan semua kejadian ini, belum lagi ada beberapa sms yang beredar mengenai jam kejadian gempa di Sumbar dengan ayat dalam al Qur’an, hal ini tidak salah, hanya perlu penjelasan, agar tidak membuat salah persepsi. Alhamdulillah, semua alat pendukung seperti LCD, layar dan speaker sudah siap, laptop mas Haryo juga sudah plug in. Jamaah satu per satu hadir memenuhi ruangan. Kajian dimulai jam 10.15, mas Haryo membuka dengan ayat al Qur’an surat 103 ayat 1-3, bahwa manusia harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar tidak merugi. Mas Haryo selalu menekankan bahwa jangan pernah mundur ketika berbagi ilmu, terus saja walau yang mendengarkan cuma 1 orang, itulah ijin Allah SWT, memang hanya satu orang saja, yang lain bisa saja berhalangan, atau tertidur saat mendengarkan kajian. Mas Haryo juga pernah berbagi ilmu diacara reuni, tidak ada satupun yang mendengarkan, karena sibuk kangen-kangenan, tapi setelah selesai acara, ada seorang ibu yang mendengarkan kajian dengan seksama. Alhamdulillah masih ada yang menyimak. Demikianlah semua kejadian sudah diatur oleh Allah SWT, tidak perlu kecewa. Ada ilmu yang menarik dari mas Haryo yang sudah pernah disampaikan di kajian yang lalu. Diperumpamakan, ketika kita nonton film di twenty one, sesuai peraturan bahwa tiket yang sudah dibeli hari ini tidak bisa untuk nonton besok, tiket hari inipun sudah dibeli sesuai jam yang diinginkan. Perlu diperhatikan ketika membeli tiket, petugas yang melayani tiket, sebelum mencetak tiket, pasti mengkonfirmasikan sekali lagi, judul film yang ditonton, jumlah tiket yang dibeli, nomor tempat duduk, jadi dengan tiket yang sudah dikonfirmasikan, diperbolehkan masuk oleh petugas yang menjaga pintu masuk.Demikian juga dengan kitab suci yang harus menjadi pegangan, Allah telah menurunkan kitab Zabur dijaman Nabi Daud, kitab Taurat dijaman Nabi Ibrahim, kitab Injil dijaman Nabi Isa, dan al Qur’an dijaman Nabi Muhammad. Maka setiap hamba Allah SWT wajib menjadikan al Qur’an sebagai petunjuk, kitab rujukan untuk menuntun dalam kehidupan, dan itulah yang berlaku, karena ayat dalam al Qur’an telah dilengkapi dari kitab sebelumnya. Dan hingga hari kiamat, Allah akan tetap menjaga al Qur’an: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar benar memeliharanya. (QS 15: Al Hijr ayat 9) Dalam kajian kali ini, dipaparkan dalam slide penjelasan mengenai langit dan bumi dengan sumber yang ilmiah. Letak geografis Indonesia yang rawan gempa dan tidak bisa dihindari. Diibaratkan lagi, kalau manusia tidak bersendawa dan buang gas, apa yang akan terjadi? Demikian dengan bumi, ternyata bumi juga bersendawa dengan peristiwa seperti gempa, gunung meletus atau tsunami. Hal ini sudah diatur sangat sempurna oleh Allah SWT untuk menciptakan sebuah tekanan 1.37 juta atmosfer dalam inti bumi dan mempertahankan temperaturnya setinggi 3700 derajat Celcius. Kondisi tersebut sangat dibutuhkan agar planet ini dapat mendukung kehadiran sebuah kehidupan dengan harmonis. Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya tidak lenyap, dan sungguh jika keduanya lenyap, tidak ada seorang pun yang dapat menahannya selain Dia. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS 35: Faathir ayat 41) Dan beberapa hari ini, setelah gempa di Sumbar, beredar sms yang berisi QS 17 ayat 16, QS 17 ayat 58, QS 8 ayat 52, hal ini tidak salah, namun sesungguhnya ketika menyebarkan sms harus dilakukan dengan cermat, jangan sampai sms membuat terpuruk para korban, karena Allah SWT sesungguhnya Maha Pengasih dan Penyayang. Kejadian gempa memang merupakan proses untuk menyeimbangkan kehidupan di planet bumi, dan sekali lagi Allah Yang Maha Mengatur. Karena disaat kejadian gempa di Sumbar, 30 September 2009, banyak hamba Allah SWT yang sedang melakukan kebaikan, seperti shalat, mengaji, belajar di rumah, belajar di sekolah, belajar di kampus, belajar di tempat les, dan lain sebagainya, dan siapa yang meninggal karena bencana alam dalam keadaan baik, Insya Allah husnul khaatimah karena bisa dikatagorikan meninggal syahid, Amiin. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperolah kebaijikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (QS 22: Al Hajj ayat 11) Dalam kajian 11 Oktober, ada seorang ibu yang hadir bersama 2 putri dan 1 putranya, padahal 12 Oktober, putrinya akan mengikuti MidTest, karena niat untuk menggapai ilmu Allah, semoga putrinya dapat menyelesaikan soal-soal dalam MidTest dengan baik, Amiin, mengirimkan sms ke bunda Fiera:       Kemarin bagus banget, aku jadi tau bencana alam secara agama maupun secara ilmu pengetahuan. Walaupun sebelumnya tau-tau dikit dari sudut agama. Mbak, Gita dan Ica kemarin Alhamdulilah dengerin full. Fier, thank you banget ya. Aku tunggu yang berikutnya. Juga ada komentar dari teman kantor, kalau bisa mengundang narasumber untuk teman-teman yang lain agar memahami secara ilmu pengetahuan dan agama sudah barang tentu. Subhaanallah. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu? (QS 41: Fushishilat ayat 53)       dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya al Qur’an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus. (QD 22: Al Hajj ayat 54) Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan ijin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya. (QS 10: Yunus ayat 100) Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan acara kajian ini dari bunda Devi, bunda Nunik, bunda Ganeswari, bunda Yati Legowo dan seluruh jamaah yang hadir. Dan dana yang terkumpul, akan digunakan untuk kajian berikutnya, Insya Allah (waktunya akan diatur), mas Haryo akan berbagi mengenai AIR. Untuk memahami kajian secara ilmu pengetahuan, silakan membaca buku pertama mas Ir Agus Haryo Sudarmojo yang berjudul: MENYIBAK RAHASIA SAINS BUMI DALAM AL QUR’AN, dan bisa didapat di toko buku. Alhamdulillah, hasil royalti dari buku ini akan diinfakkan. Selamat menjelajahi ilmu alam semesta yang sangat luas dan sungguh dahsyat.

Vedy Virnata:
They took your precious Masjidil Aqso by using guns, boms, etc.. They took your precious time by using Facebook, Twitter, etc. Soon or later they will take your precious life by using their evil brains.. Beware! The greedy slaves are walking through your faith!

Status FB dari salah satu temen saya di atas perlu direnungkan dengan baik.

Semoga kita selalu mendapat perlindungan dari Allah swt. Amin.

Wass,
G

Non Muslim?

Assalamualikum wr wb.

Tersentak juga saya baca status FB dengan bunyi seperti ini:

Write a comment.

Erika Untung

Erika Untung [URGENT] LOWONGAN PHP PROGRAMMER@Jakarta International College (JIC) .. -Fresh Graduate -Wanita -Non-muslim -Menguasai PHP -Bersedia dikontrak tahunan CV dan info lebih lanjut silahkan kontak supartod@yahoo.com

Yesterday at 10:59pm · Comment · Like / Unlike

Styvenzen Wijaya

Styvenzen Wijaya

wah2…..
kenal ama pak suparto yach???
Yesterday at 11:04pm
Soegianto Widjaya

Soegianto Widjaya

ini lho mbak, daripada ditulis NON MUSLIM yang terkesan SARA, diganti aja… sesuai dengan agama yg dimaksud :)
18 minutes ago
Gatot Widayanto

Gatot Widayanto

Kalo di Amrik udah di SUE itu ada statement SARA gitu. Lagian haree geneee masih mbedain agama buat pekerjaan di dunia??? Hiks ..lucu tuh ad nya …
3 minutes ago · Delete
Bukan ..bukan karena saya tak bisa melamar dikarenakan saya muslim, tapi yang saya heran hari gini kok masih ada ya iklan lowongan kerja yang membedakan agama? Apalagi ini kan dunia, yang mana banyak keyakinan yang dianut masing-masing orang. Lagian, ini kan pekerjaan sebagai PROGRAMMER yang nota bene “seharusny” tak ada hubungannya dengan agama yang dianut. Sungguh, saya tidak mengerti.
Saya masih ingat beberapa tahun lalu saat saya bekerja di perusahaan asing (global) ada peraturan bahwa bila kita melakukan wawancara dengan pencari kerja, kita tak boleh menanyakan tentang agama maupun status pernikahan. Hal ini untuk menjaga prinsip EEO (equal employment opportunity). Lha mosok ini malah jelas-jelas bilang NON MUSLIM (apalagi di negeri yang MAYORITAS penduduknya beragama Islam).
Bagaimana menurut ANda?
Wass,
Gatot

Older Posts »